spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Mukhtarudin Perkuat Sinergi KemenP2MI dan BAZNAS untuk Pekerja Migran Indonesia

Kementerian P2MI bersama BAZNAS RI memperkuat implementasi kerja sama melalui pengembangan pembiayaan, pemberdayaan, pendidikan, dan ekosistem zakat bagi Pekerja Migran Indonesia sebagai bagian dari perlindungan yang berkelanjutan.

Jakarta | EnterKal – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) memperkuat kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam membangun ekosistem perlindungan dan pemberdayaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sinergi tersebut diarahkan tidak hanya pada bantuan kemanusiaan, tetapi juga pembiayaan penempatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan literasi zakat yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, saat menerima audiensi sekaligus menyerahkan donasi kepedulian keluarga besar KemenP2MI kepada BAZNAS RI di Kantor KP2MI, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Audiensi dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan. Menteri Mukhtarudin didampingi Sekretaris Jenderal KP2MI Komjen Pol. Dwiyono.

Donasi Wujud Solidaritas Keluarga Besar KemenP2MI

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Mukhtarudin menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI atas komitmennya dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan secara profesional, tepat sasaran, dan akuntabel. Penyerahan donasi dari keluarga besar KemenP2MI menjadi simbol kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat kolaborasi antarlembaga.

“Bantuan ini merupakan wujud solidaritas kami. Kami berharap donasi ini dapat memberikan manfaat nyata, meringankan beban masyarakat terdampak, serta membantu mempercepat proses pemulihan,” ujar Mukhtarudin.

Menurutnya, kehadiran BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah memberikan nilai tambah dalam memastikan bantuan sosial tersalurkan secara efektif kepada masyarakat yang membutuhkan.

Transformasi PMI dari Mustahik Menjadi Muzakki

Selain penyerahan donasi, pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) antara KP2MI/BP2MI dengan BAZNAS RI. Fokus kerja sama diperluas melalui skema pembiayaan penempatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di luar negeri.

Mukhtarudin menjelaskan, selain memanfaatkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penempatan dan koperasi, pemerintah juga membuka peluang pembiayaan melalui sinergi dengan BAZNAS bagi calon PMI yang akan bekerja di luar negeri.

“Kita ingin menggali potensi bersama. Melalui pendampingan dan pemberdayaan yang tepat, kita berharap para pekerja migran yang saat ini mungkin masih kategori mustahik (penerima zakat), ke depannya ketika sudah sukses di luar negeri bisa bertransformasi menjadi muzakki (pembayar zakat),” tutur Mukhtarudin.

Ia menegaskan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah membangun ekosistem perlindungan yang tidak berhenti pada aspek penempatan maupun perlindungan hukum, tetapi juga memperkuat kesejahteraan ekonomi PMI dan keluarganya.

“Melalui kolaborasi strategis dengan BAZNAS ini, kita tidak hanya memberikan bantuan darurat atau pemberdayaan wirausaha, tetapi juga membangun fondasi masa depan keluarga pekerja migran melalui akses pendidikan beasiswa, edukasi keuangan, hingga fasilitas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di luar negeri,” imbuh Mukhtarudin.

Sebagai bagian dari penguatan program, KP2MI juga tengah menyiapkan Buku Saku Digital Literasi Zakat serta integrasi data untuk memastikan seluruh bantuan dan program pemberdayaan tersalurkan secara tepat sasaran.

“Sinergi ini menjadi wujud hadirnya negara secara utuh untuk melayani, melindungi, dan meningkatkan derajat kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia beserta keluarganya secara berkelanjutan,” pungkasnya.

BAZNAS Siapkan Dukungan dari Pra-Penempatan hingga Kepulangan PMI

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyambut baik penguatan kerja sama tersebut. Menurutnya, implementasi MoU akan difokuskan pada optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan sasaran utama Pekerja Migran Indonesia.

“Pertemuan ini memperkuat MoU yang sudah ada. Ada dua hal besar yang menjadi fokus kita. Pertama, dukungan kerja sama dalam mobilisasi, pengelolaan, dan pendayagunaan dana ZIS dengan subjek khusus para pekerja migran Indonesia. Kedua, dukungan teknis secara menyeluruh yang mencakup tiga tahapan penting bagi PMI,” ujar Sodik.

Ia menjelaskan, dukungan tersebut mencakup tiga fase perjalanan PMI. Sebelum keberangkatan, BAZNAS akan mendukung pembiayaan dan persiapan calon pekerja migran. Saat bekerja di luar negeri, BAZNAS akan memfasilitasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berbasis komunitas agar pekerja migran dapat menyalurkan zakatnya untuk pembangunan daerah asal.

Sementara bagi keluarga yang berada di Indonesia, BAZNAS akan menghadirkan program beasiswa pendidikan bagi anak-anak PMI serta pelatihan kemandirian ekonomi sebagai upaya memperkuat kesejahteraan keluarga pekerja migran.

“Penguatan ini dilakukan secara utuh, sebelum berangkat, saat di sana, hingga setelah kembali, termasuk bagi keluarga yang ditinggalkan. Kami optimistis sinergi ini dapat mentransformasi pekerja migran yang tadinya mustahik menjadi muzakki,” tegas Sodik.

Kolaborasi KemenP2MI dan BAZNAS RI diharapkan menjadi model perlindungan yang lebih komprehensif bagi Pekerja Migran Indonesia. Melalui integrasi bantuan kemanusiaan, pembiayaan penempatan, pendidikan, pengelolaan zakat, hingga pemberdayaan ekonomi, kedua lembaga berupaya membangun ekosistem yang mampu meningkatkan kesejahteraan PMI beserta keluarganya secara berkelanjutan. (Red)

Fairid Paparkan Strategi Tekan Pengangguran di Forum Kemendagri

Pelatihan kerja, penguatan BLK, dan kolaborasi dengan dunia usaha menjadi fokus Pemko Palangka Raya

Pemkab Barito Selatan Perkuat Satgas Pengendalian Harga Pangan Jelang Ramadan

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menggelar kegiatan Pengendalian Harga Pangan Tahun 2026 sebagai langkah antisipatif menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di daerah. Kegiatan berlangsung di Aula Setda Barito Selatan, Kamis (26/2/2026).

Bupati Ahmad Rifa’i Tinjau Lahan Sekolah Rakyat di Pulang Pisau, Dukung Langsung Program Presiden Prabowo

“Lokasi lahan ini sudah clear and clean dan siap untuk dibangun. Lahan disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, sementara desain dan pembangunan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat”

Karhutla di Jalan Hiu Putih Palangka Raya Berhasil Dipadamkan, Lahan Terbakar 0,60 Hektare

Respons cepat BPBD Kota Palangka Raya bersama tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di Jalan Hiu Putih sehingga api tidak meluas serta mengurangi potensi dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Pemprov Kalteng Gelar Anjangsana ke Panti Asuhan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan anjangsana ke sejumlah panti asuhan di Kota Palangka Raya dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (6/5/2026).

KPU Seruyan Tetapkan Nomor Urut Paslon Pilkada 2025 Lewat Pleno Terbuka

“Kami berharap seluruh paslon dapat mengikuti tahapan pilkada secara tertib dan bersosialisasi dengan cara yang santun. Mari kita ciptakan suasana demokrasi yang sehat dan damai di Kabupaten Seruyan”

Gubernur Agustiar Sabran Ajak Guru Kalteng Terus Berinovasi pada Peringatan Hari Guru Nasional 2025

“Guru adalah fondasi kemajuan bangsa. Tanpa guru yang berdedikasi, pendidikan tidak akan berkembang"

Pemko Palangka Raya Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi Lewat Pendidikan Lanjutan

“Untuk mencapai hal tersebut, kita membutuhkan ASN yang memiliki kompetensi akademik yang kuat dan wawasan yang luas, khususnya di bidang ekonomi dan manajemen. ASN yang kompeten berperan penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat”

DPRD Minta PUPR Tertibkan Bangunan Tanpa PBG

“Penyesuaian regulasi ini penting untuk menata bangunan gedung, papan nama usaha, neon box, hingga billboard agar lebih tertib, aman, dan sesuai ketentuan"

Wagub Edy Pratowo Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan dan Akuntabel

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, menghadiri Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) di Auditorium Bima BPK Perwakilan Provinsi Bali, Kamis (12/2/2026).

Popular Articles