spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

DLH Palangka Raya Ingatkan Pengelolaan Limbah Program MBG

Selain memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis diharapkan menerapkan pengelolaan limbah yang baik agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Palangka Raya | EnterKal – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga memperhatikan pengelolaan limbah yang dihasilkan.

Pelaksana Tugas Kepala DLH Kota Palangka Raya, Untung Sutrisno, menegaskan bahwa pengelolaan limbah menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan program sehingga manfaat yang diberikan kepada masyarakat tidak menimbulkan persoalan lingkungan di kemudian hari.

“Program ini sangat baik untuk masyarakat, namun pengelolaan limbahnya juga harus diperhatikan agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan,” ujar Untung, Rabu (10/6/2026).

Limbah Perlu Dikelola dengan Baik

Menurut Untung, Program MBG memiliki manfaat besar dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Namun, pelaksanaannya harus tetap memperhatikan aspek perlindungan lingkungan melalui pengelolaan limbah yang sesuai ketentuan.

Ia menjelaskan bahwa aktivitas penyediaan makanan dalam program tersebut berpotensi menghasilkan berbagai jenis limbah, baik berupa sisa makanan maupun limbah cair yang berasal dari proses pengolahan dan pencucian peralatan.

Jika tidak dikelola dengan baik, limbah tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan mengganggu kualitas sanitasi di sekitar lokasi kegiatan.

SPPG Diminta Patuhi Regulasi

Untung mengatakan Pemerintah Kota Palangka Raya telah memiliki berbagai regulasi yang mengatur baku mutu lingkungan serta standar teknologi pengolahan air limbah.

Regulasi tersebut dapat menjadi pedoman bagi seluruh pengelola kegiatan, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dalam melaksanakan program secara bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Menurutnya, pemahaman terhadap regulasi tersebut perlu terus ditingkatkan agar setiap pelaksana kegiatan mampu menjalankan operasional sesuai standar lingkungan yang berlaku.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap para pengelola kegiatan dapat meningkatkan pemahaman dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, serta mampu menerapkan teknologi pengolahan limbah secara tepat guna,” jelasnya.

Dorong Program Berkelanjutan

Selain penerapan teknologi pengolahan limbah, Untung juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengelola program, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ia menilai keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari aspek pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga dari kemampuan pelaksanaannya dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Melalui pengelolaan limbah yang baik, Program MBG diharapkan dapat menjadi contoh pelaksanaan program pemerintah yang mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Program MBG diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi peningkatan kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi contoh program yang memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan,” ujarnya. (Red)

Observatorium Bosscha Amati Okultasi Asteroid Strenua, Fenomena “Gerhana Bintang” Terjadi 26 April 2026

Observatorium Bosscha akan mengamati fenomena langit langka berupa okultasi asteroid (1201) Strenua pada Minggu (26/4/2026), yang dikenal sebagai “gerhana bintang”.

RUU PPRT : Perlindungan Untuk 5 Juta PRT Indonesia

RUU PPRT : Perlindungan Untuk 5 Juta PRT Indonesia

Bupati Seruyan Tinjau Rencana Penggunaan Dana Hibah oleh Pramuka dan KONI

“Setiap program yang dibiayai dengan dana hibah harus dievaluasi dan dinilai secara menyeluruh oleh dinas terkait. Tujuannya agar penggunaan anggaran tersebut tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat”

Menkeu Nilai Kebijakan WFH Tidak Ganggu Produktivitas, Berpotensi Hemat Energi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) yang tengah disiapkan pemerintah tidak akan mengganggu produktivitas ekonomi nasional. Bahkan, kebijakan tersebut dinilai berpotensi memberikan efisiensi penggunaan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).

Bamsoet: Pemerintahan Prabowo Tutup 2025 dengan Fondasi Kepemimpinan Kuat

“Tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo menjadi fase penting konsolidasi nasional. Pemerintah tidak bermain aman, tetapi berani memilih kebijakan strategis untuk jangka panjang"

TP PKK Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Puntun, Fokus pada Kebutuhan Keluarga dan Balita

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan RT setempat agar bantuan ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan para korban. Jangan sampai ada yang tidak terpakai, apalagi di tengah kondisi mereka yang masih berjuang memulihkan diri"

Kemiskinan Turun, Pemkot Fokus Tingkatkan Pendidikan dan Ketenagakerjaan

“Alhamdulillah, dengan kondisi ini kita melihat kerja tim pengendalian kemiskinan berjalan cukup baik. Penurunan ini salah satunya berkat inovasi dan intervensi melalui berbagai program”

Gubernur Agustiar Sabran Lantik Dewan Hakim MTQH XXXIII Kalteng, Tegaskan Profesionalisme dan Integritas Penilaian

“Dewan Hakim dan Panitera adalah penjaga marwah MTQH. Kejujuran, objektivitas, dan profesionalisme harus menjadi fondasi utama dalam setiap keputusan"

Pemprov Kalteng Buka Layanan Pengaduan KHBS, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) membuka layanan pengaduan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) sebagai upaya memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas program.

Fairid Apresiasi Pekan Muharram, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Pekan Muharram 1448 Hijriah menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi yang memperkuat kepedulian masyarakat sekaligus mendorong kolaborasi antara pemerintah, pengurus masjid, dan warga.

Popular Articles