spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Gangguan Listrik di Kalteng, Pemprov Minta PLN Transparan dan Tepati Target Pemulihan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama PLN memaparkan roadmap pemulihan sistem kelistrikan setelah gangguan pada tiga pembangkit utama di sistem interkoneksi Kalimantan, dengan target pemulihan bertahap hingga akhir Agustus 2026.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama PT PLN (Persero) memaparkan peta jalan (roadmap) pemulihan sistem kelistrikan di Kalimantan sebagai respons atas gangguan pasokan listrik yang berdampak pada masyarakat di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Pemerintah menegaskan akan mengawal percepatan pemulihan hingga pelayanan listrik kembali normal sesuai target yang ditetapkan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalselteng Iwan Soelistijino di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Kamis (30/7/2026).

Pemprov Kalteng Kawal Percepatan Pemulihan

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus melakukan koordinasi intensif dengan PLN untuk memastikan proses pemulihan berlangsung secepat mungkin. Menurutnya, masyarakat berhak memperoleh informasi yang terbuka mengenai penyebab gangguan, perkembangan penanganan, serta kepastian waktu normalisasi pasokan listrik.

“Kegaduhan masyarakat Kalimantan Tengah adalah kegaduhan kami dan ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat juga menjadi perhatian kami. Karena itu, saya meminta PLN memberikan penjelasan secara terbuka sekaligus memastikan seluruh langkah percepatan pemulihan dilakukan secara maksimal. Masyarakat berhak mengetahui penyebab gangguan, progres penanganannya, serta kepastian kapan pelayanan listrik dapat kembali normal,” tegas Gubernur.

Ia menambahkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus mengawal pelaksanaan roadmap pemulihan hingga seluruh target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

“Saya meminta PLN mengerahkan seluruh sumber daya dan bekerja sesuai target yang telah ditetapkan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus mengawal proses pemulihan ini hingga pasokan listrik pulih. Kami berharap pelayanan kepada masyarakat kembali optimal sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan sebagaimana mestinya,” pungkas Gubernur.

PLN Jelaskan Penyebab Gangguan Sistem

Pada kesempatan yang sama, General Manager PT PLN (Persero) UID Kalselteng Iwan Soelistijino menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya pasokan listrik di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Gangguan pasokan listrik ini disebabkan oleh kendala teknis pada sejumlah unit pembangkit dalam sistem interkoneksi Kalimantan. PLN terus mengerahkan seluruh personel dan sumber daya untuk mempercepat pemulihan sehingga pasokan listrik dapat pulih sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Iwan.

Menurutnya, gangguan sistem terjadi hampir bersamaan pada tiga unit pembangkit utama sejak pekan ketiga Juli 2026, sehingga kapasitas pasokan listrik di sistem interkoneksi Kalimantan mengalami penurunan.

“Gangguan pasokan listrik disebabkan oleh gangguan teknis pada tiga unit pembangkit utama dalam sistem interkoneksi Kalimantan, yakni kerusakan generator di PLTU Asam-Asam, kebocoran pipa boiler di PLTU PT SKS Listrik Kalimantan di Kabupaten Gunung Mas, serta gangguan sistem pelumasan turbin di PLTU PT Tanjung Power Indonesia di Tabalong. Kondisi tersebut mengurangi pasokan daya sehingga dilakukan pemadaman bergilir untuk menjaga keandalan sistem. Saat ini proses pemulihan terus berjalan. PLTU TPI Tabalong berkapasitas 100 MW telah kembali beroperasi sehingga durasi pemadaman berkurang dari rata-rata enam jam menjadi sekitar tiga jam per hari. Selanjutnya, PLTU PT SKS Listrik Kalimantan ditargetkan kembali beroperasi pada 5 Agustus 2026,” jelas Iwan.

Ia menambahkan bahwa tahapan akhir pemulihan dijadwalkan selesai setelah perbaikan PLTU Asam-Asam rampung pada 25 Agustus 2026.

“Setelah perbaikan PLTU Asam-Asam selesai, cadangan daya pada sistem interkoneksi Kalimantan akan kembali memadai. Kondisi ini diharapkan meningkatkan keandalan pasokan listrik sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung secara normal,” tutur Iwan.

Roadmap Jadi Acuan Pemulihan Sistem

Roadmap yang dipaparkan PLN menjadi acuan percepatan pemulihan pasokan listrik secara bertahap. Beroperasinya kembali PLTU TPI Tabalong telah mengurangi durasi pemadaman bergilir, sementara pengoperasian kembali PLTU PT SKS Listrik Kalimantan dan penyelesaian perbaikan PLTU Asam-Asam diharapkan mengembalikan cadangan daya ke kondisi normal.

Melalui pengawalan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta percepatan pekerjaan yang dilakukan PLN, proses pemulihan sistem interkoneksi Kalimantan diharapkan berjalan sesuai jadwal sehingga pelayanan kelistrikan kepada masyarakat di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan dapat kembali optimal. (Red)

Penerimaan Pajak Kaltim-Kaltara Tembus Rp2,01 Triliun di Awal 2025, PPh Non Migas Dominan

Samarinda | EnterKal – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak...

Bupati Pulang Pisau Ajak Warga Tanamkan Semangat Olahraga di Haornas ke-42

“Dalam momentum Haornas ini harapan saya kita semua bisa membumi untuk menciptakan mari senang berolahraga”

DPD Golkar Palangka Raya Salurkan Empat Ekor Sapi Kurban di Hari Raya Iduladha 1446 H

“Alhamdulillah, tahun ini DPD Golkar Kota Palangka Raya berkurban empat ekor sapi. Tiga ekor disembelih di sekretariat kami, sementara satu ekor lainnya kami serahkan sebagai bantuan kepada pihak provinsi”

Lomba Mangenta FBIM 2026 Jadi Ruang Pelestarian Kuliner Tradisional Dayak

Tradisi mengolah Kenta diangkat sebagai bagian pelestarian budaya dan identitas masyarakat Kalimantan Tengah

Fairid Naparin: PPPK Bukan Sekadar Status, tetapi Pengabdian kepada Masyarakat

Orientasi nilai dan etika instansi pemerintah menjadi langkah awal Pemerintah Kota Palangka Raya membentuk PPPK Guru yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Gema Pancasila Dinilai Strategis Perkuat Ketahanan Ideologi Bangsa

“Penguatan nilai Pancasila menjadi semakin penting, khususnya dalam menghadapi tantangan kehidupan berbangsa di era digital yang penuh arus informasi, disinformasi, dan dinamika sosial yang cepat berubah”

Wamen PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Palangka Raya

Kunjungan Wakil Menteri PU ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Palangka Raya menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan sebagai investasi strategis untuk memperluas akses belajar dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.

Wali Kota Fairid Tekankan Perlindungan Guru dan Transformasi ASN di Era Digital

“Di usia ke-80 ini, dunia pendidikan berubah sangat cepat. Guru harus adaptif, terbuka terhadap teknologi, dan siap menghadapi tantangan era digital”

Fairid Naparin Jalani Fit and Proper Test di Partai Gerindra, Ajak Bangun Koalisi untuk Pilkada Palangka Raya 2024

“Saya telah menyatakan komitmen ini saat menyerahkan berkas pendaftaran. Saya siap mengikuti setiap proses yang dijalankan oleh partai”

Golkar Dorong Transformasi Bansos Jadi Program Produktif untuk Pemberdayaan Ekonomi

“Di tengah tekanan harga pangan dan ketidakpastian ekonomi global, bantuan senilai Rp600 ribu setiap tiga bulan ini bisa membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan pokok mereka, terutama di periode Natal dan Tahun Baru yang biasanya mendorong inflasi musiman”

Popular Articles