spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Menkes Budi Gunadi Sadikin Tinjau Puskesmas dan Rumah Oksigen di Palangka Raya

Peninjauan lima fasilitas kesehatan di Palangka Raya mencakup kesiapan oksigen dan layanan medis, sementara Kementerian Kesehatan menyebut telah menyalurkan masker serta peralatan untuk membantu penanganan dampak kabut asap.

Palangka Raya | EnterKal – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran meninjau kesiapan fasilitas kesehatan di Kota Palangka Raya, Jumat (23/10/2026), untuk memastikan layanan medis dan dukungan oksigen tersedia bagi masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Peninjauan mencakup Puskesmas Menteng, Rumah Oksigen RTH Bundaran Besar Palangka Raya, RSUD dr. Doris Sylvanus, Puskesmas Panarung, dan Rumah Oksigen MDMC.

Kunjungan tersebut berfokus pada kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, ketersediaan peralatan medis, serta penanganan warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

OKSIGEN DAN LAYANAN PUSKESMAS JADI PERHATIAN

Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi kesiapan fasilitas kesehatan di Kalimantan Tengah, terutama ketersediaan tabung oksigen di puskesmas untuk membantu masyarakat yang mengalami sesak napas.

“Kalimantan Tengah adalah salah satu daerah yang telah mempersiapkan penanganan dengan baik. Seluruh puskesmas memiliki tabung oksigen untuk membantu masyarakat yang mengalami sesak napas,” tutur Menteri Kesehatan.

Ia juga mengimbau masyarakat menggunakan masker KN95 untuk mengurangi paparan partikel halus PM2.5 yang terkandung dalam polusi udara. Warga yang mulai mengalami sesak napas diminta segera mencari pertolongan medis di puskesmas.

“Polusi ini mengandung partikel halus PM2.5 yang dapat menembus masker biasa dan masuk hingga ke paru-paru. Karena itu, masyarakat harus menggunakan masker. Jika mulai mengalami sesak napas, segera datang ke puskesmas,” tegas Menteri Kesehatan.

Imbauan tersebut menekankan pentingnya perlindungan diri dan akses cepat ke layanan kesehatan selama kabut asap masih menjadi ancaman bagi masyarakat.

KEMENKES SALURKAN MASKER DAN PERALATAN MEDIS

Dalam peninjauan tersebut, Budi menyampaikan bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan medis untuk mendukung penanganan dampak karhutla, terutama di wilayah dengan tingkat polusi udara tinggi.

“Pemerintah telah menyalurkan 137.000 masker KN95 dan 500.000 masker bedah, terutama untuk wilayah dengan tingkat polusi tinggi. Bantuan juga mencakup 50 unit oxygen concentrator, 35 unit nebulizer, 100 tabung oksigen, 37 unit air purifier, 270 botol multivitamin sirup, 800 strip multivitamin tablet, serta obat-obatan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat terdampak karhutla,” ungkap Menteri Kesehatan.

Bantuan tersebut mencakup perlengkapan perlindungan pernapasan, perangkat pendukung terapi pernapasan, alat pemurni udara, vitamin, dan obat-obatan.

Ketersediaan perlengkapan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah untuk membantu fasilitas kesehatan menangani warga yang terdampak polusi udara. Namun, kebutuhan di lapangan juga bergantung pada kondisi kualitas udara, jumlah pasien, serta kesiapan tenaga dan sarana pelayanan kesehatan.

KOORDINASI PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan bahwa pemerintah provinsi terus berupaya memastikan fasilitas kesehatan siap melayani masyarakat selama kondisi kabut asap.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam melayani masyarakat terdampak kabut asap. Koordinasi dengan pemerintah pusat serta dukungan sarana medis diperlukan untuk mengoptimalkan penanganan kesehatan,” tandas Gubernur.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia di tengah penanganan karhutla.

Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul.

Kesiapan fasilitas kesehatan, ketersediaan perlengkapan medis, dan koordinasi lintas pemerintahan menjadi faktor penting dalam melindungi masyarakat dari dampak kabut asap. Warga juga diimbau mengikuti informasi kesehatan resmi dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan pernapasan. (Red)

Dinkes Palangka Raya Siap Perketat Pengawasan Vape di Sekolah

Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mendukung implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 terkait penguatan pengawasan rokok elektronik atau vape, khususnya untuk menekan penggunaan di kalangan remaja.

Bupati Lamandau Minta Camat Proaktif Selesaikan Masalah di Tingkat Kecamatan

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menginstruksikan seluruh camat agar lebih sigap dan proaktif dalam menangani berbagai persoalan masyarakat di wilayah masing-masing.

Satpol PP Palangka Raya Tertibkan PKL dan Bangunan Liar di Atas Drainase Jalan RTA Milono

“Sekitar 70 persen pedagang sudah melakukan pembongkaran sendiri. Ini kami apresiasi sebagai bentuk kesadaran dan dukungan terhadap penataan kota"

Riduan: Sinergi Jadi Kunci Keberhasilan Program Kesehatan Huma Betang

Penandatanganan kerja sama Program Huma Betang Tahun Anggaran 2026 menjadi langkah memperkuat koordinasi antarinstansi guna memastikan bantuan iuran dan biaya layanan kesehatan berjalan tepat sasaran bagi masyarakat.

Fairid-Zaini Menang Telak di Pilkada Palangka Raya 2024, Komitmen Bangun Kota Semakin Keren

“Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya yang telah berpartisipasi pada pilkada tahun ini. Kemenangan ini bukan milik kami saja, tapi milik kita semua. Kini saatnya bersatu kembali untuk membangun Kota Palangka Raya yang semakin Keren”

Mukhtarudin: SMK Go Global Buka Peluang Kerja Indonesia di Pasar Global

Program yang merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto ini menargetkan 300 ribu lulusan SMK dan 200 ribu masyarakat umum untuk dilatih sesuai kebutuhan pasar kerja internasional.

Pengamat: Pemerintah Perlu Fokus Benahi Masalah Dasar Pendidikan

Pengamat pendidikan Ina Liem menilai pemerintah perlu memprioritaskan penyelesaian persoalan mendasar pendidikan nasional, mulai dari literasi, kualitas pendidikan, hingga kekurangan guru, sebelum mewacanakan penambahan mata pelajaran wajib baru.

Disdukcapil Palangka Raya Pastikan Stok Blanko e-KTP Aman hingga Awal 2026

“Dengan adanya tambahan tersebut, stok blanko e-KTP aman hingga Januari 2026”

Fairid Bidik Atlet Potensial di Porprov XIII Kalteng

Pemerintah Kota Palangka Raya menilai Porprov XIII Kalimantan Tengah 2026 bukan hanya ajang perebutan prestasi, tetapi juga momentum strategis untuk menemukan dan membina atlet potensial menuju level nasional.

Pengemis Marak di Jalanan, DPRD Dorong Tindakan Tegas

“Jangan hanya pembinaan. Harus ada tindakan tegas, dikembalikan ke daerah asal atau difasilitasi mendapatkan pekerjaan"

Popular Articles