spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemkab Seruyan dan Kaleka Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan

Jakarta | EnterKal — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menandatangani kesepakatan bersama dengan Kaleka Indonesia sebagai bentuk komitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, di Hotel Borobudur, Rabu (8/4/2026).

Lanjutan Kemitraan Sejak 2014

Kemitraan strategis ini merupakan kelanjutan dari hubungan yang telah terjalin sejak 2014, dengan fokus pada pembangunan ramah lingkungan yang berdampak pada ekonomi kerakyatan.

Dalam sambutannya, Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa Kaleka Indonesia telah menjadi mitra penting dalam mendorong berbagai program unggulan daerah.

“Kolaborasi ini telah memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan perlindungan lingkungan di Bumi Gawi Hatantiring,” ujarnya.

Dorong Investasi Berbasis Kolaborasi

Bupati menyoroti peran penting investor sebagai penggerak pembangunan daerah, tidak hanya melalui modal, tetapi juga transfer teknologi, pengetahuan, dan jaringan.

Namun, ia menekankan pembangunan harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha hingga tokoh agama.

“Pembangunan harus dilakukan secara kolaboratif agar berkelanjutan. Kita juga terus membenahi sektor hulu, mulai dari infrastruktur hingga distribusi, guna meningkatkan daya tarik investasi di Seruyan,” tambahnya.

Perhatikan Lingkungan dan Sektor Sawit

Pemkab Seruyan juga mengapresiasi perkembangan perkebunan kelapa sawit masyarakat yang terus tumbuh.

Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan komitmennya menjaga kelestarian lingkungan serta menindak tegas aktivitas yang merusak alam, termasuk praktik pertambangan ilegal.

Melalui kesepakatan ini, Kabupaten Seruyan diharapkan dapat menjadi model pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah, dengan keseimbangan antara produktivitas ekonomi dan perlindungan lingkungan. (Red)

Tambun Bungai Run, Gubernur Kalteng Gaungkan Nilai Bela Negara

“Bela negara adalah tentang bagaimana kita memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa”

Bupati Heriyus Pimpin Jalan Sehat dan Aksi Bersih Sampah Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025

“Terkait sampah, jika tidak ditangani secara serius dan bersama-sama, maka dampaknya akan semakin luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat"

35 Pejabat Pemkot Palangka Raya Dilantik, Wali Kota Tekankan Kinerja dan Loyalitas

Sebanyak 35 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, Kamis (19/2/2026) malam di Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya.

Mukhtarudin: Kemana Anggaran Program Listrik Desa?

Mukhtarudin bersama Komisi VII DPR RI mendorong Kementerian ESDM,...

Saham IDX Value30 Jadi Pilihan Defensif di Tengah Gejolak IHSG

Valuasi murah dan fundamental kuat membuat saham-saham IDX Value30 dinilai lebih tahan menghadapi tekanan pasar global

Diskominfosantik Kalteng Bahas Percepatan Internet Bersama DPR RI

“Saat ini kami terus mengajukan permohonan melalui aplikasi Signal. Per 2 Januari 2026, total yang kami usulkan ada 203 titik"

Menteri Mukhtarudin: Kebahagiaan Bangsa Diraih Lewat Pengorbanan Para Pahlawan

“Jadikan momentum Hari Pahlawan Nasional sebagai pengingat bahwa kebahagiaan diraih dengan pengorbanan besar”

Unboxing Ekonomi Syariah: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Halal Dunia

Unboxing Ekonomi Syariah: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Halal Dunia.

Panen Raya Cabai Rawit Lamandau, Dorong Ekonomi Petani Lokal

Panen raya cabai rawit di kawasan Simpang Sepaku, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, menjadi indikator positif geliat sektor pertanian dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

TKA 2025 Jadi Instrumen Pemetaan Akademik Nasional Kemendikdasmen

“Pelaksanaan TKA secara umum berjalan lancar. Seluruh proses dilaksanakan berbasis Computer Based Testing (CBT), tanpa ujian manual. Adapun kendala yang muncul, seperti pemadaman listrik akibat cuaca ekstrem atau murid yang berhalangan karena sakit, dapat ditangani melalui mekanisme ujian susulan"

Popular Articles