spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Saham IDX Value30 Jadi Pilihan Defensif di Tengah Gejolak IHSG

Valuasi murah dan fundamental kuat membuat saham-saham IDX Value30 dinilai lebih tahan menghadapi tekanan pasar global

Jakarta | EnterKal – Gejolak pasar saham Indonesia masih berlanjut hingga pekan ketiga Mei 2026. Di tengah volatilitas pasar yang tinggi, saham-saham dengan valuasi murah dan likuiditas tinggi yang tergabung dalam indeks IDX Value30 mulai dilirik investor sebagai pilihan defensif.

Berdasarkan data Google Finance hingga Selasa (19/5/2026), indeks IDX Value30 tercatat turun 9,56 persen dalam sebulan terakhir ke level 125.

Meski melemah, kinerja tersebut dinilai masih lebih baik dibandingkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi 16,11 persen dalam periode sama ke level 6.370,68.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand mengatakan terdapat sejumlah faktor yang membuat IDX Value30 relatif lebih tahan terhadap tekanan pasar.

“Koreksi yang lebih rendah dibandingkan IHSG mengonfirmasi adanya migrasi investor ke saham berkualitas di tengah ketidakpastian,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Valuasi Murah Jadi Daya Tarik

Menurut Abida, saham-saham penghuni IDX Value30 umumnya memiliki valuasi murah sehingga memberikan margin of safety lebih besar saat pasar mengalami koreksi.

Selain itu, mayoritas emiten dalam indeks tersebut memiliki fundamental solid dengan arus kas yang relatif stabil terhadap siklus pasar.

Likuiditas saham yang tinggi juga disebut menjadi faktor penting karena membuat investor institusi lebih nyaman mempertahankan posisi di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.

Senada, analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Arinda Izzaty menilai investor kini mulai melakukan rotasi dari saham growth dan saham beta tinggi menuju saham defensif berbasis valuasi.

“Saham-saham IDX Value30 umumnya memiliki PER dan PBV lebih rendah, namun tetap didukung laba dan arus kas yang stabil,” katanya.

Big Caps Dinilai Berpotensi Rebound

Arinda menjelaskan, banyak konstituen IDX Value30 berasal dari sektor perbankan besar, telekomunikasi, energi, dan konsumer yang memiliki recurring income serta dividend yield menarik.

Kondisi tersebut membuat saham-saham dalam indeks ini dinilai lebih aman di tengah tekanan global seperti tensi geopolitik, pelemahan rupiah, dan arus keluar dana asing.

Menurutnya, saham berbasis valuasi historis cenderung outperform pada fase awal pemulihan pasar karena valuasinya lebih murah dan lebih cepat menarik minat investor asing.

Jika tekanan global mulai mereda, seperti turunnya yield obligasi Amerika Serikat, stabilisasi rupiah, hingga ekspektasi penurunan suku bunga global, saham-saham big caps di IDX Value30 diproyeksikan menjadi motor rebound IHSG.

TLKM dan ICBP Direkomendasikan

Abida menyarankan investor mulai melakukan akumulasi bertahap pada saham berfundamental kuat dan memiliki dividend yield menarik.

Investor juga disarankan mempertahankan porsi kas sekitar 20 hingga 25 persen serta mengurangi eksposur pada emiten yang memiliki risiko dolar AS tinggi tanpa natural hedge.

Sementara itu, Arinda merekomendasikan saham TLKM dengan target harga Rp3.900 per saham dan ICBP dengan target harga Rp10.000 per saham.

Pada perdagangan Selasa (19/5/2026), saham TLKM ditutup di level Rp3.080 atau turun 11,24 persen sejak awal tahun 2026.

Sedangkan saham ICBP ditutup di level Rp6.725 dan telah terkoreksi 16,72 persen secara year to date. (Red)

DPMPTSP Tingkatkan Kualitas Layanan Perizinan di Palangka Raya

“Tentu GTSK tidak hanya menjadi urusan dari JPM GTSK sendiri, tapi juga merupakan kerja kolaboratif seluruh perangkat daerah yang memiliki kewajiban teknis dalam proses perizinan"

BKBP Kota Palangka Raya Dukung Program GENTING, Perangi Stunting Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

“Melalui Gerakan GENTING ini, kami ingin menunjukkan bahwa penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama yang bisa dimulai dari partisipasi sebagai orang tua asuh”

Pemkot Rancang Penataan Ulang Pasar Datah Manuah

“Dari awal tahun 2026 saya fokus turun ke kantong-kantong ekonomi masyarakat. Salah satunya pasar. Saya datangi satu per satu pasar di Kota Palangka Raya untuk kita tata ke depan”

Ketua DPRD Subandi Apresiasi Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Panarung

“Koperasi ini salah satu pilar penting dalam membangun ekonomi kerakyatan. Kami di DPRD menyambut baik dan mendukung penuh program ini, karena manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat"

Nyangkolatan Mantir di Kobar, Bupati dan Wakil Bupati Terima Gelar Adat

“Ini adalah bentuk menjaga adat dan budaya, terutama masyarakat Dayak yang ada di wilayah kita"

Achmad Zaini Dorong PCB Jadi Ruang Kreativitas dan Ekonomi Warga

Palangka Raya Community Battle digelar 18–20 Agustus dengan lomba, hiburan, pasar murah, tenant kuliner, dan layanan kesehatan gratis untuk menghidupkan ruang publik sekaligus menggerakkan ekonomi warga.

Tertinggi di Kalimantan, Kaltim Puncaki Indeks Daya Saing Digital Nasional 2025

Samarinda – Kalimantan Timur (Kaltim) kembali membuktikan diri sebagai provinsi...

Pemprov Kalteng–BI Perkuat Sinergi, Dorong Laporan TPID Berbasis Data dan Strategi Adaptif

“TPID memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan stabilitas harga, khususnya pada komoditas pangan strategis yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Tantangan pengendalian inflasi ke depan semakin dinamis, baik akibat fluktuasi harga komoditas global, perubahan iklim, maupun dinamika geopolitik”

Pemkot Palangka Raya Dukung Pos Terpadu Pemberantasan Narkoba

“Penindakan harus dilakukan secara tegas, tetapi tetap persuasif agar tidak memicu konflik sosial dan tetap menjaga kondisi keamanan serta ketertiban”

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Tinjau Program Unggulan Pendidikan di Kalteng

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo menyambut kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu‘ti di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya.

Popular Articles