spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Sari Yuliati Terpilih Aklamasi Pimpin Kosgoro 1957

Dukungan bulat peserta Musyawarah Besar V menandai konsolidasi nasional Kosgoro 1957 sekaligus membuka babak baru kepemimpinan organisasi untuk periode 2026–2031.

Jakarta | EnterKal – Musyawarah Besar (Mubes) V PPK Kosgoro 1957 secara resmi menetapkan Sari Yuliati sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 periode 2026–2031. Bendahara Umum Partai Golkar tersebut terpilih melalui mekanisme aklamasi setelah memperoleh dukungan penuh dari seluruh peserta Mubes.

Keputusan itu diambil dalam sidang pleno Mubes V yang diikuti unsur Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 dari seluruh Indonesia. Forum musyawarah berlangsung demokratis dan penuh semangat kekeluargaan hingga berakhir pada Sabtu dini hari (6/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Ketua Pimpinan Sidang Mubes V, Lamhot Sinaga, secara resmi mengetuk palu sidang sebagai tanda sahnya keputusan forum yang menetapkan Sari Yuliati sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 untuk lima tahun mendatang.

Pataka Diserahkan sebagai Simbol Kepemimpinan

Usai penetapan, Lamhot Sinaga menyerahkan Pataka Kosgoro 1957 kepada Sari Yuliati sebagai simbol estafet kepemimpinan dan amanah organisasi.

Prosesi penyerahan berlangsung khidmat dan mendapat sambutan meriah dari seluruh peserta Mubes. Momen tersebut menjadi penanda resmi dimulainya kepemimpinan baru Kosgoro 1957 periode 2026–2031.

Fokus Konsolidasi dan Kaderisasi

Dalam pidato perdananya sebagai ketua umum terpilih, Sari Yuliati menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh keluarga besar Kosgoro 1957.

Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas kaderisasi, serta meningkatkan kontribusi Kosgoro 1957 dalam pembangunan bangsa.

“Kepercayaan yang diberikan kepada saya merupakan amanah besar yang akan dijalankan bersama seluruh kader Kosgoro 1957 di seluruh Indonesia. Mari kita perkuat persatuan, menjaga soliditas organisasi, dan terus menghadirkan karya serta pengabdian nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Sari.

Menurutnya, soliditas organisasi menjadi modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan kebangsaan sekaligus memperkuat peran Kosgoro 1957 sebagai organisasi kader dan organisasi pengabdian.

Momentum Konsolidasi Nasional

Mubes V Kosgoro 1957 tidak hanya menjadi forum pemilihan ketua umum, tetapi juga momentum konsolidasi nasional organisasi dalam menyusun arah perjuangan lima tahun ke depan.

Terpilihnya Sari Yuliati secara aklamasi mencerminkan kuatnya persatuan dan kesepahaman seluruh elemen organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan baru.

Dukungan bulat dari peserta Mubes dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat program kaderisasi, pengembangan organisasi, serta kontribusi Kosgoro 1957 terhadap pembangunan nasional.

Perkuat Peran Strategis Organisasi

Dengan kepemimpinan baru, Kosgoro 1957 diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai organisasi kader dan organisasi pengabdian yang berlandaskan nilai karya, kekaryaan, dan pengabdian.

Selain itu, organisasi yang menjadi salah satu pilar kekaryaan nasional tersebut diharapkan mampu memperluas kontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang. (Red)

Pemko Palangka Raya Tegaskan Komitmen Wujudkan Sekolah Bebas Narkoba

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kita bersama untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba”

Indonesia Siap Ambil Peran Sentral dalam Agenda Baru WSIS, Meutya Hafid Serukan Transformasi Digital Inklusif

“Kita harus mengubah kesenjangan digital menjadi keuntungan digital. Visi WSIS harus diwujudkan, yaitu teknologi digital yang memberdayakan seluruh umat manusia tanpa meninggalkan siapa pun”

Agustiar Sabran Temui Massa Aksi, Bahas Percepatan Penanganan Karhutla

Gubernur Agustiar Sabran membuka dialog dengan massa aksi dan memaparkan dukungan 100 mobil pemadam, 10 ekskavator, serta 205 mesin pompa untuk memperkuat penanganan karhutla.

Wapres Gibran Tinjau Perawatan Orangutan Terdampak Karhutla di Nyaru Menteng

Wapres Gibran meninjau langsung perawatan sekitar 90 orangutan di Nyaru Menteng dan menegaskan penanganan karhutla harus mencakup perlindungan satwa serta pemulihan habitat dan ekosistem.

Pemkot dan DPRD Palangka Raya Sepakat Lanjutkan Pembahasan Raperda Tahun Jamak

“Meski semua fraksi sepakat, Fraksi PSI-Perindo memberikan catatan agar pembahasan dilakukan dengan lebih hati-hati, khususnya dalam penentuan kegiatan yang akan dimasukkan ke dalam perda tersebut”

Jadilah Manusia Independen

Saya sering bilang, “Jadilah manusia independen.” Maksudnya, jangan sampai kita hidup di bawah bayang-bayang orang lain. Harus minta izin untuk segala hal, takut salah sedikit langsung kena semprot, dan ujung-ujungnya nggak punya kendali atas diri sendiri. Rasanya seperti boneka yang dikendalikan orang lain. Nggak enak, kan?

Wali Kota Fairid Tinjau Lokasi Kebakaran di Pahandut, Pemko Palangka Raya Siapkan Bantuan bagi Korban

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meninjau langsung lokasi kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan Dr. Murjani, Gang Suka Maju, Kecamatan Pahandut, Jumat (13/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, Fairid berdialog dengan warga terdampak sekaligus memastikan langkah penanganan pascakebakaran berjalan dengan baik.

BKBP Kota Palangka Raya Dukung Program GENTING, Perangi Stunting Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

“Melalui Gerakan GENTING ini, kami ingin menunjukkan bahwa penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama yang bisa dimulai dari partisipasi sebagai orang tua asuh”

Menteri P2MI Bekali 332 CPMI ke Korea, Tekankan Disiplin dan Literasi Keuangan

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin memberikan pembekalan kepada 332 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dalam kegiatan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) skema Government to Government (G to G) Korea Selatan.

Seni Dayak Kalteng Tampil Berkolaborasi dengan Tari Kecak di Bali

“Penampilan para penari muda di Pantai Melasti ini juga sebagai bentuk penghargaan kepada mereka yang telah mengharumkan nama Kota Palangka Raya di kancah nasional”

Popular Articles