spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Palangka Raya Perkuat Budaya Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan inovasi tidak sekadar mengejar penghargaan, tetapi menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas pemerintahan, dan kesejahteraan masyarakat.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat budaya inovasi di lingkungan perangkat daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Inovasi Daerah dan Bimbingan Teknis Pelaporan Inovasi Daerah yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Palangka Raya di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Rabu (3/6/2026).

Dalam sambutan Wali Kota Palangka Raya yang dibacakan Sekretaris Daerah Arbert Tombak, ditegaskan bahwa inovasi merupakan berbagai bentuk pembaruan yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan daerah secara efektif dan berkelanjutan.

Inovasi Harus Berorientasi pada Kepentingan Publik

Arbert mengatakan setiap inovasi yang dihasilkan pemerintah daerah harus berlandaskan prinsip efisiensi, efektivitas, peningkatan kualitas pelayanan, transparansi, akuntabilitas, serta kepentingan umum.

Menurutnya, inovasi juga harus bebas dari kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Inovasi merupakan berbagai upaya pembaruan yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa inovasi bukan hanya menjadi kebutuhan organisasi pemerintah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan.

Penggerak Daya Saing dan Ekonomi Daerah

Arbert menjelaskan bahwa inovasi memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian, memperkuat daya saing daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, semangat inovasi harus menjadi budaya kerja yang melekat di seluruh perangkat daerah sehingga mampu menghasilkan berbagai terobosan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Melalui inovasi, berbagai tantangan dan keterbatasan yang dihadapi pemerintah daerah dapat diatasi dengan cara-cara yang lebih kreatif dan adaptif. Karena itu, inovasi harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh perangkat daerah,” katanya.

Menurutnya, pemanfaatan sumber daya secara lebih efektif dan efisien akan membantu pemerintah menghadirkan layanan publik yang semakin berkualitas.

Indeks Inovasi Daerah Terus Meningkat

Dalam kesempatan tersebut, Arbert juga memaparkan perkembangan Indeks Inovasi Daerah Kota Palangka Raya dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2021, Kota Palangka Raya masuk kategori Kota Inovatif dengan nilai indeks 30,37. Status tersebut berhasil dipertahankan pada 2022 dengan nilai 53,19 dan menempati peringkat ke-44 dari 93 kota berdasarkan sembilan inovasi yang dilaporkan.

Namun pada 2023, posisi Palangka Raya mengalami penurunan ke peringkat 57 dengan nilai 47,30.

Meski demikian, berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.11-4898 Tahun 2024, Palangka Raya kembali meraih predikat Kota Inovatif dengan nilai 50,21. Capaian tersebut kembali meningkat pada 2025 dengan nilai 52,01.

“Peningkatan ini menunjukkan adanya komitmen dan kerja keras seluruh perangkat daerah. Ke depan, kita terus berikhtiar agar mampu meningkatkan capaian tersebut hingga meraih predikat Kota Sangat Inovatif,” jelasnya.

Bukan Sekadar Mengejar Penghargaan

Arbert menegaskan bahwa inovasi tidak boleh dipandang semata-mata sebagai upaya memperoleh penghargaan atau predikat tertentu.

Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah kemampuan inovasi dalam menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia juga menilai pemberian penghargaan kepada inovator serta pencatatan inovasi secara tertib menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

Selain sebagai bentuk apresiasi, langkah tersebut juga membuka peluang bagi inovasi yang telah berhasil untuk direplikasi dan dikembangkan oleh perangkat daerah lainnya.

Tingkatkan Kematangan Inovasi

Melalui kegiatan tersebut, Arbert mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas inovasi dengan memenuhi berbagai indikator kematangan inovasi yang menjadi bagian dari penilaian nasional.

Indikator tersebut mencakup ketersediaan regulasi pendukung, alokasi sumber daya, pelaksanaan sosialisasi, hingga berbagai aspek penunjang lainnya.

Pemerintah Kota Palangka Raya berharap budaya inovasi yang semakin kuat dapat mendorong peningkatan kualitas pemerintahan sekaligus mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang lebih efektif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Red)

Pemkot Palangka Raya Dapat 600 Unit RTLH dari APBN 2026

“Pada tahun 2026, Palangka Raya mendapatkan alokasi 600 unit RTLH dari APBN. Program ini akan dieksekusi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan kolaborasi bersama Baznas"

Pemprov Kaltara Bentuk Tim Khusus Dongkrak PAD

“Kondisi ini tentu merugikan daerah, karena pajak kendaraan justru masuk ke daerah asal pelat kendaraan, bukan ke Kaltara"

Palangka Raya Raih Peringkat Pertama IETPD se-Kalimantan, Pionir Digitalisasi Keuangan Daerah

“Ke depan, kami berkomitmen mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, terutama dalam pengelolaan transaksi keuangan yang lebih akuntabel”

Agustiar Buka Gerakan Pangan Murah, Harga Bahan Pokok Disubsidi 30 Persen

Gerakan Pangan Murah digelar untuk menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau

Lamandau Catat Capaian Positif Pembangunan, Kemiskinan Turun Jadi 3,33 Persen

“Capaian ini memang membanggakan, terutama rendahnya angka kemiskinan dan ketimpangan. Namun kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada PR besar dalam meningkatkan produktivitas pangan, memperkuat daya saing ekonomi daerah, dan menjaga stabilitas harga agar tidak terlalu fluktuatif"

BCA Naikkan Rasio Dividen ke 72 Persen, Siapkan Pembagian Tiap Kuartal

Bank Central Asia (BBCA) meningkatkan komitmen pembagian dividen pada 2026 dengan menaikkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) serta merencanakan distribusi dividen interim setiap kuartal.

Semarak Takbiran Iduladha, Pemkab Barsel Gelar Pawai Meriah di Buntok

“Saya harap tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi momen kebersamaan yang mempererat silaturahmi antarwarga”

Ikuti Sosialisasi SEB Geospasial, Fairid Dorong Integrasi Satu Data dan Satu Peta

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengikuti Sosialisasi Surat Edaran Bersama (SEB) tentang dukungan penyelenggaraan informasi geospasial pada pemerintah daerah, Jumat (27/2/2026).

Gubernur Kalteng Hadiri Panen Raya di Kapuas, Dorong Penguatan Sentra Pangan dan Infrastruktur

“Saya harap semua pihak benar-benar hadir dan turun langsung ke lapangan, bukan hanya di balik meja. Kita harus perhatikan para petani, karena mereka adalah tulang punggung ketahanan pangan kita”

Bupati Bartim Serahkan LKPD Unaudited 2024 ke BPK RI

“Kami berharap opini BPK RI atas LKPD Kabupaten Barito Timur Tahun Anggaran 2024 bisa kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Tahun-tahun sebelumnya kita sudah meraih WTP, dan kami optimis tahun ini Bartim kembali mempertahankan capaian tersebut"

Popular Articles