Jakarta Selatan | EnterKal — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam merespons dinamika yang terjadi di sektor keuangan nasional, menyusul pengunduran diri sejumlah pimpinan lembaga keuangan strategis.
Sebagaimana diketahui, dalam sepekan terakhir Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregarserta Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatannya.
Airlangga mengatakan, Presiden Prabowo telah memberikan arahan agar stabilitas dan kelangsungan operasional sektor keuangan tetap terjaga selama masa transisi kepemimpinan.
“Bapak Presiden telah menginstruksikan Kementerian Keuangan, pengurus Otoritas Jasa Keuangan, dan Bursa Efek Indonesia untuk memastikan kegiatan operasional bursa berjalan normal dengan kepemimpinan transisi. Tidak boleh ada kekosongan kepemimpinan, baik dalam pengawasan keuangan maupun pasar modal,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo kepada pelaku pasar dan publik terkait kondisi fundamental ekonomi nasional.
“Kepada para investor domestik, mitra internasional, dan seluruh rakyat Indonesia, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh. Pemerintah berdiri teguh di belakang pasar keuangan kita dan berkomitmen menjaga iklim investasi yang transparan, adil, dan berkelas dunia,” ujar Airlangga mengutip pesan Presiden.
Airlangga menegaskan, pemerintah terus memantau perkembangan sektor keuangan secara intensif serta memastikan koordinasi antar-lembaga berjalan optimal guna menjaga kepercayaan pasar di tengah dinamika yang terjadi.







