spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Bupati Seruyan: ASN Harus Tinggalkan Budaya Menunda Pekerjaan dan Saling Menyalahkan

Memimpin apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Bupati Ahmad Selanorwanda menegaskan pentingnya disiplin, budaya kerja positif, dan pelayanan publik berkualitas sebagai fondasi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan dipercaya masyarakat.

Seruyan | EnterKal – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda memimpin apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang digelar di halaman Kantor Bupati Seruyan, Rabu (17/6/2026).

Apel tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta tenaga kontrak dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.

Pelaksanaan apel gabungan menjadi sarana memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan, serta menyatukan komitmen seluruh aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Selain sebagai agenda rutin, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai wadah penyampaian arahan dan evaluasi guna meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan.

Disiplin Fondasi Utama Organisasi

Dalam amanatnya, Bupati Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa apel gabungan tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata. Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat integritas dan komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Apel gabungan bukanlah sekadar kegiatan rutin dan seremonial belaka. Momentum ini merupakan sarana untuk memperkuat komitmen, meneguhkan integritas, serta mengingatkan kembali tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat. Tema yang ingin saya tekankan pada kesempatan ini adalah pentingnya disiplin, budaya, dan etika kerja, serta pelayanan publik yang berkualitas di tengah berbagai tantangan yang sedang kita hadapi,” tegas Bupati.

Ia menjelaskan, disiplin merupakan fondasi utama keberhasilan sebuah organisasi. Disiplin tidak hanya diukur dari kehadiran atau ketepatan waktu, tetapi juga tercermin dalam cara berpikir, pelaksanaan tugas, pengelolaan anggaran, kepatuhan terhadap aturan, hingga tanggung jawab dalam menjalankan amanah.

“Disiplin bukan hanya tentang datang tepat waktu atau memenuhi jam kerja, tetapi juga tentang disiplin dalam berpikir, disiplin dalam bekerja, disiplin dalam memanfaatkan anggaran, disiplin dalam mematuhi peraturan, dan disiplin dalam mempertanggungjawabkan setiap amanah yang diberikan. ASN yang disiplin adalah ASN yang dapat dipercaya,” ujarnya.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tidak dibangun melalui slogan atau narasi semata, melainkan melalui sikap dan tindakan nyata yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Bangun Budaya Kerja Positif

Selain disiplin, Ahmad Selanorwanda juga menyoroti pentingnya membangun budaya kerja yang positif dan etika kerja yang kuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.

Ia menilai budaya kerja yang sehat akan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, terbuka terhadap inovasi, serta mampu mendorong pencapaian tujuan organisasi secara lebih efektif.

“Budaya kerja yang baik akan melahirkan lingkungan kerja yang saling menghargai, saling mendukung, terbuka terhadap inovasi, serta mampu bekerja sama untuk mencapai tujuan organisasi. Sementara etika kerja mengajarkan kita untuk bekerja dengan jujur, profesional, bertanggung jawab, rendah hati, serta menjunjung tinggi kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” katanya.

Tinggalkan Budaya Menunda Pekerjaan

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk melakukan perubahan pola kerja ke arah yang lebih produktif, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

Menurutnya, tantangan pembangunan yang semakin kompleks membutuhkan aparatur yang mampu bekerja cepat, tepat, responsif, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat.

“Saya mengajak seluruh ASN Kabupaten Seruyan untuk meninggalkan budaya menunda pekerjaan, budaya saling menyalahkan, dan budaya bekerja hanya ketika diawasi. Mari kita bangun budaya kerja yang berorientasi pada solusi, kolaborasi, dan hasil yang nyata bagi masyarakat,” ajaknya.

Ia menegaskan bahwa perubahan pola pikir dan budaya kerja menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

Perkuat Profesionalisme dan Pengabdian

Mengakhiri amanatnya, Ahmad Selanorwanda berharap seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Seruyan dapat terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta memperkuat semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, dengan disiplin yang kuat, budaya kerja yang positif, dan pelayanan publik yang berkualitas, Pemerintah Kabupaten Seruyan akan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan disiplin, budaya kerja yang positif, dan pelayanan publik yang berkualitas, saya optimistis Pemerintah Kabupaten Seruyan mampu mewujudkan pemerintahan yang semakin profesional, akuntabel, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Kalteng Bukukan Investasi Rp7,16 Triliun di Kuartal I/2025, Tumbuh 72 Persen YoY

“Dibandingkan triwulan keempat 2024, realisasi investasi tumbuh signifikan 43,50 persen dari sebelumnya Rp4,98 triliun”

Wapres Gibran Tinjau Perawatan Orangutan Terdampak Karhutla di Nyaru Menteng

Wapres Gibran meninjau langsung perawatan sekitar 90 orangutan di Nyaru Menteng dan menegaskan penanganan karhutla harus mencakup perlindungan satwa serta pemulihan habitat dan ekosistem.

Fairid Naparin Pastikan Bantuan dan Layanan bagi Korban Kebakaran Jalan Murjani Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar korban kebakaran, mulai dari bantuan logistik, layanan kesehatan, administrasi kependudukan, hingga bantuan stimulan sesuai tingkat kerusakan rumah.

Wakil Wali Kota Resmikan WAN Center sebagai Pusat Rehabilitasi Narkoba

Pemerintah Kota Palangka Raya mendukung hadirnya WAN Center sebagai pusat rehabilitasi narkoba yang mengedepankan layanan medis, sosial, spiritual, dan pemberdayaan ekonomi guna memperkuat pemulihan korban penyalahgunaan narkotika.

Pemko Palangka Raya Prioritaskan Penyelesaian Infrastruktur Jalan Secara Bertahap dan Merata

“Semua sudah kita data dan menjadi prioritas. Pembangunan jalan yang belum terbangun akan tetap menjadi perhatian pemerintah kota. Ini adalah komitmen dari Bapak Wali Kota dan saya”

Bupati Seruyan Serahkan Combine Harvester, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan Nasional

“Program ketahanan pangan adalah salah satu program strategis nasional. Apabila ketahanan pangan kita kuat, maka pertahanan negara juga akan kuat. Oleh karena itu, sektor pertanian harus dikelola secara serius agar dapat memberikan hasil maksimal dan berkelanjutan”

Pemko Palangka Raya Tegaskan Transparansi Dana Hibah dan Bansos di RAPBD 2026

“Setiap usulan hibah sudah melalui proses verifikasi, seleksi administratif, hingga penilaian kelayakan. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari dana hibah dan bansos diterima oleh pihak yang benar-benar berhak”

Diskominfo Palangka Raya Tambah KIM ke-38 untuk Tangkal Hoaks dan Sebarkan Informasi

Pembentukan KIM Bereng Hapakat di Kelurahan Bereng Bengkel memperluas jaringan informasi publik sekaligus memperkuat literasi digital, partisipasi masyarakat, dan upaya menangkal hoaks di Kota Palangka Raya.

Sutoyo Ditunjuk Jadi Plt Kepala Dinas ESDM Kalteng

“Memang kita menghormati proses hukum sesuai dengan praduga tak bersalah, tapi jangan sampai terjadi kekosongan. Mesin organisasi harus tetap berjalan, pelayanan harus tetap berjalan sebagaimana mestinya”

TP PKK Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Puntun, Fokus pada Kebutuhan Keluarga dan Balita

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan RT setempat agar bantuan ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan para korban. Jangan sampai ada yang tidak terpakai, apalagi di tengah kondisi mereka yang masih berjuang memulihkan diri"

Popular Articles