Pangkalan Bun | EnterKal – Sabtu pagi, 15 November 2025, menjadi momen mengharukan bagi warga Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin tiba di kampung halamannya, Pangkalan Bun, dengan pesawat yang mendarat tepat pukul 07.00 WIB di Bandara Lanud Iskandar.
Wakil Bupati Kotawaringin Barat Suyanto, mewakili bupati, turut hadir dalam penyambutan resmi. Didampingi tokoh masyarakat HM Ruslan AS serta unsur TNI-Polri, suasana akrab langsung menyongsong anak daerah yang kembali dari tugas kenegaraan.
Begitu turun dari pesawat, Mukhtarudin menyapa satu per satu para penyambut. Obrolan ringan dan tawa khasnya menghapus sekat jabatan menteri yang kini ia emban.
Tak berlama-lama, ia berpamitan dan langsung menuju rumah keluarga. Prioritas utamanya yakni menengok sang ibu.
Di pelukan hangat ibunda, Menteri Mukhtarudin menyampaikan rasa syukur yang tulus. “Ibu, betapa berjasanya engkau dalam kehidupan ini. Ibu adalah cahaya kehidupan, pengorbananmu bentuk cinta paling tulus. Terima kasih, yang selalu ada memberi kehidupan, mencintaiku, dan merawatku hingga kini” tutur Menteri Mukhtarudin.
Kunjungan ini kemungkinan meliputi silaturahmi dan koordinasi dengan berbagai pihak. Namun, langkah awal ke pelukan ibunda menyiratkan pesan mendalam, betapapun tinggi posisi seseorang, keluarga tetap menjadi pelabuhan utama.
Anak daerah yang sukses ini, dengan segala prestasi gemilang di kancah nasional, tetap rendah hati dan tak pernah melupakan kampung halaman serta nilai-nilai luhur yang ditanamkan sejak kecil.
Menteri Mukhtarudin menjadi teladan nyata yang mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga akar budaya Indonesia terutama sikap berbakti kepada orang tua.







