spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

BKAD Sosialisasikan Analisis Standar Belanja untuk Tingkatkan Efisiensi Anggaran

Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong peningkatan kualitas perencanaan dan penganggaran daerah melalui penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) sebagai instrumen untuk memastikan setiap program dan kegiatan disusun secara rasional, terukur, dan akuntabel.

Palangka Raya | EnterKal – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Palangka Raya menggelar Sosialisasi Analisis Standar Belanja (ASB) Fisik dan Nonfisik di Aula Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta yang merupakan perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya dan menghadirkan narasumber dari Institut Teknologi dan Sains (ITS) Malang Raya.

Kepala BKAD Kota Palangka Raya, Andri Permana, mengatakan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman perangkat daerah terkait penerapan Analisis Standar Belanja sebagai instrumen untuk menilai kewajaran biaya dalam setiap program dan kegiatan pemerintahan.

ASB Jadi Acuan Penyusunan Anggaran

Menurut Andri, ASB merupakan salah satu komponen penting dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah karena menjadi pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) perangkat daerah.

Melalui penerapan ASB, setiap program dan kegiatan dapat dirancang berdasarkan kebutuhan yang terukur sehingga penggunaan anggaran menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

“Melalui penerapan ASB, setiap program dan kegiatan dapat disusun berdasarkan kebutuhan yang terukur dan rasional. Dengan demikian, anggaran yang dialokasikan dapat digunakan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penganggaran yang baik harus mampu mencerminkan kebutuhan riil pembangunan sekaligus menghindari pemborosan anggaran.

Dorong Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Andri menjelaskan penyesuaian standar belanja yang dilakukan secara sistematis akan membantu perangkat daerah menyusun program pembangunan yang lebih berkualitas.

Selain itu, penerapan ASB juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Menurutnya, standar belanja yang jelas akan memudahkan proses evaluasi dan pengawasan terhadap penggunaan anggaran pemerintah daerah.

Dengan demikian, setiap belanja yang direncanakan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tingkatkan Efisiensi Program Pembangunan

BKAD berharap sosialisasi tersebut mampu meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah mengenai pentingnya efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan pendapatan maupun belanja daerah.

Hal ini dinilai penting, terutama untuk kegiatan fisik yang membutuhkan perencanaan anggaran secara cermat dan berbasis kebutuhan.

“Pada akhirnya, hasil dan capaian program yang disusun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik yang transparan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” katanya.

Menurut Andri, kualitas perencanaan yang baik akan berpengaruh langsung terhadap keberhasilan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik.

Wujudkan Kesamaan Persepsi

Andri berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat menjadi pedoman bersama bagi seluruh perangkat daerah dalam menyelenggarakan pengelolaan keuangan yang profesional dan sesuai regulasi.

Ia juga menekankan pentingnya kesamaan persepsi dalam penyusunan anggaran agar pelaksanaan program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan terukur.

“Semoga melalui sosialisasi ini tercipta kesamaan persepsi dan pemahaman dalam penyusunan anggaran, sehingga pengelolaan keuangan daerah di Kota Palangka Raya dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap kualitas perencanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah terus meningkat guna mendukung pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat. (Red)

Doli Tandjung Minta Negara Jamin Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

“Negara harus memberikan penghargaan yang tinggi kepada para almarhum yang gugur dalam tugas. Selain itu, pemerintah harus menjamin masa depan anak-anak korban—terkhusus pendidikannya”

Menteri P2MI Mukhtarudin Pimpin Rapat Perdana, Soroti Penyerapan Anggaran dan Penguatan Pelindungan PMI

“Di sisa waktu di tahun 2025 ini, perlu adanya penguatan dan peningkatan penyerapan anggaran. Segera persiapkan program dan kegiatan yang akan dilakukan. Pastikan bukan hanya untuk menyerap anggaran, tetapi betul-betul yang bisa menunjang capaian dan target kementerian”

Polisi Koordinasi dengan Imigrasi dan Kedubes Irak Terkait Tersangka Pembunuhan Dwintha Anggary

Kepolisian akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi dan Kedutaan Besar Irak terkait penanganan kasus pembunuhan Dwintha Anggary, cucu almarhumah Mpok Nori. Tersangka dalam kasus ini, Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad, diketahui merupakan warga negara Irak.

Menteri P2MI Ucapkan Selamat Milad ke-79 HMI

“HMI memiliki sejarah panjang dalam mencetak pemikir dan pemimpin bangsa yang mampu menjaga keseimbangan antara nilai keislaman dan keindonesiaan”

Menteri P2MI Mukhtarudin Terima Dubes Qatar, Dorong Penempatan Pekerja Migran Indonesia Terampil di Sektor Strategis

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, H.E. Dr. Sultan Bin Mubarak Saad Al-Dosari, di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026).

Wali Kota Fairid Naparin Resmikan Destinasi Wisata Hutan Pantung

“Pengembangan Hutan Pantung tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan sektor pariwisata, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan konservasi lingkungan.

Wali Kota Fairid Dorong ASN Palangka Raya Tingkatkan Profesionalisme Lewat Program ProASN

“Profiling ASN menjadi sarana untuk memetakan potensi, kompetensi, dan kualifikasi pegawai, agar setiap ASN bisa ditempatkan sesuai kemampuan dan pengalamannya”

Pemkot Palangka Raya Paparkan Konsep Waterfront City ke KSP

“Program waterfront city ini mencakup wilayah Pahandut, Pelabuhan Rambang, Flamboyan, hingga Puntun"

PUPR Palangka Raya Percepat Penanganan Jalan Lele, Sisa 200 Meter Dituntaskan Tahun Ini

Dinas PUPR Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya mempercepat penyelesaian ruas Jalan Lele yang masih menyisakan sekitar 200 meter segmen belum rampung. Penanganan dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, terutama setelah terjadinya kecelakaan di kawasan tersebut.

Pemkot Palangka Raya Ajukan Empat Raperda Baru, Prioritaskan Pengendalian Karhutla dan Air Limbah

“Dari peraturan lama, yakni Perda Nomor 7 Tahun 2003, dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini, sehingga perlu dicabut dan diganti dengan aturan baru yang lebih komprehensif”

Popular Articles