spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Harga Emas Masuk Area Jenuh Beli, Volatilitas Berpotensi Naik

Jakarta | EnterKal — Kenaikan harga emas yang melesat tajam dalam beberapa bulan terakhir mulai memasuki area jenuh beli (overbought). Kondisi ini tercermin dari koreksi harga emas batangan dan fluktuasi tajam di pasar emas global.

Mengacu pada laman Logam Mulia, Sabtu (31/1/2026), harga emas batangan tercatat sebesar Rp2.860.000 per gram, turun Rp260.000 dibandingkan posisi sehari sebelumnya di level Rp3.120.000 per gram.

Sementara itu, harga emas spot secara tahunan melonjak 75,13 persen menjadi US$4.894,23 per ons troi, meski secara harian terkoreksi 8,98 persen. Bahkan, pada Kamis (29/1/2026) pagi, harga emas global sempat mencetak rekor dengan pergerakan mendekati US$5.600 per ons troi, sebelum akhirnya ditutup di level US$5.375,24 per ons troi.

Meski mengalami koreksi, prospek harga emas dinilai masih akan bertahan di level tinggi. Hal ini sejalan dengan berlanjutnya aksi akumulasi emas oleh bank sentral global sebagai bagian dari strategi lindung nilai.

Ekonom Bright Institute, Yanuar Rizky, menilai pasar emas saat ini berada dalam kondisi paradoks antara perilaku pelaku pasar keuangan dan kebijakan otoritas moneter dunia.

“Harga emas ini sudah berada di level jenuh overbought. Namun, di sisi lain bank sentral masih terus melakukan pembelian,” ujar Yanuar, dikutip dari Kontan, Jumat (30/1/2026).

Menurut dia, dari pasar derivatif mulai muncul sinyal short pada kontrak berjangka emas, khususnya melalui ETF berbasis emas yang dikelola oleh hedge fund. Sinyal tersebut menunjukkan adanya upaya pelaku pasar untuk mengambil keuntungan setelah reli harga yang agresif.

Namun, kondisi tersebut berhadapan langsung dengan strategi bank sentral berbagai negara yang justru meningkatkan kepemilikan emas sebagai langkah mitigasi risiko.

“Langkah ini berkaitan dengan meningkatnya risiko gagal bayar surat utang global di tengah tekanan pasar keuangan internasional,” jelas Yanuar.

Ia juga menyoroti dinamika di pasar future emas yang mempercepat lonjakan harga dalam waktu singkat. Posisi jual short emas di bursa berjangka terpaksa ditutup karena keterbatasan pasokan emas fisik, sementara permintaan beli meningkat.

“Kenaikan tajam bulan ini terjadi karena transaksi short ditutup akibat tidak tersedianya emas fisik. Akibatnya, harga emas future naik karena penutupan posisi short dilakukan dengan pembelian di harga marjin,” paparnya.

Kondisi tersebut mendorong harga emas di pasar berjangka bergerak lebih cepat seiring aksi short covering yang masif. Meski demikian, Yanuar mengingatkan bahwa pergerakan harga emas ke depan berpotensi semakin volatil, terutama dipengaruhi oleh dinamika posisi ETF.

“Volatilitas bisa meningkat karena posisi ETF. Namun secara struktural, harga emas masih akan bertahan tinggi karena bank sentral tetap menjadi penopang utama permintaan,” pungkasnya.

Wabup Mempawah: Program Cetak Sawah Strategis untuk Ketahanan Pangan, Tetap Perhatikan Aspek Lingkungan

Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi menegaskan bahwa program cetak sawah memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Namun, pelaksanaannya harus tetap memperhatikan aturan serta aspek lingkungan hidup.

Bupati Ahmad Rifa’i Buka Pasar Ramadan dan Gerakan Pangan Murah di Pulang Pisau

Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i resmi membuka Pasar Ramadan 1447 H/2026 M dan Gerakan Pangan Murah Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau di halaman Masjid Agung Ar Raudhah, Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi daerah menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal selama bulan suci.

Jalan Sehat Bersama Gubernur Agustiar Sabran di Pangkalan Bun Disambut Ribuan Warga

“Acara ini lebih dari sekadar olahraga. Ini adalah bentuk nyata kebersamaan, silaturahmi, dan rasa cinta terhadap tanah air dan daerah kita. Kehadiran Mas Raffi adalah energi positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda"

TP PKK Kota Palangka Raya Fokus pada Pemberdayaan Keluarga dan Pelayanan Dasar

“Kami ingin menciptakan keluarga yang tangguh dan produktif. Pemberdayaan adalah kunci untuk memperkuat pondasi ekonomi rumah tangga"

Fairid Resmikan Pusdiklat Buddhis, Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Umat

Peresmian Pusdiklat Buddhis Sikkhapana Mahametta menjadi bagian dari penguatan pendidikan keagamaan sekaligus memperkokoh kerukunan umat beragama sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Kota Palangka Raya.

Palangka Raya Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran di Indonesia Versi IKT 2024

“Huma Betang bukan hanya warisan budaya, tetapi menjadi pondasi yang terus menginspirasi cara kita hidup bersama dengan saling menghormati”

Menteri P2MI Bekali 332 CPMI ke Korea, Tekankan Disiplin dan Literasi Keuangan

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin memberikan pembekalan kepada 332 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dalam kegiatan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) skema Government to Government (G to G) Korea Selatan.

Lapor dan Bayar Pajak Daerah Kini Lebih Praktis Melalui WhatsApp Bapenda Palangka Raya

Badan Pendapatan Daerah Kota Palangka Raya menghadirkan layanan administrasi perpajakan berbasis WhatsApp untuk mempercepat pelaporan, mempermudah pembayaran, dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pelayanan publik yang lebih efisien.

Pemko Palangka Raya Tegaskan Transparansi Dana Hibah dan Bansos di RAPBD 2026

“Setiap usulan hibah sudah melalui proses verifikasi, seleksi administratif, hingga penilaian kelayakan. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari dana hibah dan bansos diterima oleh pihak yang benar-benar berhak”

Bulog Kaltim-Kaltara Luncurkan Bantuan Pangan 323.824 KPM, Salurkan Beras dan Minyak Goreng Pasca Lebaran

Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara resmi meluncurkan program bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 dengan sasaran 323.824 keluarga penerima manfaat (KPM) di dua provinsi tersebut. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

Popular Articles