spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Harga TBS Turun, Rizky Aditya Minta PKS Beri Harga Terbaik untuk Petani

Penurunan harga tandan buah segar sawit di tingkat petani mendorong Pemerintah Kabupaten Lamandau meminta pabrik kelapa sawit menyesuaikan harga pembelian sesuai ketentuan pemerintah guna menjaga kesejahteraan masyarakat.

Lamandau | EnterKal – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, meminta seluruh pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di wilayahnya segera menyesuaikan harga tandan buah segar (TBS) sawit sesuai pedoman yang telah ditetapkan pemerintah melalui Dinas Perkebunan.

Langkah tersebut dilakukan menyusul adanya penurunan harga TBS di tingkat petani yang dinilai berpotensi memengaruhi pendapatan dan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perkebunan kelapa sawit.

“Kami melihat adanya penurunan harga TBS di lapangan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” kata Rizky dalam keterangannya.

Tindak Lanjut Arahan Pemerintah Pusat

Rizky menjelaskan, permintaan penyesuaian harga tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, agar harga TBS di tingkat petani kembali mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, kepatuhan terhadap pedoman harga menjadi penting untuk memastikan petani memperoleh nilai jual yang lebih adil dan sesuai dengan kondisi pasar.

Karena itu, seluruh PKS di Kabupaten Lamandau diharapkan segera melakukan penyesuaian harga sehingga manfaat ekonomi dari sektor sawit dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Harga TBS Mulai Membaik

Berdasarkan hasil pemantauan pemerintah daerah, harga TBS di sejumlah PKS di Kabupaten Lamandau saat ini telah mencapai kisaran Rp3.000 per kilogram.

Meski demikian, Pemkab Lamandau akan terus memantau perkembangan harga di lapangan guna memastikan tidak terjadi disparitas harga yang merugikan petani.

“Kami berharap harga TBS terus membaik dan seluruh PKS dapat memberikan harga terbaik bagi petani kelapa sawit di Kabupaten Lamandau,” ujar Rizky.

Camat dan Kades Diminta Turut Mengawasi

Selain meminta penyesuaian harga di tingkat pabrik, Rizky juga menginstruksikan para camat dan kepala desa untuk aktif melakukan pengawasan terhadap harga pembelian TBS di tingkat pengepul maupun pedagang yang beroperasi di wilayah masing-masing.

Menurutnya, pengawasan di tingkat bawah diperlukan agar kebijakan penyesuaian harga benar-benar dirasakan petani dan tidak terhambat oleh rantai distribusi perdagangan.

Keterlibatan pemerintah kecamatan dan desa diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan sekaligus menjaga transparansi harga di lapangan.

Komitmen Lindungi Kepentingan Petani

Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan perkebunan, asosiasi petani, dan instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga komoditas sawit.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam melindungi kepentingan petani sekaligus menjaga keberlanjutan sektor perkebunan yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat Lamandau.

Pemkab juga memastikan akan terus memantau perkembangan harga sawit secara berkala guna mengantisipasi fluktuasi yang dapat berdampak terhadap kesejahteraan petani. (Red)

Adela Kanasya Adies Resmi Dilantik Jadi Anggota DPR RI

Politikus Partai Golkar itu menggantikan Adies Kadir yang kini menjabat hakim konstitusi

Relokasi PKL Wujudkan Lingkungan Kota Tertib dan Nyaman

Palangka Raya -Pemerintah Kota Palangka Raya saat ini sedang...

Fairid Naparin Tinjau TPST Panarung, Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu dan Berkelanjutan

“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan bagaimana semua proses pengelolaan dan pengolahan sampah dapat berjalan optimal”

Pemko Palangka Raya Terbitkan Edaran Wisata Aman Selama Libur Lebaran

Pengelola destinasi wisata diminta memperkuat standar keselamatan, menjaga tarif normal, dan mengantisipasi lonjakan pengunjung selama Idulfitri 1447 Hijriah

Subandi Dukung Transformasi Palangka Raya Fair Jadi Ajang Bisnis dan Investasi

Palangka Raya Fair tidak lagi sekadar menjadi ajang hiburan tahunan, tetapi diarahkan sebagai ruang kolaborasi ekonomi yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan investor guna memperluas peluang bisnis dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Lonjakan Jemaah Haul Guru Sekumpul Diproyeksikan Capai 6 Juta Orang

“Prediksi sementara menunjukkan adanya potensi kenaikan sekitar 46,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini masih gambaran awal dan belum merupakan rilis resmi BPS”

Lamandau Kembali Raih WTP ke-12, Bupati Rizky Tegaskan Komitmen Tata Kelola dan Penurunan Kemiskinan

“Hari ini kita kembali meraih predikat WTP. Artinya, Kabupaten Lamandau selama 12 tahun berturut-turut mampu mempertahankan opini WTP. Ini adalah capaian yang luar biasa”

Achmad Zaini Tekankan Pentingnya Produk Hukum dan Usulkan Tiga Raperda Baru

“Setiap rangkaian pembentukan Perda membutuhkan persiapan matang dan mendalam. Ini meliputi pemahaman terhadap materi muatan yang akan diatur, serta kemampuan menuangkannya dalam bahasa yang sistematis, jelas, dan tetap ringkas sesuai kaidah bahasa Indonesia”

TP PKK Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Puntun, Fokus pada Kebutuhan Keluarga dan Balita

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan RT setempat agar bantuan ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan para korban. Jangan sampai ada yang tidak terpakai, apalagi di tengah kondisi mereka yang masih berjuang memulihkan diri"

Ketua DPRD Apresiasi Langkah Cepat Perbaikan Drainase

“Drainase merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah perkotaan. Karena itu, langkah pemerintah kota turun langsung ke lapangan patut diapresiasi"

Popular Articles