spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Eni Investasi Rp253 Triliun Garap Proyek Gas Raksasa Kaltim, Produksi Mulai 2028

Jakarta | EnterKal — Perusahaan migas asal Italia, Eni SpA, resmi mengambil keputusan investasi akhir (final investment decision/FID) untuk pengembangan dua proyek gas besar di lepas pantai Kalimantan Timur, yakni Gendalo–Gandang (South Hub) dan Geng North–Gehem (North Hub).

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyatakan, keputusan ini menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan investor global terhadap iklim investasi hulu migas di Indonesia.

“Keputusan investasi ini menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan produksi gas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (18/3/2026).

Investasi Jumbo dan Teknologi Laut Dalam

Proyek ini menelan investasi sekitar US$15 miliar atau setara Rp253,72 triliun (asumsi kurs Rp16.915 per dolar AS).

Keputusan FID diambil sekitar 18 bulan setelah persetujuan Plan of Development (POD) pada 2024, menandai percepatan realisasi proyek strategis tersebut.

Pengembangan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi laut dalam (deepwater) serta infrastruktur eksisting, seperti:

  • Jangkrik Floating Production Unit (FPU)
  • Reaktivasi fasilitas Train F Bontang LNG Plant

Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi biaya sekaligus mempercepat komersialisasi gas.

Detail Proyek: Kedalaman hingga 2.000 Meter

Pada proyek South Hub (Gendalo–Gandang), pengembangan dilakukan di kedalaman 1.000–1.800 meter dengan pengeboran 7 sumur produksi yang dihubungkan ke fasilitas Jangkrik.

Sementara itu, North Hub (Geng North–Gehem) mencakup:

  • 16 sumur produksi
  • Kedalaman laut 1.700–2.000 meter
  • Terhubung ke FPSO baru berkapasitas:
    • Lebih dari 1 miliar kaki kubik gas per hari
    • Sekitar 90.000 barel kondensat per hari

Secara keseluruhan, dua proyek ini memiliki potensi sumber daya sekitar 10 triliun kaki kubik (TCF) gas dan 550 juta barel kondensat.

Target Produksi dan Pasar

Produksi gas ditargetkan mulai 2028 dan mencapai puncaknya pada 2029, dengan kapasitas sekitar:

  • 2 miliar kaki kubik gas per hari
  • 90.000 barel kondensat per hari

Gas akan dialirkan ke darat melalui jaringan pipa untuk:

  • Kebutuhan domestik
  • Mendukung produksi LNG di Bontang LNG Plant
  • Pasar ekspor

Sementara kondensat akan diproses di fasilitas FPSO lepas pantai sebelum dikirim menggunakan kapal tanker.

Dampak Ekonomi dan Strategi Regional

Selain meningkatkan produksi energi nasional, proyek ini juga diproyeksikan memberikan multiplier effect bagi perekonomian, termasuk penyerapan tenaga kerja.

Proyek ini juga menjadi bagian dari rencana kerja sama strategis antara Eni dan perusahaan energi Malaysia, Petronas, dalam pembentukan entitas baru (NewCo).

Perusahaan baru tersebut ditargetkan memiliki kapasitas produksi lebih dari 500.000 barel setara minyak per hari pada 2029, memperkuat posisi kawasan sebagai pusat produksi energi regional.

Penerimaan Pajak Kaltim-Kaltara Tembus Rp2,01 Triliun di Awal 2025, PPh Non Migas Dominan

Samarinda | EnterKal – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak...

Golkar Senayan: Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional untuk Hadapi Kebijakan Trump

“Jadi, memperkuat fondasi ekonomi nasional sangat penting karena menjadi dasar bagi stabilitas, pertumbuhan, dan kesejahteraan suatu negara”

Satresnarkoba Polres Seruyan Bongkar Jaringan Narkoba di Pondok Kopi, Tiga Tersangka Diamankan

“Setelah kami interogasi, salah satu karyawan mengaku mendapatkan sabu dari seseorang yang kemudian kami lacak keberadaannya”

Gubernur Kaltim Targetkan Zakat Tembus Rp100 Miliar, Soroti Kontribusi Korporasi

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menargetkan penghimpunan zakat di Bumi Etam dapat menembus Rp100 miliar dalam waktu dekat. Target tersebut dinilai realistis apabila seluruh potensi zakat, terutama dari sektor korporasi, dapat dioptimalkan melalui lembaga resmi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Tinjau Program Unggulan Pendidikan di Kalteng

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo menyambut kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu‘ti di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya.

Satgas PKH Tinjau Tambang Ilegal di Murung Raya, Kejagung Dalami Kasus

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melakukan peninjauan langsung ke lokasi tambang ilegal milik PT Asmin Koalindo Tuhup di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Achmad Zaini Dorong PCB Jadi Ruang Kreativitas dan Ekonomi Warga

Palangka Raya Community Battle digelar 18–20 Agustus dengan lomba, hiburan, pasar murah, tenant kuliner, dan layanan kesehatan gratis untuk menghidupkan ruang publik sekaligus menggerakkan ekonomi warga.

Pemko Palangka Raya Salurkan Bantuan Sosial dalam Program 100 Hari Kerja

“Melalui program 100 hari kerja ini, kami ingin memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, serta mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka”

Gakkum ESDM Amankan 70 Ribu Ton Batubara Ilegal di Kutai Kartanegara

“Secara keseluruhan, batubara yang diamankan tersebar di lima titik lokasi yang berada di pelabuhan khusus atau jettybatubara serta area penambangan di Kecamatan Loa Kulu dan Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara"

Tim Kejar Api Isen Mulang Dikerahkan Tangani Karhutla Palangka Raya

Pemprov Kalteng bersama Polda dan Kodam XXII/Tambun Bungai memperkuat Satgas Karhutla dengan personel, kendaraan, dan peralatan untuk mempercepat pemadaman di sejumlah titik Palangka Raya.

Popular Articles