spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemko Palangka Raya Libatkan Dinsos, Dinkes, dan Disdik dalam Perang Narkoba

Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan pendekatan yang lebih terintegrasi dalam penanggulangan narkoba dengan memperkuat peran Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan sebagai garda terdepan pencegahan, rehabilitasi, dan edukasi masyarakat.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya terus mematangkan strategi dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayahnya.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial dan membutuhkan sinergi yang kuat lintas sektor.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Palangka Raya menetapkan tiga perangkat daerah yang akan memegang peran sentral dalam upaya pencegahan dan penanganan narkoba, yakni Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan.

Tiga Dinas Jadi Ujung Tombak

Menurut Achmad Zaini, ketiga perangkat daerah tersebut memiliki keterkaitan strategis dalam membangun sistem perlindungan masyarakat dari ancaman narkoba.

Dinas Pendidikan berperan memperkuat edukasi dan pengawasan di lingkungan sekolah, Dinas Kesehatan bertanggung jawab pada aspek layanan kesehatan dan rehabilitasi medis, sedangkan Dinas Sosial fokus pada rehabilitasi sosial dan penguatan ketahanan keluarga.

“Penguatan peran ketiga dinas ini menjadi langkah konkret agar penanggulangan narkoba tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada aspek preventif dan rehabilitatif,” katanya, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, pendekatan tersebut diperlukan agar upaya pemberantasan narkoba tidak hanya menyasar pelaku, tetapi juga mampu mencegah munculnya korban baru.

Ancaman Narkoba Kian Masif

Achmad Zaini menilai penyalahgunaan narkoba saat ini semakin kompleks karena telah menyasar berbagai kelompok usia dan lapisan masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah tidak ingin penanganan narkoba hanya bertumpu pada aparat penegak hukum, tetapi juga melibatkan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.

“Kita tidak bisa lagi menggunakan cara-cara biasa. Tiga PD ini akan mengambil peran penting dan berada di garda terdepan dalam upaya perang melawan narkoba di Palangka Raya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus aktif mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya masing-masing untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dari ancaman narkotika.

Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan Rehabilitasi Sosial

Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan diminta memperkuat pengawasan di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan edukasi mengenai bahaya narkoba kepada peserta didik.

Sementara itu, Dinas Kesehatan diinstruksikan mengoptimalkan pelayanan kesehatan dasar serta memperkuat program rehabilitasi medis bagi masyarakat yang mengalami ketergantungan narkotika.

Adapun Dinas Sosial akan berfokus pada rehabilitasi sosial, pendampingan korban penyalahgunaan narkoba, serta penguatan ketahanan keluarga sebagai benteng pertama pencegahan.

Pemerintah berharap sinergi ketiga sektor tersebut mampu menciptakan pendekatan yang lebih komprehensif dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di Kota Palangka Raya.

Program Terintegrasi Hingga Tingkat Kelurahan

Achmad Zaini juga mengingatkan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada komitmen masing-masing kepala perangkat daerah dalam menerjemahkan kebijakan menjadi aksi nyata di lapangan.

Ia mendorong ketiga dinas segera menyusun program kerja bersama yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Selain itu, sosialisasi bahaya narkoba diharapkan dapat diperluas hingga tingkat kelurahan dan rukun tetangga guna meningkatkan kesadaran masyarakat secara menyeluruh.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap upaya pencegahan, penanganan, dan rehabilitasi penyalahgunaan narkoba dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Red)

BRI Salurkan Rp718,7 Triliun Social Loans hingga 2025, Perkuat Inklusi Keuangan Nasional

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memantapkan perannya sebagai salah satu pilar utama dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Hingga Desember 2025, BRI tercatat telah menyalurkan portofolio pinjaman sosial (social loans) sebesar Rp718,7 triliun.

RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Laksanakan Operasi Ortopedi Perdana

RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun mencatatkan capaian baru dengan berhasil melaksanakan operasi ortopedi perdana sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan spesialistik, Rabu (22/4/2026).

Ketua DPRD Palangka Raya: Perencanaan 2027 Harus Akomodasi Musrenbang dan Pokir DPRD

“Pertama, aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota”

S1F Unggul di Quick Count Pilbup Barito Utara, Selisih 3.376 Suara

“Keunggulan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari kepercayaan publik terhadap visi dan program kami. Ini adalah amanah yang akan kami jaga dengan integritas tinggi”

Pemkot Palangka Raya Hadiri Pelantikan Pj Bupati Barito Utara

“Kehadiran kami sebagai bagian dari Pemerintah Kota Palangka Raya adalah bentuk dukungan untuk memperkuat koordinasi antarwilayah dan menyelaraskan semangat pembangunan Kalimantan Tengah yang berkelanjutan”

Pemkot Palangka Raya Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

Palangka Raya -Pemerintah Kota Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya...

Pemkot Tekankan Etika dan Integritas bagi PPPK Baru Tahun 2024

“PPPK harus menunjukkan kinerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik, bukan sekadar formalitas jabatan”

KPPU Nyatakan 97 Perusahaan Pinjol Bersalah Kartel Bunga, Denda Capai Rp755 Miliar

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan sebanyak 97 perusahaan fintech peer-to-peer lending (pinjol) di Indonesia terbukti bersalah dalam perkara kartel bunga. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang Majelis Komisi pada Kamis (26/3/2026).

Pemprov Kalteng Gelar Dialog Huma Betang: Perkuat Karakter Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

“Anak-anak muda perlu dibentengi dengan kecerdasan emosional dan intelektual agar mampu menangkal pengaruh negatif seperti radikalisme, narkoba, perjudian daring, pinjaman ilegal, dan konten pornografi yang semakin marak di era digital saat ini"

Wagub Kalsel Dorong Transformasi Ekonomi, Kurangi Ketergantungan Sektor Tambang

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menegaskan pentingnya transformasi ekonomi daerah agar tidak terus bergantung pada sektor ekstraktif, khususnya pertambangan. Hal tersebut disampaikan melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, dalam kegiatan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Senin (23/2/2026).

Popular Articles