spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

PTM Kembali Berjalan, DPRD Palangka Raya Minta Sekolah Pantau Kualitas Udara

Jati Asmoro mengingatkan bahwa kabut asap yang mulai menghilang belum tentu menandakan kualitas udara sepenuhnya normal. Pemantauan diperlukan agar kegiatan belajar tidak mengabaikan kesehatan peserta didik.

PALANGKA RAYA | EnterKal – Kembalinya pembelajaran tatap muka (PTM) setelah kabut asap berangsur mereda perlu diikuti pemantauan kualitas udara secara berkala. Pemerintah Kota Palangka Raya dan pihak sekolah diminta memastikan kegiatan belajar mengajar tetap memperhatikan kondisi lingkungan serta kesehatan peserta didik.

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro, mengatakan hujan yang mengguyur wilayah setempat dalam beberapa hari terakhir telah membantu mengurangi kabut asap yang sebelumnya mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kita bersyukur hujan yang terjadi beberapa hari terakhir membuat kabut asap tebal kini berangsur hilang,” ucapnya, Selasa (3/11/2026).

Meski demikian, Jati mengingatkan bahwa berkurangnya kabut asap yang terlihat secara kasatmata belum tentu menunjukkan kualitas udara telah sepenuhnya kembali normal.

Kualitas Udara Jadi Pertimbangan PTM

Menurut Jati, pemantauan kualitas udara penting dilakukan sebagai salah satu dasar pertimbangan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Hal ini diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan memburuknya kondisi udara apabila kembali terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Pemantauan kualitas udara penting dilakukan sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaan PTM. Terutama untuk mengantisipasi kemungkinan penurunan kualitas udara apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla),” tambahnya.

Ia meminta pemerintah dan pihak sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan perkembangan kualitas udara serta potensi risiko kesehatan akibat paparan kabut asap.

Kesehatan Siswa Perlu Diutamakan

Selain memantau kondisi udara, pihak sekolah juga diharapkan memperhatikan kondisi kesehatan siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Apabila kualitas udara kembali memburuk, langkah antisipasi perlu segera dilakukan agar peserta didik tidak terpapar kondisi lingkungan yang berisiko bagi kesehatan.

“Selain itu, pihak sekolah diharapkan turut memperhatikan kondisi kesehatan siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Apabila kualitas udara kembali memburuk, langkah antisipasi perlu segera dilakukan agar kesehatan peserta didik tetap terlindungi,” lanjutnya.

Jati juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kota, pihak sekolah, dan instansi terkait dalam memastikan pelaksanaan PTM berjalan dengan baik.

“Kami berharap kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dengan tetap mengutamakan kesehatan, sehingga siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.

Pemantauan kualitas udara dan kesiapan langkah antisipasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan pendidikan dapat berjalan tanpa mengabaikan perlindungan kesehatan siswa. (Red)

Kalteng Kembali Raih Opini WTP, Agustiar: Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pemkab Lamandau Mediasi Warga dan Perusahaan Soal Kewajiban Plasma 20 Persen

Pemerintah Kabupaten Lamandau memfasilitasi dialog antara warga Desa Batu Kotam dan pihak perusahaan PT Menthobi Makmur Lestari (MMaL) terkait kewajiban plasma 20 persen, Selasa (15/4/2026).

Bunda Neni Apresiasi Pesatnya Majelis Taklim Bontang, Dorong Literasi Al-Qur’an Lewat Program Dirosa

“Alhamdulillah, hari ini di Kota Bontang hampir tidak ada RT yang tidak punya kelompok majelis taklim. Dari 499 RT, hampir semuanya memiliki kegiatan rutin”

Pemprov Kalteng Resmikan Kantin Wanita Berdaya, Perkuat Ekonomi Perempuan

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, meresmikan Kantin Wanita Berdaya di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (31/3/2026).

Fairid Paparkan Komitmen Keterbukaan Informasi Palangka Raya di Monev 2026

Dalam tahap akhir penilaian Monev Keterbukaan Informasi Publik Kalteng 2026, Fairid Naparin memaparkan komitmen Pemkot Palangka Raya memperkuat layanan informasi melalui PPID dan meningkatkan akuntabilitas pemerintahan.

Pemko Palangka Raya Dorong Pengembangan Produk Unggulan untuk Perkuat Ekonomi Palangka Raya

“Hambatan yang sering kita temui antara lain kurangnya data yang terintegrasi, minimnya sinergi antar lembaga, serta rendahnya pemahaman masyarakat dan pelaku usaha terhadap potensi lokal. Di sisi lain, keterbatasan infrastruktur dan teknologi juga membatasi pengolahan serta pemasaran produk unggulan daerah”

Fairid Naparin Resmi Umumkan Maju Kembali di Pilkada Palangka Raya 2024, Mulai Safari Politik ke Sejumlah Parpol

“Ini adalah salah satu ikhtiar saya untuk mencalonkan kembali sebagai Wali Kota Palangka Raya”

Wagub Edy Pratowo Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan dan Akuntabel

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, menghadiri Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) di Auditorium Bima BPK Perwakilan Provinsi Bali, Kamis (12/2/2026).

Prabowo: Beda Politik Jangan Rusak Citra Bangsa

“Ada tuduhan untuk menjelekkan kita sebagai bangsa. Jadi begini, kalau saudara tidak suka dengan dua atau tiga orang, jangan merusak seluruh bangsa"

Harkopnas ke-78 di Kalteng, Gubernur Tegaskan Peran Koperasi untuk Indonesia Emas 2045

“Kita tidak bisa mewujudkan Indonesia Emas dengan meninggalkan rakyat kecil. Kita butuh koperasi yang kuat, mandiri, berkelanjutan, dan mengakar di hati masyarakat”

Popular Articles