Palangka Raya | EnterKal – Menjelang Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya, Wali Kota Fairid Naparin melakukan anjangsana ke dua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), yakni LKSA Budi Mulya di Jalan RTA Milono dan LKSA El Ministry di Jalan Junjung Buih, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol penyaluran bantuan sosial kepada seluruh LKSA di Kota Palangka Raya sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari jadi kota.
Anjangsana yang turut diikuti kepala perangkat daerah, camat, dan lurah se-Kota Palangka Raya itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kepedulian terhadap anak-anak yang berada dalam pengasuhan lembaga sosial.
Hari Jadi Diisi Aksi Sosial
Fairid menegaskan, peringatan Hari Jadi Kota Palangka Raya tidak semata diisi kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Anjangsana ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Jadi Kota Palangka Raya. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah selalu hadir untuk masyarakat, termasuk anak-anak di panti asuhan,” ujarnya.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak-anak merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang harus terus diperkuat.
Dorong Anak Tetap Raih Cita-cita
Dalam kesempatan tersebut, Fairid memberikan motivasi kepada anak-anak penghuni panti agar tetap semangat menempuh pendidikan, rajin beribadah, serta tidak menyerah menghadapi keterbatasan.
“Teruslah belajar, rajin beribadah, hormati para pengasuh dan guru. Jangan pernah berhenti bercita-cita karena keterbatasan bukan penghalang untuk meraih masa depan,” pesannya.
Ia juga menegaskan Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus membuka akses berbagai program yang berpihak kepada anak-anak, termasuk peluang memperoleh beasiswa bagi anak dari keluarga kurang mampu melalui koordinasi dengan berbagai pihak.
Seluruh LKSA Mendapat Bantuan
Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya menyerahkan bantuan berupa paket sembako, perlengkapan mandi, pakaian layak pakai, perlengkapan sekolah, susu, makanan ringan, serta berbagai kebutuhan lainnya. Selain itu, bantuan operasional juga disalurkan kepada kedua LKSA yang menjadi lokasi seremoni.
Fairid memastikan bantuan sosial dalam rangka Hari Jadi Kota Palangka Raya tidak hanya diberikan kepada dua panti yang dikunjungi, melainkan kepada seluruh LKSA sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
“Hari ini dua panti asuhan menjadi lokasi seremoni. Namun bantuan tetap diberikan kepada seluruh LKSA sesuai mekanisme yang berlaku. Kami juga tidak membedakan latar belakang suku maupun agama, karena yang terpenting adalah kepedulian kepada anak-anak yang membutuhkan,” tegasnya.
Pemerintah Kota Palangka Raya berharap program tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam momentum Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya.
Anjangsana dan penyaluran bantuan kepada seluruh LKSA menunjukkan bahwa peringatan Hari Jadi Kota Palangka Raya tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun kota yang inklusif dengan memastikan anak-anak yang membutuhkan tetap memperoleh perhatian dan dukungan. (Red)





