spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

13 Tersangka Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha Yogyakarta, 53 Anak Diduga Jadi Korban

Yogyakarta | EnterKal – Polresta Yogyakarta menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi mengamankan 30 orang sejak Jumat (24/4/2026) dan melakukan gelar perkara.

Struktur Tersangka dari Pimpinan hingga Pengasuh

Kapolresta Yogyakarta, Eva Guna Pandia, menyampaikan bahwa para tersangka berasal dari berbagai level pengelola daycare.

“Jadi sampai Sabtu malam tadi, Kasatreskrim beserta para Kanit dan jajaran lainnya telah melaksanakan gelar perkara. Setelah itu menetapkan 13 orang tersangka,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Adapun rincian tersangka meliputi:

  • 1 kepala yayasan
  • 1 kepala sekolah
  • 11 pengasuh

Para tersangka dijerat pasal berlapis dalam Undang-Undang Perlindungan Anak terkait diskriminasi, penelantaran, dan kekerasan fisik.

Ruangan Sempit, Anak Diduga Dianiaya

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Rizki Adrian, mengungkap kondisi fasilitas daycare yang tidak layak.

“Ada tiga kamar ukuran sekitar 3×3 meter persegi, tetapi diisi 20 anak untuk satu kamar,” ujarnya.

Dalam kondisi tersebut, anak-anak diduga mengalami penelantaran serius.

“Jadi dibiarkan begitu saja, ada yang diikat kakinya, tangannya. Bahkan ada yang muntah itu dibiarkan,” tegasnya.

103 Anak Dititipkan, 53 Diduga Korban Kekerasan

Dari hasil pendalaman Unit PPA, total anak yang dititipkan di daycare tersebut mencapai 103 anak.

“Kalau jumlah semua kami lihat itu 103 (anak). Tapi kalau untuk yang kita lihat ada dugaan tindakan kekerasannya itu sekitar 53 anak,” jelas Rizki.

Polisi menduga praktik kekerasan telah berlangsung lebih dari satu tahun, merujuk pada masa kerja para pengasuh.

Daycare Ilegal, Terancam Ditutup

Pemerintah Kota Yogyakarta melalui DP3AP2KB Kota Yogyakarta memastikan daycare tersebut tidak memiliki izin operasional.

Kepala DP3AP2KB, Retnaningtyas, menegaskan sanksi tegas akan diberikan.

“Kalau ada orang membuka daycare tanpa izin gitu ada, sanksinya bisa ditutup,” ujarnya.

Pemkot juga menyiapkan pendampingan psikologis bagi korban serta dukungan bagi orangtua.

Polisi Dalami Peran dan Motif

Polresta Yogyakarta dijadwalkan merilis detail lengkap terkait motif serta peran masing-masing tersangka pada Senin (27/4/2026). (Red)

Disperkimtan Palangka Raya Pastikan Perbaikan Jalan Lingkungan Masuk Prioritas Program 2026

“Memang jalan itu sebelumnya sudah memiliki fondasi dasar berupa agregat. Namun karena curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini, banyak bagian yang berlubang. Itu sebabnya warga sampai menanam pisang di lokasi tersebut”

Desa Fondasi Kemajuan Daerah, Gubernur Buka Rakerda APDESI Kalteng 2026

Sebanyak 652 kepala desa se-Kalimantan Tengah mengikuti Rakerda APDESI 2026 yang membahas penguatan kapasitas pemerintahan desa, kemandirian ekonomi, dan sinergi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Wali Kota Fairid Tinjau Lokasi Kebakaran di Pahandut, Pemko Palangka Raya Siapkan Bantuan bagi Korban

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meninjau langsung lokasi kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan Dr. Murjani, Gang Suka Maju, Kecamatan Pahandut, Jumat (13/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, Fairid berdialog dengan warga terdampak sekaligus memastikan langkah penanganan pascakebakaran berjalan dengan baik.

Pemko Palangka Raya Perkuat Kemitraan Percepat Eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria

Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui Forum Kemitraan Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria sebagai bagian dari upaya mendukung target eliminasi penyakit menular pada 2030.

Fairid Lepas Kontingen Palangka Raya ke FBIM 2026, Target Pertahankan Juara Umum

Wali Kota menyebut Festival Budaya Isen Mulang menjadi ruang strategis menjaga identitas budaya dan memperkuat kebanggaan daerah

BRIN Siapkan Teknologi Pengolahan Sampah dari Rumah Tangga hingga Kota

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria memaparkan kesiapan teknologi pengolahan sampah yang dikembangkan di dalam negeri untuk menjawab persoalan penumpukan sampah di berbagai daerah.

Bupati Kobar Sampaikan Duka atas Wafatnya Tokoh Konservasi Dunia Birutė Mary Galdikas

Pangkalan Bun | EnterKal — Bupati Kotawaringin Barat (Kobar)...

Bupati Gunung Mas Minta Penanganan Karhutla Lebih Efektif Jelang Kemarau

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan lebih efektif menjelang musim kemarau 2026.

Sarmuji Balas Sindiran PDIP: Kekuasaan Justru Selalu Membutuhkan Golkar

Perdebatan politik antara Partai Golkar dan PDIP kembali mencuat. Sekjen Golkar Sarmuji membalas pernyataan Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus yang menyebut Golkar selalu ingin berada dalam lingkar kekuasaan, sementara PDIP memilih berada di luar pemerintahan sebagai penyeimbang.

Fairid Naparin Ikuti Program Kepemimpinan Lemhannas di National University of Singapore

“Banyak hal yang bisa diterapkan di daerah, terutama terkait tata kelola kota cerdas dan pelayanan publik yang efisien"

Popular Articles