spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Subandi Dukung Transformasi Palangka Raya Fair Jadi Ajang Bisnis dan Investasi

Palangka Raya Fair tidak lagi sekadar menjadi ajang hiburan tahunan, tetapi diarahkan sebagai ruang kolaborasi ekonomi yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan investor guna memperluas peluang bisnis dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Palangka Raya | EnterKal – Transformasi besar mulai disiapkan untuk Palangka Raya Fair 2026. Agenda tahunan yang selama ini identik dengan pasar malam dan hiburan rakyat tersebut kini diarahkan menjadi ruang kolaborasi ekonomi kreatif yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan investor guna memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mendukung penuh perubahan konsep tersebut. Menurutnya, Palangka Raya Fair harus mampu menghasilkan manfaat ekonomi yang nyata melalui lahirnya peluang usaha, kemitraan bisnis, dan investasi baru bagi masyarakat.

Kenapa Ini Penting

Perubahan konsep Palangka Raya Fair dinilai strategis karena menjawab tantangan yang masih dihadapi banyak pelaku usaha lokal, khususnya keterbatasan akses permodalan, pasar, dan jejaring bisnis. Kehadiran investor dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang mampu meningkatkan daya saing UMKM sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Palangka Raya Fair Harus Naik Kelas

Subandi menegaskan sudah saatnya Palangka Raya Fair bertransformasi menjadi kegiatan yang memiliki dampak ekonomi lebih luas dan tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi wadah yang memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal, memperkuat jaringan bisnis, serta menarik minat investor untuk menanamkan modal di Kota Palangka Raya.

“Palangka Raya Fair harus menjadi ruang yang mampu mempertemukan pelaku usaha dengan investor. Jika kolaborasi ini berjalan baik, akan tercipta peluang usaha baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Subandi, Minggu (21/6/2026).

Ia menambahkan Palangka Raya Fair tidak cukup hanya menjadi tempat hiburan, melainkan harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Dorong Kemitraan Bisnis Berkelanjutan

Dalam konsep terbarunya, Palangka Raya Fair akan menghadirkan berbagai sektor ekonomi kreatif, mulai dari UMKM, komunitas seni dan budaya, industri kopi, hingga pelaku usaha kuliner yang selama ini menjadi bagian penting penggerak ekonomi daerah.

Subandi menilai kehadiran investor harus dimanfaatkan secara optimal untuk membangun kemitraan yang mampu mempercepat pengembangan usaha lokal.

“Investor yang hadir harus benar-benar dimanfaatkan oleh pelaku usaha kita. Jangan hanya berhenti pada promosi produk, tetapi bagaimana dari pertemuan itu lahir kerja sama yang berkelanjutan dan berdampak terhadap perkembangan usaha,” tegasnya.

Buka Peluang Investasi dan Perluas Akses Pasar

Subandi mengakui banyak produk lokal Palangka Raya memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing. Namun, sejumlah tantangan seperti keterbatasan modal, akses pasar, dan jaringan usaha masih menjadi hambatan bagi sebagian besar pelaku UMKM.

Karena itu, pertemuan langsung antara pelaku usaha dan investor dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk membuka peluang pengembangan bisnis yang lebih besar sekaligus memperluas akses pasar produk lokal.

Transformasi Palangka Raya Fair juga diharapkan mampu memperkuat posisi Kota Palangka Raya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah.

Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Subandi berharap Palangka Raya Fair 2026 tidak hanya menjadi etalase potensi daerah, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat melalui terciptanya transaksi usaha, kemitraan strategis, dan investasi baru.

“Setiap kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah harus memiliki nilai tambah bagi masyarakat. Tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mampu memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan warga, dan memperkuat ekonomi daerah di tengah persaingan yang semakin kompetitif,” pungkasnya.

Dengan konsep yang lebih inovatif dan berorientasi pada kolaborasi bisnis, Palangka Raya Fair 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya kerja sama usaha dan investasi yang mampu memberikan dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya. (Red)

Fairid Rotasi Pejabat Pemko Palangka Raya, Dorong Kinerja Pelayanan Publik

Dua pejabat pimpinan tinggi pratama bergeser posisi setelah proses pengangkatan mendapat rekomendasi BKN, dengan rotasi diarahkan untuk memperkuat kinerja pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Layanan Kesehatan Jadi Prioritas Palangka Raya dalam Penilaian Kota Antikorupsi KPK

Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat tata kelola layanan kesehatan yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses sebagai bagian dari pemenuhan indikator Kota Antikorupsi yang diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Geopolitik Jalur Distribusi Energi

Harga minyak dunia me­­­lonjak tajam melampaui US$100 AS per barel, bahkan sempat menyentuh kisaran US$116—US$119 untuk jenis Brent, setelah serangan mi­­liter Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Teheran memicu eskalasi konflik di Timur Tengah. Pasar energi global segera bereaksi, ter­­utama ketika Iran menutup Selat Hormuz—jalur distri­busi energi paling vital di du­nia.

Gubernur Agustiar Sabran: Huma Betang Night Angkat Budaya dan Gairahkan UMKM

“Ini adalah minggu kedua pelaksanaan Huma Betang Night. Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin mingguan yang tidak hanya mengangkat budaya lokal, tetapi juga membangkitkan gairah UMKM agar bisa tumbuh kuat di tengah arus globalisasi"

Sendratari Rubui Manawang Angkat Budaya Dayak Ma’anyan di Palangka Raya

Pergelaran sendratari Rubui Manawang yang berarti “Pintu Kebahagiaan” sukses digelar di UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah, Kota Palangka Raya, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, Jumat (24/4/2026).

Menkeu Nilai Kebijakan WFH Tidak Ganggu Produktivitas, Berpotensi Hemat Energi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) yang tengah disiapkan pemerintah tidak akan mengganggu produktivitas ekonomi nasional. Bahkan, kebijakan tersebut dinilai berpotensi memberikan efisiensi penggunaan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).

Pemkab Mura Gelar Upacara Hari Pahlawan 2025

“Ada tiga hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa: pertama kesabaran para pahlawan, kedua semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, dan ketiga pandangan jauh ke depan"

Pemkot Palangka Raya Perkuat Aksi Konvergensi untuk Percepatan Penurunan Stunting

“Maksud kegiatan ini adalah pelaksanaan tahapan aksi konvergensi dari Kemendagri, sebagai upaya meningkatkan intervensi gizi di daerah"

Operasi Gabungan PKB di Palangka Raya Temukan Tunggakan Rp135 Juta

Operasi gabungan penertiban pajak kendaraan bermotor di Palangka Raya menemukan ratusan kendaraan belum memenuhi kewajiban pajak dengan total potensi tunggakan mencapai sekitar Rp135 juta dalam tiga hari pelaksanaan.

Tabligh Akbar Isra Mi’raj di Polda Kalteng, Gubernur Tekankan Spiritualitas dan Persatuan dalam Semangat Huma Betang

“Peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar mengenang perjalanan luar biasa Rasulullah SAW, namun menjadi momentum spiritual untuk memperkuat keimanan, serta meneguhkan kembali kewajiban shalat sebagai tiang agama dan sarana pembentukan pribadi yang berakhlakul karimah"

Popular Articles