Kamis, Februari 5, 2026
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Top EnterKal

spot_imgspot_img

Related Posts

Transformasi Digital Pendidikan: Ratusan Siswa Kalteng Ikuti Pembelajaran Hybrid Koding dan AI

Palangka Raya | EnterKal – Pembelajaran hybrid mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) sukses digelar pada Jumat siang (1/8/2025), diikuti ratusan siswa dari 59 SMA/SMK se-Kalimantan Tengah. Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng dan dilaksanakan oleh UPT Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP).

SMKN 8 Palangka Raya ditunjuk sebagai pusat pelaksanaan kegiatan luring, sementara puluhan sekolah lainnya mengikuti pembelajaran secara daring dari kelas masing-masing menggunakan fasilitas TV interaktif. Pembelajaran berlangsung selama dua jam pelajaran (JPL), mulai pukul 13.00 hingga 14.30 WIB.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam membekali generasi muda dengan kompetensi digital. “Kita ingin anak-anak di Kalteng tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan teknologi. Koding dan AI adalah keterampilan masa depan yang harus kita tanamkan sejak sekarang,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa metode hybrid memungkinkan pemerataan kualitas pendidikan tanpa terhalang jarak. “Melalui metode hybrid, kita memutus batasan geografis. Siswa di daerah bisa merasakan kualitas pembelajaran yang sama dengan siswa di pusat kota,” tambahnya.

Antusiasme siswa terlihat saat mengikuti materi yang disampaikan oleh pengajar Purwo Janjoko. Topik seputar pemrograman dan kecerdasan buatan dinilai sangat relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Di sisi lain, kesiapan sekolah dalam menyediakan fasilitas seperti jaringan internet stabil dan papan tulis interaktif turut menunjang kelancaran proses belajar.

Salah satu peserta dari SMAN di Palangka Raya, Santiana Vitaliana, mengungkapkan kesannya usai mengikuti pembelajaran. “Meskipun guru yang mengajar tidak hadir langsung, kami tetap bisa memahami materi dengan baik dan merasa pembelajarannya menyenangkan. Seru juga karena bisa bertemu teman-teman dari sekolah lain secara virtual,” ujarnya.

Sebagai informasi, pembelajaran berbasis coding dan AI memang telah dilakukan di sejumlah wilayah Indonesia. Namun, metode hybrid yang mengandalkan jaringan TV interaktif antar sekolah seperti di Kalteng ini terbilang inovatif dan masih jarang diterapkan secara terpusat oleh pemerintah daerah lainnya.

Dengan program ini, Pemprov Kalteng berharap dapat mempercepat transformasi pendidikan digital dan mencetak generasi muda yang unggul, adaptif, serta siap menghadapi tantangan zaman demi terwujudnya Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera.

spot_img

Popular Articles