spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemkot Palangka Raya Siap Jadi Daerah Percontohan Transformasi Digital Sosial

Perluasan digitalisasi perlindungan sosial diarahkan untuk memperkuat integrasi data, meningkatkan akuntabilitas penyaluran bantuan, dan memastikan program kesejahteraan masyarakat berjalan lebih tepat sasaran.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya menyatakan komitmennya mendukung program transformasi digital nasional melalui penguatan sistem perlindungan sosial yang lebih modern, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, saat membuka kegiatan Sosialisasi Perluasan Piloting Digitalisasi Perlindungan Sosial Kota Palangka Raya yang digelar di Aula Betang Hapakat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (5/6/2026).

Menurut Arbert, keberhasilan transformasi digital nasional sangat bergantung pada kesiapan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan berbagai program yang telah dirancang pemerintah pusat.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan transformasi digital di tingkat nasional sangat bergantung pada kesiapan dan keseriusan daerah dalam menjalankannya,” ujarnya.

Perkuat Integrasi Data Perlindungan Sosial

Arbert menjelaskan perluasan piloting digitalisasi perlindungan sosial menjadi langkah strategis dalam membangun sistem perlindungan sosial yang lebih efektif dan terintegrasi.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya berupaya menyelaraskan berbagai kebijakan daerah dengan agenda transformasi digital nasional, khususnya dalam penguatan integrasi data penerima manfaat dan peningkatan akuntabilitas penyaluran program sosial.

Menurutnya, integrasi data menjadi faktor penting untuk memastikan bantuan sosial dan berbagai program perlindungan masyarakat dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran.

Dengan sistem yang terhubung dan berbasis data yang valid, potensi tumpang tindih maupun ketidaktepatan penerima bantuan dapat diminimalkan.

Siap Jadi Daerah Adaptif dan Tangguh

Arbert menegaskan Palangka Raya tidak hanya berperan sebagai daerah pelaksana program, tetapi juga siap menjadi daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan sistem pelayanan publik.

Ia menilai transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Palangka Raya siap menjadi garda terdepan dalam menyukseskan transformasi digital perlindungan sosial demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang merata dan berkeadilan,” katanya.

Keberhasilan Bergantung pada Kolaborasi

Dalam kesempatan tersebut, Arbert juga mengingatkan bahwa digitalisasi perlindungan sosial tidak dapat dijalankan oleh satu instansi secara sendiri-sendiri.

Menurutnya, keberhasilan program sangat ditentukan oleh sinergi dan kolaborasi lintas sektor karena esensi digitalisasi adalah integrasi dan keterhubungan antar sistem maupun lembaga.

Ia menyebut keterlibatan berbagai pihak, mulai dari sektor perbankan, kependudukan, komunikasi dan informatika, hingga perangkat daerah yang menangani urusan sosial menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem digital yang efektif.

“Peran aktif seluruh pihak, baik unsur perbankan, kependudukan, komunikasi dan informatika, maupun jajaran sosial di lapangan sangat menentukan keberhasilan program ini. Kita harus memastikan sistem yang dibangun benar-benar kuat, terintegrasi, dan mampu menghadirkan pelayanan perlindungan sosial yang optimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Dorong Keadilan Sosial yang Lebih Tepat Sasaran

Melalui perluasan program digitalisasi perlindungan sosial, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap proses penyaluran bantuan dan program kesejahteraan masyarakat dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan transparan.

Arbert optimistis pemanfaatan teknologi digital akan membantu pemerintah menghadirkan layanan perlindungan sosial yang lebih efektif sekaligus memperkuat keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ia berharap program tersebut mampu menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di Kota Palangka Raya. (Red)

DPRD Serahkan Hasil Reses, Gubernur Rudy Mas’ud Tegaskan Aspirasi Rakyat Jadi Fondasi Perencanaan Pembangunan Kaltim

Suara masyarakat Kalimantan Timur yang dihimpun anggota DPRD selama masa reses resmi diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam Rapat Paripurna ke-3 DPRD Kaltim Masa Sidang I Tahun 2026, di Gedung Utama (B) DPRD Kaltim, Senin (23/2/2026).

Disdamkarmat Palangka Raya Waspadai Ancaman Kebakaran Permukiman

Enam kejadian kebakaran tercatat sepanjang Januari hingga Maret 2026, masyarakat diminta lebih waspada terhadap risiko korsleting dan pembakaran lahan

Fairid Tetapkan Tiga Pilar Reformasi Birokrasi Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan strategi penguatan tata kelola pemerintahan melalui tiga pilar utama yang mencakup pencegahan korupsi, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan pembangunan budaya kerja berintegritas.

Lima Inovasi Teknologi Terbaru 2025 yang Siap Mengubah Dunia

Lima inovasi teknologi paling berpengaruh tahun ini yang dinilai berpotensi besar mengubah masa depan dunia

Fairid–Zaini Tiba di Palangka Raya Usai Dilantik, Siap Jalankan Amanah Pembangunan

“Kami bersyukur atas kesempatan ini untuk kembali memimpin Kota Palangka Raya. Kami akan segera menjalankan tugas-tugas pemerintahan demi kepentingan masyarakat”

Fairid Naparin Buka Workshop Penanggulangan Karhutla: Risiko Bencana Harus Dikelola Secara Kolektif

“Oleh sebab itu, perlu dipahami lagi pentingnya pengelolaan risiko bencana yang efektif dan kolaboratif”

KP2MI Gandeng BNSP dan Kampus, Perkuat SDM Pekerja Migran

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) resmi menjalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah mitra, di antaranya Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Yayasan MATAULI, serta delapan perguruan tinggi di Indonesia.

Buyer Selandia Baru Siap Tampung Produk IKM Palangka Raya

“Selain itu, LPEI juga memiliki tugas menggelar pelatihan ekspor, kegiatan business matching, pameran internasional, serta pengembangan pemasaran digital. Tujuannya memangkas jarak dan waktu sehingga pelaku IKM bisa memasarkan produknya melalui gawai pribadi"

Empat Kelurahan Jadi Percontohan Kelurahan Siaga TBC di Palangka Raya

Program tahap awal diterapkan di empat kelurahan dengan fokus penemuan kasus aktif, pendampingan pasien, dan edukasi masyarakat untuk memutus rantai penularan tuberkulosis.

NPCI Kalbar Gelar Rakor, Soroti Status dan Pembinaan Atlet Disabilitas

NPCI Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi bersama Disporapar serta pengurus NPCI kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Bersinergi Membangun Organisasi untuk Meningkatkan Prestasi”.

Popular Articles