spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Gubernur Kalbar Lantik Komisioner KPID 2025–2028, Tekankan Penyiaran Sehat dan Ramah Anak

Kalimantan Barat | EnterKal — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan melantik anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Barat masa jabatan 2025–2028 di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (30/12). Pelantikan ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menjaga kualitas penyiaran di Bumi Khatulistiwa.

Sebanyak tujuh putra-putri terbaik Kalimantan Barat resmi dilantik sebagai komisioner KPID Kalbar periode 2025–2028, yakni Dea Citra Rahmatika, S.I.Kom.; Ressy Arza, S.P.; Rudi Handoko, S.Sos.; Teresa Rante Mecer, S.H.; Ramdan, S.Pd.I., M.Pd.; Bambang Hermansyah, S.Sos., M.IP.; serta Cesar Marchello Miracle, S.H.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi kepada jajaran komisioner KPID Kalbar periode 2022–2025 atas dedikasi dan pengabdian dalam mengawal literasi media serta menjaga kualitas informasi bagi masyarakat Kalimantan Barat.

“Terima kasih dan apresiasi atas kerja keras serta pengabdian anggota KPID periode sebelumnya dalam menjaga mutu penyiaran di Kalbar,” ujarnya.

Gubernur menegaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah memiliki peran strategis sebagai lembaga independen yang mewadahi aspirasi masyarakat serta melakukan pengawasan terhadap penggunaan frekuensi publik.

Di tengah pesatnya disrupsi digital dengan hadirnya berbagai platform media sosial dan kanal digital, Ria Norsan menilai fungsi pengawasan penyiaran semakin krusial. Pengawasan tidak lagi sebatas tugas administratif, melainkan amanah untuk memastikan ruang publik tetap sehat, informatif, dan bertanggung jawab.

Ia juga menyoroti manfaat sekaligus risiko perkembangan media digital. Menurutnya, teknologi digital mempercepat arus informasi dan membuka akses edukasi, namun di sisi lain menghadirkan ancaman berupa hoaks, konten negatif, serta informasi yang bertentangan dengan nilai kebangsaan, terutama di wilayah perbatasan.

Perhatian khusus diberikan pada perlindungan anak dari paparan konten yang tidak sehat. Gubernur menegaskan KPID harus menjadi garda terdepan dalam mendorong tersedianya ruang siaran yang ramah anak.

“Kita harus memastikan konsumsi siaran anak-anak terarah dengan baik agar mata dan telinga mereka terlindungi dalam pembentukan kepribadian,” tegasnya.

Sebagai bagian dari visi menuju Indonesia Emas 2045, Gubernur Ria Norsan menekankan pentingnya kualitas penyiaran melalui pesan inspiratif, “Di balik layar yang sehat, ada generasi yang hebat,” serta “Tontonan yang berkualitas adalah modal untuk masa depan yang berkelas.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa peran KPID merupakan investasi jangka panjang bagi kecerdasan bangsa.

Menutup sambutannya, Gubernur menitipkan tanggung jawab kepada KPID Kalbar periode 2025–2028 untuk memperkuat pengawasan penyiaran di wilayah perbatasan, membentengi masyarakat dari pengaruh siaran asing yang tidak sejalan dengan nilai kebangsaan, serta terus mendorong hadirnya konten lokal yang mengangkat identitas dan budaya daerah Kalimantan Barat. (Red)

Honda Luncurkan e:N1 di IIMS 2025, Tawarkan Mobil Listrik Futuristik Pertama di Indonesia

“Bagi Honda, elektrifikasi bukan sekadar tren, tetapi komitmen jangka panjang untuk memberikan inovasi yang berkelanjutan. Peluncuran e:N1 dan konsep Honda Electrified Experience menjadi langkah awal mendukung transisi masyarakat menuju era kendaraan listrik”

Sendratari Rubui Manawang Angkat Budaya Dayak Ma’anyan di Palangka Raya

Pergelaran sendratari Rubui Manawang yang berarti “Pintu Kebahagiaan” sukses digelar di UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah, Kota Palangka Raya, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, Jumat (24/4/2026).

Wali Kota Fairid Dorong ASN Palangka Raya Tingkatkan Profesionalisme Lewat Program ProASN

“Profiling ASN menjadi sarana untuk memetakan potensi, kompetensi, dan kualifikasi pegawai, agar setiap ASN bisa ditempatkan sesuai kemampuan dan pengalamannya”

Seleksi Paskibraka Palangka Raya 2026 Dimulai, 156 Peserta Berebut 26 Formasi Terbaik

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palangka Raya, Yohn Benhur G. Pangaribuan, secara resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Palangka Raya tahun 2026, Selasa (10/3/2026).

Menkeu Nilai Kebijakan WFH Tidak Ganggu Produktivitas, Berpotensi Hemat Energi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) yang tengah disiapkan pemerintah tidak akan mengganggu produktivitas ekonomi nasional. Bahkan, kebijakan tersebut dinilai berpotensi memberikan efisiensi penggunaan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).

Bamsoet Soroti Tantangan Koperasi, Dorong Model Merek Kolektif

Anggota DPR RI, Bambang Soesatyo, menilai potensi pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai transformasi koperasi desa cukup besar, namun masih dibayangi berbagai persoalan struktural yang belum terselesaikan.

Palangka Raya Raih Peringkat Pertama IETPD se-Kalimantan, Pionir Digitalisasi Keuangan Daerah

“Ke depan, kami berkomitmen mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, terutama dalam pengelolaan transaksi keuangan yang lebih akuntabel”

Pemko Palangka Raya Raih Peringkat Pertama Keterbukaan Informasi Publik Kalteng 2025

“Alhamdulillah, ini merupakan kali kelima Pemko Palangka Raya meraih predikat informatif dengan skor yang tinggi. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat"

Diskominfo Palangka Raya Gelar Bimtek Tim Tanggap Insiden Siber untuk Perkuat Ketahanan Digital Daerah

Diskominfo Kota Palangka Raya membekali anggota Tim Tanggap Insiden Siber dan agen penanganan insiden perangkat daerah dengan kemampuan menghadapi ancaman siber, termasuk penanganan ransomware dan penyusunan laporan insiden.

Agustiar Sabran Hadiri Ritual Memohon Hujan untuk Hadapi Karhutla

Ritual Dewa Yadnya di IAHN Tampung Penyang menjadi ikhtiar spiritual menghadapi kemarau dan ancaman karhutla, sementara pemerintah mengingatkan pentingnya pencegahan serta keterlibatan masyarakat.

Popular Articles