spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Waisak 2026 Diharapkan Dorong Ekonomi Masyarakat Magelang

Selain menjadi momentum spiritual umat Buddha, rangkaian perayaan Waisak 2026 di kawasan Borobudur diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta pelaku usaha lokal di Magelang dan sekitarnya.

Magelang | EnterKal – Puncak Perayaan Hari Raya Waisak 2570 Buddhis Era (B.E.) akan dipusatkan di kawasan Candi Borobudur pada Minggu (31/5/2026).

Pemerintah berharap rangkaian kegiatan Waisak tahun ini tidak hanya menghadirkan nilai spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan usaha lokal.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar usai menghadiri Puja Bakti Penerimaan Air Berkah Waisak dan Pradaksina di kawasan Candi Mendut, Sabtu (30/5/2026).

“Kalau buat saya, ini boleh dibilang, selain tentang ibadah, juga menjadi penggerak ekonomi. Dan semoga teman-teman tidak hanya datang ke candi-candi yang ada, tapi juga mendatangi toko buku, coffee shop, dan berbagai tempat menarik lainnya di Magelang dan Jogja,” ujarnya.

Dorong Pariwisata dan Hunian Lokal

Menurut Irene, berbagai perayaan dan festival berskala nasional memiliki dampak ekonomi yang nyata terhadap sektor akomodasi dan usaha masyarakat.

Ia mencontohkan tingginya permintaan kamar hotel saat momentum Waisak yang bahkan membuat sebagian pengunjung harus melakukan pemesanan jauh hari sebelumnya.

“Tahun lalu di momen Waisak memang kesulitan mencari hotel, sehingga untuk tahun ini sudah dipesan sejak tahun lalu. Itu menjadi satu hal yang happy problem. Kalau hotel kita kurang, berarti demand-nya besar,” katanya.

Irene menambahkan manfaat ekonomi tidak hanya dirasakan hotel berbintang, tetapi juga homestay, usaha kuliner, pelaku ekonomi kreatif, hingga usaha mikro yang berada di sekitar kawasan wisata.

Menurutnya, dampak ekonomi dari penyelenggaraan festival dan kegiatan budaya perlu terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

Air Berkah Simbol Kemurnian

Pada kesempatan yang sama, Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha, Nyoman Suriadarma menjelaskan bahwa rangkaian ritual Waisak tahun ini diawali dengan pengambilan Air Berkah dari Umbul Jumprit di Temanggung, Jawa Tengah.

Menurutnya, ritual tersebut merupakan tradisi tahunan yang memiliki makna mendalam dalam kehidupan spiritual umat Buddha.

“Air melambangkan satu kemurnian, simbol juga kerendahan hati. Juga, air dapat menyesuaikan dirinya di mana pun berada,” ujarnya.

Selain Air Berkah, umat Buddha sebelumnya juga telah melaksanakan ritual pengambilan Api Abadi dari Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah sebagai bagian dari prosesi menjelang puncak Waisak.

Bawa Pesan Perdamaian Dunia

Nyoman mengatakan seluruh rangkaian ibadah tahun ini mengusung tema nasional “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”.

Melalui tema tersebut, umat Buddha diajak untuk menumbuhkan nilai kasih sayang, harmoni, dan kepedulian terhadap sesama makhluk hidup.

“Waisak ini diharapkan dapat memberikan getaran atau vibrasi kedamaian ke segenap penjuru alam dan membawa berkah, damai dan harmoni bagi Indonesia, seluruh kehidupan dan dunia,” katanya.

Puncak perayaan Waisak di Borobudur diperkirakan akan dihadiri ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Selain menjadi agenda keagamaan terbesar umat Buddha di Indonesia, perayaan tersebut juga menjadi salah satu daya tarik wisata spiritual yang berkontribusi terhadap perekonomian daerah. (bimasbuddha.kemenag.go.id-Red)

PUPR Palangka Raya Percepat Penanganan Jalan Lele, Sisa 200 Meter Dituntaskan Tahun Ini

Dinas PUPR Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya mempercepat penyelesaian ruas Jalan Lele yang masih menyisakan sekitar 200 meter segmen belum rampung. Penanganan dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, terutama setelah terjadinya kecelakaan di kawasan tersebut.

Dinas Perikanan Kota Palangka Raya Kembangkan Inovasi Keramba Jaring Apung Tingkatkan Produktivitas

“Kami memanfaatkan media danau yang tidak langsung menuju sungai, sehingga kondisi airnya lebih stabil dan mendukung pertumbuhan ikan. Ini menjadi salah satu keunggulan dalam pengembangan keramba jaring apung"

Disdik Palangka Raya Atur Pembelajaran Ramadan, Perkuat Budi Pekerti dan Ibadah

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, menyatakan pihaknya telah menetapkan pengaturan pembelajaran selama Ramadan 1447 Hijriah bagi satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Pemko Palangka Raya Percepat Digitalisasi Transaksi Daerah, Wali Kota Dorong Optimalisasi KKPD

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam mempercepat penerapan digitalisasi transaksi di lingkungan pemerintahan daerah.

Kemkomdigi Buka Blokir Grok AI, Berlaku Bersyarat

“Normalisasi ini dilakukan secara bersyarat dan di bawah pengawasan ketat. Komitmen tersebut menjadi dasar evaluasi, bukan akhir dari proses pengawasan”

DPR Minta Restorasi Ekologis Bekas Lahan Pertambangan Harus Jadi Prioritas Nasional

“Restorasi ekologis bukan sekadar menutup lubang bekas tambang atau menanam pohon. Yang kita butuhkan adalah pemulihan fungsi ekologis, air, tanah, vegetasi, dan keanekaragaman hayati yang benar-benar hidup kembali”

BGN Klarifikasi Motor Listrik Rp42 Juta untuk Program MBG, Lebih Rendah Dari Harga Pasar

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pengadaan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibeli dengan harga Rp42 juta per unit, lebih rendah dari harga pasar.

Wagub Kalsel Hasnuryadi Gelar Open House Lebaran Hari Kedua, Dihadiri Kepala Daerah hingga Tokoh Masyarakat

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman bersama istri, Ketua BKOW Kalsel Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi, menggelar silaturahmi Idul Fitri 2 Syawal 1447 Hijriah di kediaman keluarga, Jalan Kampung Melayu Darat, Kota Banjarmasin, Minggu (22/3/2026).

Festival Handep Lewu Dorong Wisata Budaya Kereng Bangkirai Berkelanjutan

Festival Handep Lewu menjadi bagian program PPK Ormawa UPR untuk mengembangkan wisata budaya berbasis potensi lokal, dengan kolaborasi mahasiswa dan masyarakat sebagai fondasi penguatan ekonomi berkelanjutan di Kereng Bangkirai.

Pemkot Palangka Raya Ajukan Empat Raperda Baru, Prioritaskan Pengendalian Karhutla dan Air Limbah

“Dari peraturan lama, yakni Perda Nomor 7 Tahun 2003, dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini, sehingga perlu dicabut dan diganti dengan aturan baru yang lebih komprehensif”

Popular Articles