Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan guna mendorong pembangunan daerah berbasis pengabdian masyarakat.
Langkah tersebut ditandai dengan audiensi jajaran Universitas Islam Negeri Palangka Raya bersama Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin di Ruang Rapat PK I Kantor Wali Kota Palangka Raya, Kamis (21/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UIN Palangka Raya yang akan dilaksanakan di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya.
Dalam kesempatan itu, Fairid menyambut positif program pengabdian masyarakat tersebut dan menilai kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
“Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Kami berharap mereka mampu membawa inovasi dan solusi konkret bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat,” ujar Fairid.
Diharapkan Beri Dampak Nyata
Menurut Fairid, program KKN tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik mahasiswa, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak langsung melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam memperkuat pembangunan berbasis kolaborasi dan keterlibatan generasi muda.
Program tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi serta solusi terhadap persoalan sosial dan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
Perkuat Kerja Sama Berkelanjutan
Fairid berharap hubungan kerja sama antara Pemerintah Kota Palangka Raya dan perguruan tinggi lokal, khususnya UIN Palangka Raya, dapat terus diperkuat secara berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya terbatas pada program KKN, tetapi juga dapat diperluas dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal dan pembangunan daerah.
“Ke depannya, kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan sinergi berkelanjutan yang tidak hanya fokus pada program KKN, tetapi juga meluas ke peningkatan kualitas SDM lokal, serta pencarian solusi inovatif untuk berbagai isu sosial dan lingkungan demi kemajuan Palangka Raya,” pungkasnya. (Red)





