spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Kementerian UMKM Siapkan Sertifikasi Halal Gratis untuk 500 Ribu Pelaku Usaha

Kementerian UMKM bersama BPJPH menyiapkan sertifikasi halal gratis bagi sekitar 500 ribu pelaku usaha guna membantu pemenuhan kewajiban sertifikasi halal sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar domestik dan global.

Jakarta | EnterKal – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi sekitar 500 ribu pelaku UMKM sebagai bagian dari upaya membantu pemenuhan kewajiban sertifikasi halal yang akan berlaku pada Oktober 2026.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengatakan program tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) guna memperluas akses pelaku usaha terhadap sertifikasi halal sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM.

Kenapa Ini Penting

Sertifikasi halal menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM. Selain memenuhi ketentuan regulasi, sertifikasi halal juga membuka peluang akses pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Bagi banyak pelaku usaha kecil, biaya dan proses sertifikasi masih menjadi tantangan. Karena itu, program fasilitasi gratis dinilai dapat mempercepat kepatuhan sekaligus memperkuat posisi UMKM dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Percepat Kepatuhan Sertifikasi Halal

Saat membuka Pesta Wirausaha Nasional 2026 di Jakarta, Sabtu, Maman menegaskan pemerintah terus memperkuat berbagai program pemberdayaan UMKM melalui kemudahan akses legalitas usaha, pembiayaan, pelatihan, hingga sertifikasi produk.

Menurutnya, kepemilikan sertifikasi halal tidak hanya menjadi kewajiban regulasi, tetapi juga faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan pelaku usaha.

“Semangat Kementerian UMKM adalah memastikan setiap pemilik usaha dapat tumbuh dan berkembang melalui berbagai program dan layanan yang dihadirkan pemerintah,” ujar Maman.

Bonus Demografi Jadi Peluang Wirausaha

Selain program sertifikasi halal, pemerintah juga terus memperkuat ekosistem kewirausahaan untuk mendukung pemanfaatan bonus demografi Indonesia.

Maman menyebut sekitar 68 persen penduduk Indonesia saat ini berada pada usia produktif dari total populasi lebih dari 287 juta jiwa. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar untuk mencetak lebih banyak wirausaha yang produktif, inovatif, dan berdaya saing.

Pemerintah menargetkan rasio kewirausahaan nasional mencapai 3,20 persen pada 2026 dan meningkat menjadi 3,60 persen pada 2029.

Sapa UMKM Jangkau 57 Juta Pelaku Usaha

Untuk mendukung target tersebut, Kementerian UMKM mengembangkan aplikasi Sapa UMKM sebagai platform layanan terpadu bagi pelaku usaha.

Platform tersebut dirancang untuk menjangkau sekitar 57 juta UMKM di Indonesia dengan menyediakan berbagai layanan, mulai dari pembiayaan, sertifikasi, perizinan berusaha, pelatihan, hingga informasi pengembangan usaha.

Melalui digitalisasi layanan, pemerintah berharap akses terhadap program pemberdayaan UMKM dapat menjadi lebih cepat, mudah, dan merata di seluruh daerah.

Perkuat Pendampingan melalui Inkubator Bisnis

Pemerintah juga menggandeng 754 lembaga inkubator bisnis yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk memberikan pendampingan kepada calon wirausaha, wirausaha pemula, startup, hingga pelaku UMKM.

Keberadaan inkubator bisnis tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional sekaligus meningkatkan keberhasilan pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis yang berkelanjutan.

Dengan kombinasi program sertifikasi halal, digitalisasi layanan, dan pendampingan usaha, pemerintah menargetkan semakin banyak UMKM Indonesia mampu naik kelas, memperluas pasar, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (Red)

Ketua DPRD Subandi Apresiasi Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Panarung

“Koperasi ini salah satu pilar penting dalam membangun ekonomi kerakyatan. Kami di DPRD menyambut baik dan mendukung penuh program ini, karena manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat"

Pemko Palangka Raya Percepat Digitalisasi Arsip Sekolah Lewat Srikandi

Pemerintah Kota Palangka Raya memperluas implementasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) di seluruh SMP Negeri guna mempercepat transformasi digital administrasi sekolah, meningkatkan akuntabilitas, dan mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Lepas Pawai Tarhib Ramadan 1447 H, Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat Perkuat Kerukunan dan Kamtibmas

“Pawai Tarhib yang kita laksanakan pagi ini adalah salah satu bentuk syukur dan kegembiraan kita menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan”

DPRD Serahkan Hasil Reses, Gubernur Rudy Mas’ud Tegaskan Aspirasi Rakyat Jadi Fondasi Perencanaan Pembangunan Kaltim

Suara masyarakat Kalimantan Timur yang dihimpun anggota DPRD selama masa reses resmi diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam Rapat Paripurna ke-3 DPRD Kaltim Masa Sidang I Tahun 2026, di Gedung Utama (B) DPRD Kaltim, Senin (23/2/2026).

Pemkot Palangka Raya Gelar Seminar Awal Analisis Kebijakan Pengelolaan Pasar Modern

“Pasar modern harus menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang saling menguatkan. Kami ingin kehadirannya mampu mendorong tumbuhnya ekonomi daerah tanpa mematikan pasar tradisional dan UMKM"

Pemkot Rancang Penataan Ulang Pasar Datah Manuah

“Dari awal tahun 2026 saya fokus turun ke kantong-kantong ekonomi masyarakat. Salah satunya pasar. Saya datangi satu per satu pasar di Kota Palangka Raya untuk kita tata ke depan”

Fairid-Zaini Menang Telak di Pilkada Palangka Raya 2024, Komitmen Bangun Kota Semakin Keren

“Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya yang telah berpartisipasi pada pilkada tahun ini. Kemenangan ini bukan milik kami saja, tapi milik kita semua. Kini saatnya bersatu kembali untuk membangun Kota Palangka Raya yang semakin Keren”

Fairid Naparin: MPLS Sekolah Rakyat Palangka Raya Bentuk Karakter dan Semangat Belajar Siswa

Wali Kota Palangka Raya menegaskan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momentum membangun karakter, motivasi belajar, dan kesiapan peserta didik dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Kapolda Kalteng Pastikan Ibadah Imlek 2577 Kongzili Berlangsung Aman di Vihara Avalokitesvara

Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, didampingi sejumlah pejabat utama Polda Kalteng, melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus pengecekan situasi keamanan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Vihara Avalokitesvara, Palangka Raya, Senin (16/2/2026).

Generasi Muda, Bonus Demografi dan Masa Depan Indonesia

Indonesia sedang berada di persimpangan sejarah. Lebih dari separuh...

Popular Articles