Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya mengajak masyarakat dan panitia pelaksana kurban untuk mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai saat pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Palangka Raya Nomor 660.1/612/DLH/II.1/VI/2026 tentang Pelaksanaan Hari Raya Iduladha Tanpa Sampah Plastik.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Untung Sutrisno mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan timbulan sampah plastik sekaligus menjaga kebersihan lingkungan selama momentum Iduladha.
“Melalui momentum Iduladha ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban. Mari wujudkan pelaksanaan ibadah kurban yang lebih bersih dan ramah lingkungan,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Panitia Diimbau Gunakan Kemasan Ramah Lingkungan
Dalam surat edaran tersebut, panitia kurban diimbau tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai dan mulai beralih menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti daun pisang maupun besek bambu.
Selain itu, masyarakat penerima daging kurban juga diharapkan membawa wadah sendiri dari rumah untuk membantu mengurangi volume sampah plastik selama distribusi daging kurban.
Pemerintah juga meminta panitia pelaksana menyediakan tempat sampah terpilah serta melakukan pengelolaan limbah kurban secara baik agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
Untung menilai keberhasilan pengurangan sampah plastik saat Iduladha membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, panitia kurban, hingga warga.
“Gunakan wadah guna ulang, bawa tempat sendiri, dan bersama menjaga kebersihan lingkungan demi Palangka Raya yang lebih hijau,” tambahnya.
Dorong Kesadaran Lingkungan
Menurut Untung, momentum Iduladha dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan yang lebih ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari.
Pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pengurangan sampah plastik terus meningkat sehingga mampu menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan di Kota Palangka Raya. (Red)





