Palangka Raya | EnterKal – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya mencatat perekonomian Kota Palangka Raya pada Triwulan I Tahun 2026 tumbuh sebesar 5,94 persen secara tahunan (year on year). Capaian tersebut menempatkan Kota Palangka Raya sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Kalimantan Tengah pada periode tersebut.
Berdasarkan data BPS, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Palangka Raya atas dasar harga berlaku mencapai Rp7,169 triliun. Pertumbuhan ekonomi tersebut melampaui capaian Provinsi Kalimantan Tengah yang tercatat sebesar 3,79 persen dan berada di atas rata-rata nasional sebesar 5,61 persen.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyambut positif capaian tersebut. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi masyarakat, dunia usaha, dan program pembangunan daerah berjalan dengan baik.
“Ini tentu menjadi kabar baik bagi kita semua. Pertumbuhan ekonomi yang positif menunjukkan bahwa Palangka Raya terus bergerak. Namun yang paling penting, pertumbuhan ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Fairid.
Ditopang Sektor Strategis
Data BPS menunjukkan pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya didorong oleh sejumlah sektor strategis yang menunjukkan kinerja positif sepanjang Triwulan I 2026.
Sektor administrasi pemerintahan menjadi salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, sektor konstruksi, jasa keuangan, transportasi dan pergudangan, serta perdagangan dan reparasi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan aktivitas ekonomi.
Kinerja sektor-sektor tersebut mencerminkan meningkatnya mobilitas ekonomi masyarakat, investasi pembangunan, serta aktivitas perdagangan yang terus berkembang di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.
Fokus pada Pertumbuhan Berkualitas
Meski mencatatkan pertumbuhan tertinggi di Kalimantan Tengah, Fairid menegaskan Pemerintah Kota Palangka Raya tidak akan berpuas diri.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pemerataan manfaat pembangunan di seluruh lapisan masyarakat.
Karena itu, pemerintah kota akan terus memperkuat pelayanan publik, meningkatkan pembangunan infrastruktur, memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif.
“Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus bekerja agar ekonomi daerah tumbuh lebih kuat, lebih merata, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Kolaborasi Jadi Kunci
Fairid menilai keberhasilan pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga merupakan hasil sinergi berbagai pihak.
Ia mengajak dunia usaha, pelaku UMKM, komunitas, akademisi, dan masyarakat untuk terus menjaga semangat kolaborasi guna mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi yang positif.
“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Mari kita jaga momentum ini agar Palangka Raya semakin maju, modern, berkelanjutan, dan semakin keren,” pungkasnya. (Red)





