spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Rapat Koordinasi KHBS, Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Lintas Sektor dan Skema Penyaluran 300 Ribu KPM

PALANGKA RAYA | EnterKal — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat konsolidasi lintas sektor dalam implementasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Langkah tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Unsur Pendukung KHBS yang dipimpin Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, mewakili Gubernur Agustiar Sabran, di Istana Isen Mulang, Kamis (26/2/2026).

Dalam arahannya, Leonard menegaskan KHBS merupakan instrumen strategis untuk mendorong pemerataan kesejahteraan berbasis data dan sistem pelayanan terpadu.

“Kartu Huma Betang Sejahtera adalah komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan dukungan tepat sasaran,” tegas Leonard.

Ia menekankan, KHBS bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bagian dari sistem layanan terintegrasi yang menuntut koordinasi, akuntabilitas, dan keberlanjutan.

“Program Kartu Huma Betang Sejahtera bukan sekadar simbol kebijakan, tetapi instrumen pelayanan yang harus dikelola secara terintegrasi, akuntabel, dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Leonard menginstruksikan seluruh perangkat daerah memastikan kesiapan teknis dan menyatukan langkah sebelum pelaksanaan penuh di lapangan.

“Saya menegaskan seluruh unsur pendukung bergerak bersama, menyamakan langkah, dan memastikan pelaksanaannya tepat sasaran serta memberi dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Skema Bantuan dan Target 300 Ribu Keluarga

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah, Eddy Karusman, menjelaskan KHBS mencakup bantuan pangan senilai Rp150.000 melalui Perum BULOG serta bantuan tunai Rp250.000 melalui rekening Bank Kalteng.

Program ini menargetkan hingga 300.000 keluarga penerima manfaat (KPM) di 13 kabupaten dan 1 kota.

“Program ini ditujukan kepada keluarga miskin dan rentan miskin yang terdata dalam DTSEN serta tidak menerima bantuan sosial lain, seperti PKH, bantuan sembako, dan BLT Dana Desa. Penyalurannya dilaksanakan melalui verifikasi dan validasi oleh pemerintah daerah dengan dukungan relawan Huma Betang guna menjamin ketertiban, transparansi, dan ketepatan sasaran,” jelas Eddy.

Dukungan BKK dan Pengawasan Lapangan

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kalteng, Syahfiri, memaparkan skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada kabupaten/kota sebagai dukungan pengawalan program di lapangan.

Penerima BKK meliputi Damang, Sekretaris Damang, Mantir Kecamatan dan Desa, Ketua RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pemuka agama sebagai unsur pengawas.

“Proses dilaksanakan secara bertahap dan terstruktur, mulai dari pendataan di tingkat kabupaten/kota, pengajuan usulan kepada Gubernur, verifikasi oleh perangkat daerah sesuai kewenangan, hingga penetapan melalui SK Gubernur sebagai dasar pencairan dana, guna menjamin ketepatan sasaran dan akuntabilitas,” ujar Syahfiri.

Komitmen Bank Kalteng

Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, menegaskan kesiapan perbankan daerah dalam mendukung penyaluran KHBS. Distribusi penerima ditetapkan proporsional berdasarkan perbandingan keluarga miskin dan rentan miskin (Desil 1–5 DTSEN Non Bansos) terhadap total kepala keluarga di tiap wilayah.

“Kami berkomitmen memastikan seluruh proses mulai dari pembukaan rekening tanpa biaya materai hingga penyaluran dana bansos, dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sesuai data yang ditetapkan,” tutur Maslipansyah.

Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk memetakan peran perangkat daerah, menyelaraskan kebijakan, serta memperkuat sinergi antarunsur pelaksana. Dengan konsolidasi struktural dan pengawalan berlapis, Pemprov Kalteng menargetkan KHBS berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberi dampak langsung bagi masyarakat. (Red)

Musda IX Al-Hidayah Murung Raya, Hj. Siti Maryam Terpilih Secara Aklamasi

“Saya siap mengibarkan Pataka Al-Hidayah ke seluruh kecamatan yang dapat dijangkau. Saya juga akan menjalankan organisasi ini dengan sungguh-sungguh, tentunya dengan kerja sama dari seluruh pengurus, serta dukungan dan arahan dari DPD Partai Golkar Kabupaten Murung Raya”

Pemkot Palangka Raya Dorong Pengembangan Produk Lokal Berbasis Potensi Daerah

“Pengembangan produk anyaman rotan dapat menjadi salah satu produk unggulan khas Kota Palangka Raya yang mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat. Untuk itu, perlu langkah konkret membangun identitas atau branding bagi rotan khas Palangka Raya agar lebih dikenal dan memiliki daya saing di pasar”

Bupati Tanah Bumbu Resmikan Aksi Bejual Wadai, Dorong UMKM dan Pelestarian Kuliner Ramadan

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu resmi membuka kegiatan Aksi Bejual Wadai di depan Masjid Agung Al-Falah, Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat, Senin (23/2/2026). Agenda rutin Ramadan ini diposisikan sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus pelestarian kuliner tradisional daerah.

Agustiar Sabran Minta ASN dan Relawan Bergerak Perkuat Penanganan Karhutla

Keputusan Gubernur 31 Agustus 2026 mengubah status penanganan karhutla menjadi tanggap darurat dan memperkuat operasi melalui satu komando, pengerahan ASN, relawan, serta dukungan layanan bagi masyarakat.

Wakil Bupati Kobar Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Kebangsaan

“Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Dari sila pertama hingga kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong royong”

Peringatan 1 Muharam, Wabup Seruyan Ajak Perkuat Ibadah dan Ukhuwah

Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar PD BKMT Kabupaten Seruyan menjadi momentum memperkuat nilai keislaman, kepedulian sosial, dan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik melalui santunan anak yatim dan tausiyah keagamaan.

Pemkot Palangka Raya Ajukan Empat Raperda Baru, Prioritaskan Pengendalian Karhutla dan Air Limbah

“Dari peraturan lama, yakni Perda Nomor 7 Tahun 2003, dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini, sehingga perlu dicabut dan diganti dengan aturan baru yang lebih komprehensif”

Achmad Zaini: Pemko Palangka Raya Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi di Tengah Pelemahan Rupiah

Pemerintah Kota Palangka Raya akan menggelar High Level Meeting bersama TPID untuk merumuskan langkah pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi global.

Festival Handep Lewu Dorong Wisata Budaya Kereng Bangkirai Berkelanjutan

Festival Handep Lewu menjadi bagian program PPK Ormawa UPR untuk mengembangkan wisata budaya berbasis potensi lokal, dengan kolaborasi mahasiswa dan masyarakat sebagai fondasi penguatan ekonomi berkelanjutan di Kereng Bangkirai.

Pemko Palangka Raya Tegaskan Pendidikan Tetap Jadi Prioritas Utama di RAPBD 2026

“Pendidikan tidak bisa menjadi objek penghematan. Anak-anak kita harus mendapatkan fasilitas terbaik demi masa depan yang cerah”

Popular Articles