Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya mempercepat digitalisasi pengelolaan arsip di lingkungan sekolah melalui sosialisasi pemanfaatan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) bagi seluruh SMP Negeri. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola administrasi yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel dalam mendukung transformasi digital pemerintahan.
Sosialisasi yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Palangka Raya di Aula Dinas Pendidikan, Senin (22/6/2026), dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya, Jayani, dan diikuti operator Aplikasi Srikandi dari seluruh SMP Negeri.
Transformasi digital di sektor pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses belajar mengajar, tetapi juga mencakup modernisasi tata kelola administrasi. Pengelolaan arsip secara digital mampu meningkatkan efisiensi pelayanan, memperkuat akuntabilitas, serta memudahkan penyimpanan dan penelusuran dokumen secara cepat dan terintegrasi.
Implementasi Srikandi juga merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang mendorong digitalisasi layanan pemerintahan.
Srikandi Perkuat Tata Kelola Administrasi Sekolah
Jayani mengapresiasi langkah Dispursip Kota Palangka Raya yang terus mendorong transformasi digital di bidang kearsipan, termasuk di lingkungan satuan pendidikan.
Menurutnya, arsip bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi menjadi bukti kinerja, dasar pengambilan keputusan, serta pendukung proses evaluasi dan akreditasi sekolah.
“Melalui aplikasi Srikandi, kita ingin mewujudkan tertib administrasi, memperkuat integrasi data, serta mendorong modernisasi birokrasi di lingkungan sekolah. Dengan sistem digital, proses surat-menyurat dan pengelolaan arsip menjadi lebih cepat, transparan, dan terdokumentasi dengan baik,” ujarnya.
Dukung Smart City dan SPBE
Jayani menegaskan implementasi Srikandi membutuhkan komitmen seluruh kepala sekolah dan operator agar pemanfaatannya berjalan optimal di setiap satuan pendidikan.
Digitalisasi arsip dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pengembangan Smart City sekaligus memperkuat penerapan SPBE di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Pemanfaatan sistem yang terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan administrasi sekolah sekaligus mempercepat proses birokrasi.
Pelatihan Internal Jadi Langkah Lanjutan
Usai sosialisasi, setiap sekolah diharapkan segera menindaklanjuti melalui pelatihan internal agar seluruh aparatur yang terlibat memahami penggunaan Aplikasi Srikandi secara optimal.
Langkah tersebut penting untuk memastikan transformasi digital tidak berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi benar-benar diterapkan dalam pengelolaan administrasi sehari-hari.
“Pemerintah Kota Palangka Raya terus berkomitmen mendorong transformasi digital di sektor pendidikan sekaligus memperkuat tata kelola administrasi yang modern, tertib, dan terintegrasi,” pungkas Jayani.
Perkuat Administrasi Digital yang Berkelanjutan
Implementasi Aplikasi Srikandi di lingkungan SMP Negeri menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palangka Raya membangun birokrasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dengan pengelolaan arsip yang terdigitalisasi, sekolah diharapkan mampu meningkatkan kualitas administrasi, memperkuat akuntabilitas, serta mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan berkelanjutan. (Red)





