spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemko Palangka Raya Perkuat Kemitraan Percepat Eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria

Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui Forum Kemitraan Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria sebagai bagian dari upaya mendukung target eliminasi penyakit menular pada 2030.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan untuk Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) Tahun 2026 di Aula Rahan Pumpung Kapakat, Kantor Bapperida Kota Palangka Raya, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini dan diikuti oleh perangkat daerah terkait serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Dalam sambutannya, Achmad Zaini menegaskan bahwa forum tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung program prioritas nasional untuk mempercepat eliminasi tiga penyakit menular utama, yakni AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria.

“Saat ini kita sedang bergerak serentak untuk menyukseskan program prioritas nasional dalam percepatan eliminasi ATM. Karena itu, penguatan kemitraan dan kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting yang harus terus dilakukan,” ujarnya.

Komitmen Daerah Dukung Target Nasional

Menurut Zaini, Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen penuh untuk berada di garis terdepan dalam mendukung pencapaian target eliminasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sistem kesehatan berbasis masyarakat yang menitikberatkan pada peningkatan akses layanan kesehatan, edukasi kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat hingga tingkat kelurahan.

Ia menilai keberhasilan program eliminasi penyakit menular sangat bergantung pada keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.

Bukan Hanya Tanggung Jawab Sektor Kesehatan

Achmad Zaini menjelaskan bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan ATM tidak dapat dibebankan hanya kepada Dinas Kesehatan maupun tenaga medis semata.

Berbagai faktor seperti kondisi sosial, ekonomi, lingkungan, infrastruktur, hingga perilaku hidup masyarakat turut memengaruhi keberhasilan pengendalian penyakit menular tersebut.

“Upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria tidak akan berjalan optimal apabila hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan. Persoalan ini sangat erat kaitannya dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat sehingga membutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor,” katanya.

Karena itu, peran aktif perangkat daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi, hingga masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung target eliminasi ATM.

Dorong Rencana Aksi yang Terukur

Dalam kesempatan tersebut, Zaini menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menyediakan landasan hukum dan kebijakan yang jelas terkait percepatan eliminasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria.

Oleh sebab itu, seluruh pemangku kepentingan di daerah diharapkan dapat memperkuat koordinasi, menyelaraskan program kerja, serta membangun komitmen bersama dalam pelaksanaan berbagai program pencegahan dan pengendalian penyakit.

Melalui forum kemitraan tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap dapat menghasilkan kesepakatan konkret, rencana aksi yang terukur, serta langkah-langkah strategis yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.

“Saya berharap pertemuan ini mampu menghasilkan langkah-langkah nyata yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan. Mari kita jadikan forum ini sebagai batu loncatan yang kuat untuk mencapai target besar eliminasi ATM secara total pada 2030 di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila yang kita cintai,” tutupnya. (Red)

AI dan Hukum: Nezar Patria Soroti Autentikasi Bukti Elektronik

Kemampuan Generative AI membuat foto, video, dan suara sintetis meningkatkan kebutuhan autentikasi bukti elektronik, meski teknologi yang sama mulai membantu efisiensi administrasi peradilan.

Pemkab Lamandau Salurkan Seragam Sekolah Gratis dan Hibah Pendidikan untuk Tingkatkan Kualitas Belajar

“Pendidikan adalah prioritas utama dalam visi dan misi kami. Kami ingin anak-anak belajar dengan semangat, tanpa kendala biaya"

RSUD Palangka Raya Perpanjang MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan, Tegaskan Komitmen Perlindungan Tenaga Kerja

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh tenaga kerja di lingkungan RSUD, khususnya yang berstatus non-ASN, mendapatkan perlindungan dari risiko kerja, baik kecelakaan kerja maupun jaminan kematian"

DPKUKMP Palangka Raya Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

“Koperasi menjadi pondasi utama karena dibangun atas semangat kebersamaan dan gotong royong”

Muhammad Arafik Dilantik Jadi Pj Kades Pematang Limau, Bupati Seruyan Tekankan Konsolidasi dan Sinergi

“Sebagai Pj Kepala Desa, tugas pertama adalah melakukan konsolidasi internal pemerintahan desa. Ini meliputi komunikasi dengan para Kaur dan pihak terkait untuk mengidentifikasi permasalahan serta mencari solusi terbaik”

Achmad Zaini Tekankan Pentingnya Manajemen Talenta ASN di Lingkungan Pemko Palangka Raya

“Kita harus mampu menempatkan ASN sesuai kompetensi dan potensinya. Talenta-talenta unggul harus diberikan ruang untuk berkembang agar mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan daerah"

Harga Emas Rebound ke US$5.035, Saham Emiten Menguat di Tengah Prospek Bullish

Harga emas dunia kembali melesat setelah sempat terkoreksi pada awal Februari 2026. Kenaikan tersebut menjadi sentimen positif bagi saham-saham emiten produsen emas di Bursa Efek Indonesia.

Hasil Prancis vs Norwegia 4-1, Dembele Cetak Hattrick di Piala Dunia 2026

Ousmane Dembele tampil sebagai pembeda dengan mencetak tiga gol saat Prancis menaklukkan Norwegia 4-1 untuk memastikan posisi puncak Grup I sekaligus menjaga momentum menuju fase gugur Piala Dunia 2026.

Fairid Naparin Serahkan 10 Mesin Pompa kepada Relawan Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan

Bantuan 10 mesin pompa ditujukan untuk memperkuat kapasitas operasional Redkar di kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan.

SBY Ingatkan Potensi Perang Dunia ke-3, Soroti Pelanggaran Hukum Internasional

Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan dunia mengenai potensi terjadinya Perang Dunia ke-3 akibat meningkatnya pelanggaran hukum internasional yang dilakukan sejumlah negara besar.

Popular Articles