PALANGKA RAYA | EnterKal – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Merdeka, Kota Palangka Raya, Senin (12/10/2026). Sekitar tujuh hingga delapan regu gabungan dikerahkan untuk memadamkan api di kawasan lingkar luar kota tersebut.
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi penanganan di lapangan sekaligus memberikan dukungan kepada personel yang menghadapi medan sulit, terutama pada lahan gambut yang membuat pemadaman lebih menantang.
“Saya turun langsung untuk melihat kondisi riil di lapangan sekaligus memberikan semangat kepada tim yang bertugas. Kita bersama-sama menghadapi dan menangani kebakaran ini secara maksimal agar api bisa segera dipadamkan,” ujar Fairid.
Lahan gambut menjadi kendala pemadaman
Fairid menjelaskan, penanganan karhutla membutuhkan koordinasi dan upaya menyeluruh dari seluruh unsur yang terlibat. Karakteristik lahan gambut menjadi salah satu kendala utama karena api sulit dipadamkan.
Menurutnya, tim gabungan perlu terus memantau kondisi lahan, pergerakan titik api, serta potensi kebakaran yang mendekati permukiman. Upaya pemadaman harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan dengan tetap mengutamakan keselamatan warga dan petugas.
Penanganan dilakukan di sejumlah wilayah
Selain kawasan Jalan Merdeka, upaya pengendalian karhutla juga dilakukan di sejumlah wilayah lain di Palangka Raya, antara lain Kelurahan Kameloh Baru, Kelurahan Kalampangan, dan kawasan Jalan Tjilik Riwut Kilometer 38.
Fairid meminta tim di setiap kecamatan terus melakukan penanganan sesuai kondisi kebakaran di wilayah masing-masing.
Di tengah ancaman kabut asap, ia juga menginstruksikan jajarannya untuk menyiagakan fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berpotensi terdampak. Langkah ini dilakukan agar pelayanan dan perlindungan terhadap warga tetap berjalan bersamaan dengan upaya pemadaman.
Keselamatan petugas dan warga menjadi perhatian
Fairid berharap seluruh personel yang terlibat dalam penanganan karhutla tetap sehat dan selamat selama bertugas. Ia juga mengajak masyarakat mendukung upaya pengendalian kebakaran dan berharap kondisi cuaca membaik sehingga hujan dapat membantu pemadaman.
“Kita doakan seluruh tim senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan. Mereka sudah berjuang untuk kita semua. Mari kita saling mendukung dan berharap hujan segera turun agar kebakaran di wilayah Kalimantan Tengah bisa segera teratasi,” pungkasnya.
Penanganan karhutla di sejumlah titik tersebut masih memerlukan pemantauan berkelanjutan, terutama untuk mengantisipasi pergerakan api dan potensi dampak kabut asap terhadap permukiman serta kesehatan masyarakat. (Red)





