spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemprov Kalteng Evaluasi KHBS, 40 Persen Penerima Tak Layak

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus membenahi program strategis daerah, termasuk bantuan sosial Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Hasil evaluasi menunjukkan sekitar 40 persen penerima program tersebut dinilai tidak tepat sasaran.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kalteng, Rangga Lesmana, mengungkapkan temuan tersebut dalam pertemuan rutin bersama insan pers dan Gubernur di Istana Isen Mulang, Jumat (17/4/2026).

“Kurang lebih 40 persen penerima Kartu Huma Betang Sejahtera dinyatakan tidak layak setelah dilakukan verifikasi dan validasi data,” ujarnya.

Instruksi Verifikasi Ulang

Menindaklanjuti temuan itu, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan verifikasi ulang secara ketat.

Rangga menegaskan, evaluasi ini menjadi momentum penting untuk memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Kuota Akan Ditambah

Meski dilakukan pembersihan data penerima, pemerintah provinsi berencana menambah kuota program KHBS agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Gubernur berencana menambah kuota agar manfaat program ini bisa dirasakan masyarakat yang memang berhak,” katanya.

Namun, penambahan tersebut akan dibarengi dengan perbaikan data agar penyaluran ke depan lebih tepat sasaran.

Ajak Media Kawal Program

Selain itu, Rangga juga mengajak insan pers untuk turut mengawal dan memberi masukan terhadap berbagai program strategis daerah.

“Mari kita manfaatkan momentum ini untuk berdiskusi dan memberikan solusi atas permasalahan di Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (Red)

Menteri P2MI Ucapkan Selamat Milad ke-79 HMI

“HMI memiliki sejarah panjang dalam mencetak pemikir dan pemimpin bangsa yang mampu menjaga keseimbangan antara nilai keislaman dan keindonesiaan”

Menteri P2MI Tegaskan Arahan Presiden Prabowo: Program Vokasi Migran Masif Mulai 2026

“Ini untuk memastikan Indonesia memasuki era penempatan pekerja migran berbasis keterampilan menengah dan tinggi. Fokus kita bukan lagi kuantitas, melainkan kualitas"

Fairid Hadiri Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih, Kalteng Ditarget 966 Unit

Program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih disebut menjadi langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat di daerah

Lomba “Nyama Unik” Palangka Raya, Tradisi Berburu Dayak Dikemas Jadi Perlombaan

Lomba menangkap anak babi dengan mata tertutup menjadi hiburan sekaligus ruang mengenalkan tradisi berburu masyarakat Dayak Dusmala-Tebama kepada generasi muda dan masyarakat luas.

Palangka Raya Perkuat Budaya Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan inovasi tidak sekadar mengejar penghargaan, tetapi menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas pemerintahan, dan kesejahteraan masyarakat.

DPP Golkar Resmi Tunda Musda XI Golkar Kalteng, Jadwal Baru Menunggu Penetapan

“Insya Allah dijadwalkan ulang. Karena beliau kan Menteri, ya ada kesibukan. Kadang jadwalnya padat di akhir pekan”

Fairid Naparin Tinjau SPBU, Antrean BBM di Palangka Raya Mulai Normal

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bersama jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palangka Raya, Sabtu (9/5/2026).

Prabowo: Beda Politik Jangan Rusak Citra Bangsa

“Ada tuduhan untuk menjelekkan kita sebagai bangsa. Jadi begini, kalau saudara tidak suka dengan dua atau tiga orang, jangan merusak seluruh bangsa"

Santuni Anak Yatim di 10 Muharam, Pemkab Seruyan dan Majelis Darul Ihsan Pererat Kepedulian Sosial

“Kita hadir di sini bukan hanya untuk berbagi, tetapi juga untuk mempererat ukhuwah islamiyah serta menunjukkan kepedulian kepada anak-anak yatim. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi kita semua"

Achmad Zaini Tekankan Pentingnya Produk Hukum dan Usulkan Tiga Raperda Baru

“Setiap rangkaian pembentukan Perda membutuhkan persiapan matang dan mendalam. Ini meliputi pemahaman terhadap materi muatan yang akan diatur, serta kemampuan menuangkannya dalam bahasa yang sistematis, jelas, dan tetap ringkas sesuai kaidah bahasa Indonesia”

Popular Articles