PALANGKA RAYA | EnterKal — Komando Daerah Militer XXII/Tambun Bungai memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat kerja sama dengan pemerintah daerah se-Provinsi Kalimantan Tengah melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Balai Berkah Makodam XXII/TB, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang konsolidasi antara TNI, Polri, dan jajaran pemerintah dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Hadir dalam kesempatan itu antara lain Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Syauqie, unsur Forkopimda, perwakilan Kapolda Kalteng, Kejaksaan Tinggi Kalteng, DPRD Kalteng, Plt Sekda Kalteng, para Dandim, serta para bupati dan wali kota se-Kalteng.
Pangdam XXII/TB, Zainul Arifin, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak dan menegaskan pentingnya sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah sebagai fondasi menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempercepat pembangunan di Bumi Tambun Bungai.
“Kami berharap kolaborasi ini terus terjalin, sehingga program TNI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam aspek pertahanan maupun kesejahteraan,” ujarnya.
Program Prioritas Kodam
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam memaparkan sejumlah program prioritas yang tengah berjalan dan direncanakan di Kalimantan Tengah. Di antaranya pembangunan jembatan untuk membuka akses wilayah terisolasi, penguatan Ketahanan dan Dukungan Kawasan Mandiri Pangan (KDKMP), serta pembangunan Dapur Sarana Pangan Pedesaan Gizi (SPPG) di 16 titik guna mendukung peningkatan gizi masyarakat.
Selain itu, rencana pembangunan Rumah Induk Divisi Militer (Rindam) serta dorongan pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi bagian dari strategi penguatan pertahanan berbasis kewilayahan.
Dukungan Pemerintah Provinsi
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyatakan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung langkah strategis Kodam XXII/TB. Menurutnya, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting untuk menjaga keamanan sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.
Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan falsafah Huma Betang sebagai simbol kebersamaan serta semangat Hinje Simpei (hidup rukun dan damai) sebagai landasan moral membangun daerah.
“Silaturahmi dan buka puasa bersama ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi lintas sektor demi menjaga kondusivitas daerah serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah,” tandasnya.
Momentum Ramadan tersebut diharapkan memperkokoh soliditas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan serta menjaga stabilitas wilayah Kalimantan Tengah secara berkelanjutan. (AW-Red)










