PALANGKA RAYA | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan 18 paket Pelatihan Vokasi Nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterampilan masyarakat dan menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).
Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui pendidikan formal, informal, hingga pelatihan vokasi.
“Salah satu langkah yang kita lakukan saat ini adalah Pelatihan Vokasi Nasional. Saat ini sedang dilaksanakan 10 paket pelatihan, dan ke depan akan ditingkatkan menjadi 18 paket,” ujar Zaini, Rabu (30/9/2026).
Keterampilan Disesuaikan dengan Kebutuhan Kerja
Zaini mengatakan pelatihan vokasi diarahkan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pencari kerja dan dunia kerja.
Menurutnya, hasil pelatihan diharapkan tidak hanya membantu peserta memasuki dunia kerja, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk membangun usaha secara mandiri.
“Pelatihan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan pencari kerja saat ini. Setelah mendapatkan pelatihan vokasi, kita berharap peserta siap memasuki dunia kerja,” tuturnya.
Peningkatan keterampilan tersebut juga dinilai dapat memperluas kesempatan kerja dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, Pemkot Palangka Raya membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti program peningkatan keterampilan yang disiapkan pemerintah.
Pemkot Buka Ruang Masukan dari Masyarakat
Selain memperluas jumlah paket pelatihan, pemerintah kota mendorong masyarakat ikut menentukan kebutuhan pelatihan di daerah.
Masukan mengenai jenis keterampilan yang dibutuhkan dinilai penting agar program vokasi tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan, tetapi memiliki keterkaitan dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja.
“Kita memberikan kesempatan kepada warga untuk meningkatkan kemampuan. Masyarakat juga dapat memberikan masukan mengenai pelatihan apa saja yang dibutuhkan di Kota Palangka Raya,” pungkasnya.
Penguatan pelatihan vokasi tersebut menjadi salah satu instrumen Pemkot Palangka Raya dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja. Tantangan berikutnya adalah memastikan jenis pelatihan, kompetensi yang diperoleh peserta, dan kebutuhan dunia kerja dapat terus terhubung. (Red)





