spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Desa Fondasi Kemajuan Daerah, Gubernur Buka Rakerda APDESI Kalteng 2026

Sebanyak 652 kepala desa se-Kalimantan Tengah mengikuti Rakerda APDESI 2026 yang membahas penguatan kapasitas pemerintahan desa, kemandirian ekonomi, dan sinergi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Palangka Raya | EnterKal – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang dirangkai dengan dialog interaktif di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (10/6/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan daerah dan memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan Kalimantan Tengah.

“Desa adalah fondasi utama kemajuan daerah. Kemajuan Kalimantan Tengah ditentukan oleh keberhasilan pembangunan desa,” tegas Agustiar Sabran.

Kepala Desa Jadi Kunci Keberhasilan Program Nasional

Gubernur menilai keberhasilan berbagai program strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada dukungan dan keterlibatan aktif pemerintah desa.

Menurutnya, kepala desa memiliki posisi penting sebagai ujung tombak pelaksanaan berbagai kebijakan pemerintah agar dapat berjalan efektif dan tepat sasaran di tingkat masyarakat.

“Keberhasilan berbagai program strategis pemerintah sangat bergantung pada dukungan dan peran aktif kepala desa dalam pelaksanaannya, sehingga seluruh program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Selain memperkuat tata kelola pemerintahan desa, Agustiar Sabran juga mendorong setiap desa untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki.

Menurutnya, pengembangan ekonomi berbasis potensi desa akan menjadi kunci dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat kesejahteraan warga.

“Desa perlu memperkuat kemandirian ekonomi melalui pengembangan inovasi dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong kesejahteraan warga desa,” pungkasnya.

Koperasi Merah Putih Jadi Instrumen Pemerataan Ekonomi

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, menyampaikan bahwa Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan implementasi Asta Cita Presiden dalam membangun ekonomi dari desa.

“Koperasi Desa Merah Putih adalah implementasi komitmen pemerintah untuk mendorong pemerataan ekonomi dan mengurangi kemiskinan melalui pembangunan berbasis desa,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu melahirkan aktivitas ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu mendorong berkembangnya aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui penguatan ekonomi desa, upaya pengurangan kemiskinan dapat diwujudkan secara berkelanjutan,” jelas Ahmad.

APDESI Perkuat Sinergi Pembangunan Desa

Ketua DPD APDESI Kalimantan Tengah, Seger Satria, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan terhadap pelaksanaan Rakerda Tahun 2026.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan sehingga Rapat Kerja Daerah APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 dapat terselenggara dengan baik,” katanya.

Menurut Seger, forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi, membangun sinergi, serta meningkatkan semangat pengabdian kepala desa dalam menjalankan amanah masyarakat.

“Rapat kerja ini diharapkan menjadi sarana bagi seluruh pengurus dan kepala desa untuk memperkuat organisasi, membangun sinergi, serta mendorong terwujudnya desa yang maju dan mandiri,” tandasnya.

Diikuti 652 Kepala Desa

Ketua Panitia Pelaksana, Dematius, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 652 kepala desa dari 13 kabupaten se-Kalimantan Tengah.

“Kegiatan ini diikuti 652 kepala desa dari 13 kabupaten se-Kalimantan Tengah untuk menyamakan persepsi, merumuskan rekomendasi kebijakan, memperkuat kapasitas pemerintahan desa, serta mempererat sinergi antarpemangku kepentingan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan Rakerda merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong berbagai pihak yang memiliki komitmen terhadap kemajuan desa di Kalimantan Tengah.

Melalui Rakerda APDESI Tahun 2026, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. (Red)

Dispar Kalsel Fasilitasi Sertifikasi Barista dan Tenaga Perhotelan

Sebanyak 100 tenaga kerja mengikuti sertifikasi profesi barista, resepsionis, pramusaji hotel, dan bellboy. Program ini mengacu pada SKKNI untuk memperkuat standar pelayanan dan daya saing tenaga kerja pariwisata Kalimantan Selatan.

Fairid Tinjau Pemadaman Karhutla di Jalan Karanggan dan Kompleks Pemko

Petugas gabungan menghadapi lahan kering, sumber air yang mulai menyusut, dan titik api yang sulit dijangkau saat menangani karhutla di Palangka Raya. Untuk menjangkau lokasi kebakaran, petugas dapat menyambungkan hingga lima rol selang dengan panjang total sekitar 150 meter.

Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah Jelang Idulfitri, 1.700 Paket Sembako Disubsidi untuk Warga

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idulfitri melalui pelaksanaan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM)yang digelar di Halaman Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Bupati Tanah Bumbu Resmikan Aksi Bejual Wadai, Dorong UMKM dan Pelestarian Kuliner Ramadan

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu resmi membuka kegiatan Aksi Bejual Wadai di depan Masjid Agung Al-Falah, Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat, Senin (23/2/2026). Agenda rutin Ramadan ini diposisikan sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus pelestarian kuliner tradisional daerah.

Bupati Bartim Kukuhkan Tim Reaksi Cepat, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

“Relawan adalah wajah kemanusiaan di saat-saat sulit. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, merekalah yang pertama hadir”

Mukhtarudin Gandeng GMKI Siapkan SDM Hadapi Bonus Demografi

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima audiensi Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Pigai Sebut Penolak MBG dan Koperasi Merah Putih “Menentang HAM”, Pernyataan Picu Perdebatan

Pernyataan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menjadi sorotan setelah menyebut pihak yang menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih sebagai “orang yang menentang HAM”. Ucapan itu memicu perdebatan di ruang publik, terutama terkait batas antara kritik kebijakan dan pelanggaran hak asasi manusia.

Gubernur Kalteng Dorong Bank Kalteng Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menghadiri kegiatan silaturahmi dan ramah tamah antara Bank Kalteng bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (2/4/2026).

Fairid Paparkan Inovasi Pembiayaan Kreatif Pemko Palangka Raya di Kemendagri

Pemko menampilkan inovasi pajak daerah, digitalisasi keuangan, hingga skema kerja sama pembiayaan pembangunan

Transparansi dan Inovasi Jadi Kunci TJSLP, Wakil Wali Kota Achmad Zaini Buka Pertemuan Tahunan Forum TJSLP

“Dengan transparansi, inovasi, dan akuntabilitas, saya yakin kontribusi dunia usaha akan semakin besar untuk kemajuan Kota Palangka Raya"

Popular Articles