PALANGKA RAYA | EnterKal — Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin memastikan Puskesmas Kayon akan direhabilitasi dan ditingkatkan fasilitasnya pada 2026 menjadi layanan kesehatan 24 jam yang dilengkapi fasilitas rawat inap.
Kebijakan tersebut disampaikan Fairid sebagai respons atas sorotan berbagai pihak terkait kondisi Puskesmas Kayon yang dinilai mengalami kelebihan beban pasien.
“Pada tahun ini juga Puskesmas Kayon segera dibangun seperti halnya Puskesmas Menteng, sehingga pelayanan kesehatan bisa lebih maksimal,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, rehabilitasi dan pengembangan Puskesmas Kayon merupakan solusi konkret untuk mengurai beban pelayanan sekaligus meningkatkan kapasitas layanan primer di wilayah tersebut.
Fairid menegaskan, peningkatan status layanan tidak hanya pada aspek fisik bangunan, tetapi juga pada sistem operasional.
“Tentu Pemko Palangka Raya akan menjadikan Puskesmas Kayon mampu melayani kesehatan masyarakat 24 jam. Jadi bisa rawat inap juga,” tambahnya.
Selain itu, Puskesmas Kayon dirancang terintegrasi dengan jaringan rumah sakit di Kota Palangka Raya guna mempercepat sistem rujukan dan penanganan lanjutan pasien.
“Melalui pembangunan ini diharapkan dapat memangkas hambatan birokrasi bagi pasien yang membutuhkan rujukan, atau penanganan lanjutan. Sekaligus mewujudkan ekosistem layanan kesehatan yang smart governance,” pungkasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan tingkat pertama di Kota Palangka Raya, terutama untuk menjawab peningkatan kebutuhan layanan masyarakat serta mendorong sistem kesehatan yang lebih responsif dan terintegrasi. (Red)










