spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemkot Palangka Raya Kejar 18 Ribu Titik Lampu Jalan Lewat KPBU

Keterbatasan anggaran daerah dan tingginya kebutuhan penerangan jalan mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan skema KPBU guna mempercepat pembangunan infrastruktur APJ yang lebih merata, efisien, dan berkelanjutan.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya terus mendorong peningkatan layanan Alat Penerangan Jalan (APJ) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagai langkah percepatan pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan kapasitas anggaran daerah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman saat memberikan sambutan pada kegiatan Konsultasi Publik Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan (APJ) di Luwansa Hotel Palangka Raya, Selasa (26/5/2026).

Menurut Fauzi, keberadaan APJ memiliki peran strategis dalam mendukung keselamatan lalu lintas, keamanan lingkungan, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pada malam hari.

“Pemerintah Kota Palangka Raya terus berinovasi untuk menghadirkan layanan penerangan jalan yang aman, nyaman, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Kebutuhan Lampu Jalan Masih Tinggi

Fauzi mengungkapkan jumlah titik APJ yang saat ini telah terbangun di Kota Palangka Raya mencapai sekitar 7.334 titik lampu.

Sementara itu, kebutuhan ideal penerangan jalan di wilayah Kota Palangka Raya diperkirakan mencapai sekitar 18.200 titik lampu.

Artinya, masih terdapat selisih kebutuhan lebih dari 10.000 titik lampu yang perlu dipenuhi untuk memberikan layanan penerangan yang optimal kepada masyarakat.

Selain keterbatasan jumlah titik APJ, pemerintah juga masih menghadapi persoalan lampu jalan yang mengalami kerusakan maupun tidak berfungsi secara optimal.

Kondisi tersebut dinilai memerlukan langkah percepatan pembangunan dan modernisasi infrastruktur penerangan jalan.

Keterbatasan APBD Jadi Tantangan

Menurut Fauzi, keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi salah satu kendala utama dalam memenuhi kebutuhan APJ secara menyeluruh.

Karena itu, Pemerintah Kota Palangka Raya mulai mendorong pemanfaatan skema KPBU sebagai alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur.

“Keterbatasan APBD menjadi salah satu tantangan utama dalam pemenuhan kebutuhan APJ. Karena itu, pemerintah mendorong alternatif pembiayaan melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha,” katanya.

Melalui pola tersebut, pemerintah berharap pembangunan APJ dapat dilakukan lebih cepat tanpa memberikan tekanan berlebihan terhadap kemampuan fiskal daerah.

Libatkan Berbagai Pemangku Kepentingan

Fauzi menjelaskan konsultasi publik menjadi tahapan penting dalam proses penyiapan proyek KPBU APJ.

Forum tersebut dimanfaatkan untuk menghimpun masukan, saran, dan rekomendasi dari berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, tokoh masyarakat, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Masukan yang diperoleh akan menjadi bagian dari penyempurnaan perencanaan proyek sebelum memasuki tahap implementasi.

Melalui skema KPBU, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap pembangunan dan peningkatan layanan penerangan jalan dapat berjalan lebih merata sehingga mampu meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat. (Red)

Pemkot Palangka Raya Salurkan 90 Ekor Hewan Kurban Sambut Iduladha 1446 H

“Ini adalah waktu untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan keteguhan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah. Nilai-nilai ini sangat relevan dalam membangun masyarakat yang peduli dan berkeadilan"

Pemprov Kalteng Raih WTP ke-11 Berturut-turut, Cermin Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah

“Penghargaan ini bukan semata-mata angka, tetapi cermin dari komitmen seluruh perangkat daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang jujur, efisien, dan bertanggung jawab kepada publik"

Harga Emas Rebound, Pengamat Ingatkan Potensi Koreksi

Berdasarkan data Commodity Exchange, pukul 07.38 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 tercatat di level US$5.004,10 per ons troi, naik 1,40 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya di posisi US$4.935 per ons troi.

Rudy Mas’ud Batalkan Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, Dana Dikembalikan ke Kas Daerah

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, resmi membatalkan pengadaan mobil dinas baru senilai Rp 8,5 miliar yang sebelumnya menuai polemik di ruang publik. Keputusan tersebut diumumkan melalui video pada akun resmi h.rudymasud, Senin (2/3/2026), disertai permohonan maaf kepada masyarakat.

Gubernur Kalteng Gelar Pasar Murah Mahasiswa, Paket Sembako Hanya Rp10 Ribu

Sebanyak 3.500 paket sembako murah disalurkan bagi mahasiswa asal pedalaman dan keluarga kurang mampu

BI Rate Naik, Saham Big Banks Diproyeksi Kembali Dilirik Asing

Stabilitas rupiah dinilai dapat memulihkan sentimen investor terhadap saham perbankan berkapitalisasi besar

Sepak Sawut, Permainan Bola Api Khas Dayak Ramaikan FBIM 2026

Permainan tradisional menggunakan bola kelapa terbakar menjadi bagian pelestarian budaya masyarakat Dayak Kalimantan Tengah

Talenta Dangdut Palangka Raya Dilepas ke Audisi Dangdut Academy 8

Kelompok musisi, penyanyi, dan pecinta dangdut Kota Palangka Raya menggelar acara silaturahmi sekaligus pelepasan peserta audisi Dangdut Academy 8 Indosiar, Sabtu (25/4/2026).

Pengemis Marak di Jalanan, DPRD Dorong Tindakan Tegas

“Jangan hanya pembinaan. Harus ada tindakan tegas, dikembalikan ke daerah asal atau difasilitasi mendapatkan pekerjaan"

Pemko Palangka Raya Perkuat GERMAS, Dorong Masyarakat Terapkan Hidup Sehat

Pemerintah Kota Palangka Raya terus menguatkan implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mencegah meningkatnya kasus penyakit tidak menular di usia produktif.

Popular Articles