spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Brian Yuliarto Dorong Riset Multidisiplin Hadapi Tantangan Global

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menilai penguatan riset multidisiplin dan kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan global, mulai dari kecerdasan buatan, perubahan iklim, hingga fragmentasi geopolitik dunia.

Bandung | EnterKal – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mendorong penguatan riset multidisiplin sebagai kunci menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Hal tersebut disampaikan Brian saat membuka The 7th ITB International Graduate School Conference (IGSC 7) bertajuk “Global Leadership in a Fragmented World: Bridging Policy, Innovation, and Inclusive Growth”, Sabtu (23/5/2026).

Dalam sambutannya, Brian menilai forum akademik internasional seperti IGSC menjadi penting di tengah perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat, mulai dari dinamika ekonomi dan geopolitik, perkembangan kecerdasan buatan (AI), perubahan iklim, hingga ketahanan industri global.

“Yang kita butuhkan saat ini adalah cara berpikir yang lebih integratif, lebih kolaboratif, dan lebih multidisiplin. Saya percaya semangat inilah yang sedang dibangun melalui konferensi ini,” ujar Brian.

Perguruan Tinggi Dinilai Punya Peran Strategis

Menurut Brian, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membangun kepemimpinan global yang mampu menjembatani berbagai sektor, mulai dari ilmu pengetahuan dan kebijakan publik hingga inovasi dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

Ia menilai tema konferensi tahun ini sangat relevan dengan kondisi dunia yang semakin terfragmentasi dan membutuhkan solusi lintas disiplin.

“Penting untuk mendorong ilmu multidisiplin guna memecahkan tantangan global, tetapi di saat yang sama juga menyelesaikan isu-isu di dalam negeri. Ini salah satu tantangan besar ke masa depan, dan diharapkan forum seperti ini dapat melahirkan ide-ide efektif yang dapat memperkuat kolaborasi internasional,” katanya.

Brian menegaskan bahwa penguatan ekosistem riset multidisiplin harus menjadi bagian penting dalam transformasi pendidikan tinggi nasional.

Perguruan tinggi, lanjutnya, perlu didorong menjadi ruang lahirnya gagasan dan solusi yang relevan terhadap perubahan global maupun kebutuhan pembangunan nasional.

Kolaborasi Lintas Keilmuan

Konferensi internasional tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi lintas keilmuan antara Institut Teknologi Bandung melalui Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), Sekolah Pascasarjana Ilmu dan Teknologi Multidisiplin (SPITM), serta Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

Kolaborasi itu disebut mencerminkan pentingnya sinergi multidisiplin dalam menghadapi tantangan pembangunan global, khususnya pada isu kepemimpinan, transisi energi, kebijakan publik, inovasi, dan pertumbuhan inklusif.

Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa pascasarjana dari berbagai program internasional untuk mempresentasikan hasil riset dan memperkuat jejaring akademik global.

Peserta konferensi berasal dari berbagai negara, termasuk penerima program Energy Transition dan Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Scholarship.

Melalui forum tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi lintas disiplin, jejaring akademik internasional, serta pengembangan talenta unggul yang mampu menghadirkan inovasi dan kepemimpinan berdampak bagi Indonesia maupun dunia. (Humas Kementerian-Red)

SDN 020 Sepaku Jadi Ikon Pendidikan Smart & Green di Ibu Kota Nusantara

IKN | EnterKal — Pemerintah resmi meresmikan Sekolah Dasar...

Natal Pemko Palangka Raya 2026 Digelar Sederhana, Fairid Tekankan Refleksi Iman dan Keteladanan ASN

“Saya mengapresiasi ditiadakannya doorprize tahun ini, sehingga ibadah dalam perayaan Natal dapat berlangsung lebih khusyuk"

Pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman

Pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman, Kantor Kementerian P2MI, Senin,...

Pemkab Mura Gelar Upacara Hari Pahlawan 2025

“Ada tiga hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa: pertama kesabaran para pahlawan, kedua semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, dan ketiga pandangan jauh ke depan"

Kalteng Kembali Raih Opini WTP, Agustiar: Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir, Pemkab Barsel Distribusikan Bantuan Sosial

Buntok - Penetapan status bencana banjir Kabupaten Barito Selatan...

DPP PKB Tetapkan Kepengurusan DPW PKB Kalteng 2026–2031, Rahmanto Muhidin Pimpin Dewan Tanfidz

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan komposisi dan personalia Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2031.

Pemkot Palangka Raya Fasilitasi Sertifikasi Halal dan Merek Gratis bagi Pelaku Usaha Mikro

“Di 2025 pemerintah daerah memfasilitasi sertifikasi halal skema reguler bagi 10 pelaku usaha mikro, serta sertifikasi merek untuk 20 pelaku usaha. Seluruh proses difasilitasi secara gratis”

Pemkab Seruyan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Kalteng Tepat Waktu

Pemerintah Kabupaten Seruyan menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 yang belum diaudit kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (31/3/2026).

Fairid Tinjau Ruas Jalan, Percepat Perbaikan Infrastruktur Prioritas

Pemerintah Kota Palangka Raya mempercepat pemetaan kondisi infrastruktur jalan melalui peninjauan lapangan sebagai dasar penetapan prioritas perbaikan yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Popular Articles