Kamis, Februari 5, 2026
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Top EnterKal

spot_imgspot_img

Related Posts

Pemko Palangka Raya Tuntaskan 20.418 Meter Jalan Lingkungan dan 1.895 Meter Drainase

Palangka Raya | EnterKal — Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Palangka Raya (Disperkimtan) berkomitmen terus meningkatkan kualitas infrastruktur dasar di kawasan permukiman. Sepanjang 2025, berbagai pekerjaan fisik penanganan jalan lingkungan dan drainase berhasil dituntaskan di sejumlah wilayah kota dengan capaian 100 persen.

Berdasarkan data Disperkimtan, total penanganan jalan lingkungan mencapai 20.418 meter, sementara drainase lingkungan sepanjang 1.895 meter. Pekerjaan tersebut tersebar di kawasan perumahan dan permukiman warga, menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan bahwa pembangunan jalan dan drainase merupakan program prioritas untuk meningkatkan konektivitas, kenyamanan, serta kualitas lingkungan hidup masyarakat.

“Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang merata dan berkualitas. Jalan dan drainase lingkungan menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang harus kita penuhi secara berkelanjutan,” kata Fairid, Jumat (2/1/2026).

Adapun ruas jalan lingkungan yang telah ditangani antara lain Jalan Badak XVIII, Jalan Paus III, Jalan Damai Sejahtera, Jalan Antang II, Jalan Mataram, Jalan Runting Suling, Jalan Bukit Palangka VII, Jalan Jatayu Raya, Jalan Candra Buana, Jalan Aries VI, serta Jalan Hendrik Timang. Metode pekerjaan disesuaikan dengan karakteristik wilayah setempat.

Selain jalan, Pemko Palangka Raya juga memfokuskan peningkatan sistem drainase lingkungan untuk mengurangi potensi genangan. Salah satu pekerjaan yang dilaksanakan yakni pembangunan box culvert di Jalan AMD, Kelurahan Petuk Katimpun, serta peningkatan drainase di sejumlah lokasi lainnya.

“Dengan sistem drainase yang baik dan jalan lingkungan yang layak, kualitas hidup masyarakat akan meningkat dan kawasan permukiman menjadi lebih nyaman,” ujar Fairid.

Di samping itu, pemerintah kota turut melaksanakan pembangunan dan lanjutan sejumlah sarana keagamaan, di antaranya Masjid Kubah Kecubung, Mushola Lingkar Dalam, Langgar Nor Jannah Bereng Bengkel, GBI Gemuruh Kristus Marina Permai, serta Gereja Galilea, sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan sosial dan spiritual masyarakat.

Fairid berharap, rampungnya berbagai pekerjaan fisik tersebut memberi manfaat nyata bagi warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan aktivitas sosial di lingkungan permukiman.

“Ke depan, Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur secara bertahap dan berkelanjutan, dengan mengedepankan pemerataan serta kebutuhan riil masyarakat,” pungkasnya. (Red)

spot_img

Popular Articles