Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
spot_img

Top EnterKal

Related Posts

Wali Kota Resmikan Pasar Wadai Ramadan 1447 H, Tekankan Kebersihan dan Target Perputaran Rp2,8 Miliar

PALANGKA RAYA | EnterKal — Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, secara resmi membuka Pasar Wadai Ramadan 1447 Hijriah/2026 M yang dipusatkan di Halaman Pasar Datah Manuah, Jalan Yos Sudarso, Kamis (19/2/2026) sore. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda tahunan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menyambut bulan suci sekaligus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan.

Peresmian tersebut dihadiri Ketua TP PKK Avina Fairid Naparin, Wakil Wali Kota Achmad Zaini bersama Ketua GOW Merty Ilona Achmad Zaini, unsur FKPD Kota Palangka Raya, Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Bank Kalteng, OJK Kalteng, para asisten, staf ahli wali kota, kepala OPD, camat, lurah, serta perwakilan instansi vertikal lainnya.

Dalam sambutannya, Fairid menegaskan bahwa Pasar Wadai Ramadan memiliki nilai strategis, tidak hanya sebagai tradisi tahunan, tetapi juga sebagai sarana pelestarian budaya kuliner khas daerah dan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Pasar Wadai Ramadan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi ruang pertemuan antara produsen dan masyarakat. Di sinilah perputaran ekonomi terjadi dan kuliner khas daerah tetap terjaga,” ujarnya.

Kebersihan dan Estetika Jadi Prioritas

Pada kesempatan itu, Wali Kota menekankan dua hal utama kepada pedagang dan pengunjung, yakni kebersihan dan estetika stan. Ia menginstruksikan agar seluruh lokasi Pasar Ramadan, khususnya di kawasan Datah Manuah, dijaga kebersihannya secara ketat dengan memperbanyak bak sampah di titik-titik strategis.

“Jika pasar bersih, pengunjung akan merasa nyaman dan betah berbelanja tanpa terganggu pemandangan sampah yang berserakan,” tegasnya.

Fairid juga mengingatkan pedagang untuk merawat fasilitas stan dan menjaga tampilan produk agar tetap higienis dan menarik.

“Tujuannya menjaga daya tarik visual kuliner yang dijajakan agar tetap terlihat higienis dan mengundang selera. Mari berbelanja takjil dengan tertib dan jangan lupa buang sampah pada tempatnya,” pesannya.

Tujuh Titik Strategis, 60 Tenda di Datah Manuah

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, menjelaskan bahwa Pasar Ramadan tahun ini tersebar di tujuh titik strategis di bawah pengelolaan Pemko.

Lokasi tersebut meliputi kawasan depan SMAN 1, Gedung Juang, Pasar Datah Manuah, Masjid Shalahudin UPR, Pasar Kahayan, Masjid Al Husna, dan Masjid Kubah Kecubung.

Khusus di Pasar Datah Manuah, tersedia 60 unit tenda lengkap dengan meja untuk para pedagang.

“Target ekonomi, perputaran uang selama Ramadan diprediksi mencapai Rp2,8 miliar, serupa dengan tren positif pada tahun-tahun sebelumnya,” jelas Samsul.

Dengan penataan yang lebih terstruktur serta penguatan aspek kebersihan dan kenyamanan, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap Pasar Wadai Ramadan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi musiman, tetapi juga mencerminkan wajah kota yang tertib, bersih, dan berdaya saing. (Red)

spot_imgspot_img
spot_img
spot_img

Popular Articles