Palangka Raya | EnterKal – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri Huma Betang Night dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (4/7/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, Polri, TNI, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, memberantas peredaran narkoba, serta memperkokoh persatuan di Kalimantan Tengah.
Mengawali sambutannya, Agustiar mengajak seluruh masyarakat mendoakan Aipda Anumerta Yudhi Perdana Putra yang gugur saat menjalankan tugas pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan, serta dua anggota kepolisian lainnya yang masih dalam proses pencarian.
“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Aipda Anumerta Yudhi Perdana Putra saat menjalankan tugas negara memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Katingan. Mari kita doakan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan dua anggota kepolisian lainnya yang masih dalam pencarian segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutur Agustiar.
Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Daerah
Agustiar menegaskan Huma Betang Night bukan sekadar rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, tetapi menjadi simbol kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah dalam memberikan dukungan kepada Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Menurutnya, stabilitas keamanan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.
“Huma Betang Night menjadi simbol kebersamaan, penghormatan, dan dukungan masyarakat Kalimantan Tengah kepada Polri. Keamanan dan ketertiban hanya dapat terwujud melalui sinergi antara Polri, TNI, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengajak masyarakat memperkuat komitmen bersama dalam memerangi peredaran narkoba, menolak berbagai bentuk kejahatan, serta menjaga persatuan sebagai modal utama pembangunan daerah.
“Mari kita satukan tekad dan semangat bersama kepolisian untuk menjaga keamanan, memberantas narkoba, menolak segala bentuk kejahatan, serta memelihara persatuan demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang aman, damai, berkah, maju, dan sejahtera,” tegas Agustiar.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia atas dedikasi dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Polri Diminta Adaptif dan Profesional
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, menegaskan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, tantangan keamanan yang terus berkembang menuntut Polri untuk bekerja secara adaptif, profesional, dan responsif terhadap dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.
“Polri dituntut untuk terus bergerak dinamis, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan situasi di tengah masyarakat. Momentum ini menjadi sarana memperkuat sinergi, melakukan evaluasi, dan meningkatkan pelayanan Polri yang presisi kepada masyarakat,” ujar Iwan.
Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran Polri agar memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, meningkatkan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta terus menjaga profesionalisme sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Pos Pengamanan Baru Perkuat Pelayanan
Rangkaian Huma Betang Night ditutup dengan peresmian dan penyerahan kunci Pos Pengamanan Polisi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bundaran Besar oleh Gubernur Kalimantan Tengah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Keberadaan pos pengamanan tersebut diharapkan semakin memperkuat pelayanan kepolisian, meningkatkan rasa aman masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kota Palangka Raya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, unsur Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. (Red)





