spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

PUPR Palangka Raya Percepat Penanganan Jalan Lele, Sisa 200 Meter Dituntaskan Tahun Ini

Dinas PUPR Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya mempercepat penyelesaian ruas Jalan Lele yang masih menyisakan sekitar 200 meter segmen belum rampung. Penanganan dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, terutama setelah terjadinya kecelakaan di kawasan tersebut.

Palangka Raya | EnterKal – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya memastikan akan mempercepat penanganan ruas Jalan Lele yang hingga kini masih menyisakan segmen jalan yang belum selesai dilebarkan dan diaspal.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat menggunakan fasilitas jalan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya, Fahrial Anchar, mengatakan pihaknya memberikan perhatian serius terhadap kondisi ruas Jalan Lele, terutama setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang diduga turut dipengaruhi oleh kondisi infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya tertangani.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat berkendara dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, penanganan pada ruas Jalan Lele menjadi salah satu perhatian kami agar potensi bahaya bagi pengguna jalan dapat diminimalkan,” ujar Fahrial, Senin (15/6/2026).

Masih Tersisa Segmen 200 Meter

Fahrial menjelaskan, pada tahun 2024 pihaknya telah melaksanakan pekerjaan peningkatan jalan di kawasan tersebut. Namun, masih terdapat sekitar 200 meter ruas jalan yang belum dapat diselesaikan, khususnya pada pekerjaan pelebaran jalan.

Menurutnya, penyelesaian pekerjaan dilakukan secara bertahap karena pada saat yang sama masih terdapat pekerjaan lain yang dikerjakan oleh instansi terkait di kawasan tersebut.

“Masih ada sekitar 200 meter segmen jalan yang tersisa dan belum dapat diselesaikan pada tahun lalu. Setelah pekerjaan yang dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai selesai, maka kami merencanakan penyelesaian sisa pelebaran jalan tersebut pada tahun ini,” jelasnya.

Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan

Fahrial mengakui pada lokasi kecelakaan, kondisi jalan memang belum sepenuhnya mengalami pelebaran. Selain itu, masih terdapat perbedaan elevasi antara badan jalan dan bahu jalan yang berpotensi memengaruhi keselamatan pengguna jalan.

Karena itu, penyelesaian pekerjaan menjadi penting untuk mengurangi potensi risiko kecelakaan serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Pemerintah Kota Palangka Raya, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan mendukung pertumbuhan kawasan perkotaan.

Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Di tengah proses penyelesaian pekerjaan yang direncanakan berlangsung tahun ini, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi ruas Jalan Lele, khususnya pada titik-titik yang masih dalam tahap penanganan.

Fahrial juga berharap masyarakat dapat mendukung proses pembangunan yang sedang berjalan demi terwujudnya infrastruktur yang lebih aman dan nyaman.

“Kami berharap dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama. Semoga program peningkatan jalan dapat memberikan manfaat nyata bagi kenyamanan, keamanan, dan kelancaran mobilitas warga Kota Palangka Raya,” tutupnya. (Red)

Majelis Ulama Indonesia Kalsel Gelar Musda XI, Gubernur Tekankan Peran Strategis Ulama

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan di Pendopo Bupati Hulu Sungai Selatan, Jumat (13/2/2026) malam. Pembukaan ditandai dengan pemukulan rebana oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin, yang mewakili gubernur.

Fairid Imbau Warga Perbarui Sertifikat Tanah Lama

“Kita perlu mengimbau masyarakat pemilik sertifikat tanah lama agar segera melakukan proses pembaruan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. Pembaruan tersebut akan membantu pemerintah memperjelas status penggunaan lahan dan menata ulang data yang selama ini belum sepenuhnya terdokumentasi secara akurat”

KP2MI dan Prefektur Miyazaki Perkuat Penempatan PMI Terampil

Kerja sama diarahkan pada sektor formal seperti manufaktur, caregiver, pertanian, dan perhotelan di Jepang

Rupiah Melemah ke Rp17.305 per Dolar AS, Airlangga: Kita Monitor

Nilai tukar rupiah melemah 0,76 persen ke level Rp17.305 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/4/2026) pukul 09.40 WIB, di tengah tekanan global dan pelemahan mayoritas mata uang kawasan.

Pemko Gelar Operasi Gabungan Tertib Pajak Kendaraan

“Untuk target PAD seluruh objek pajak di Kota Palangka Raya pada 2026 ini sebesar Rp275 miliar"

TP PKK Palangka Raya Panen Melon Premium di Eduwisata Borneo Hidroponik, Dorong Peran Milenial dalam Ketahanan Pangan

"Ini bukti bahwa anak-anak muda kita mampu menjadikan pertanian sebagai sektor yang menarik, produktif, dan bernilai ekonomi"

Kebakaran di Jalan Mendawai Palangka Raya Tewaskan Dua Balita

Kebakaran di Jalan Mendawai I menewaskan dua balita berusia 2 dan 4 tahun setelah api cepat membesar saat ibu mereka berusaha menyelamatkan ketiga anaknya.

Festival Babukung 2025 Dibuka Meriah, Tradisi Potong Pantan Sambut Tamu Kehormatan di Lamandau

“Potong pantan ini bukan hanya bentuk penghormatan, tapi juga cara kami memperkenalkan kekayaan budaya dan adat istiadat Lamandau. Banyak tamu yang justru makin terpikat setelah menyaksikan langsung tradisi ini"

Bapenda Palangka Raya Buka Layanan PBB-P2 2026, Pembayaran Kini Cukup Gunakan NOP Tahun Sebelumnya

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali membuka loket pelayanan penerimaan berkas Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Layanan ini dibuka untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak tahun 2026.

Observatorium Bosscha Amati Okultasi Asteroid Strenua, Fenomena “Gerhana Bintang” Terjadi 26 April 2026

Observatorium Bosscha akan mengamati fenomena langit langka berupa okultasi asteroid (1201) Strenua pada Minggu (26/4/2026), yang dikenal sebagai “gerhana bintang”.

Popular Articles