spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemprov Kalteng Dorong Pemerataan Kompetensi Tenaga Kesehatan Melalui Pelatihan BTCLS

Palangka Raya | EnterKal — Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, secara resmi membuka kegiatan Ceremonial Sastra Citra Abadi (SCA) Borneo Education di Luwansa Hotel Palangka Raya, Kamis (12/2/2026). Kegiatan tersebut difokuskan pada peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di daerah.

Dalam sambutannya, Hamka menyampaikan apresiasi atas inisiatif SCA Borneo Education menghadirkan pelatihan bagi tenaga kesehatan di Kalimantan Tengah.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Inisiatif ini penting untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di daerah,” tutur Hamka.

Ia menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia di sektor kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang strategis bagi pembangunan daerah.

“Tenaga kesehatan yang kompeten, berintegritas, dan berdaya saing akan menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Hamka.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan fasilitas pelayanan kesehatan menjadi hal mutlak untuk memastikan pendidikan, pelatihan, dan praktik pelayanan kesehatan selaras dengan kebutuhan nyata di lapangan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendukung setiap upaya dan inovasi yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan demi terciptanya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera di Bumi Tambun Bungai,” pungkas Hamka.

Sementara itu, Ketua SCA Borneo Education, Sastra, menyampaikan lembaganya resmi berdiri di Kalimantan Tengah pada 15 Desember 2025 sebagai komitmen menghadirkan pemerataan akses pelatihan tenaga kesehatan.

“Meski baru berdiri secara resmi di Kalimantan Tengah, kami telah aktif menyelenggarakan berbagai pelatihan, webinar, dan workshop sejak 2016,” jelas Sastra.

Ia menjelaskan bahwa selama ini banyak tenaga kesehatan dari daerah harus mengikuti pelatihan di Pulau Jawa untuk meningkatkan kompetensi.

“Selama ini, untuk mengikuti kegiatan atau kompetensi tertentu banyak tenaga kesehatan dari daerah harus pergi ke Jawa. Oleh karena itu, kami hadir dengan program layanan langsung ke daerah agar sumber daya manusia kesehatan di daerah dapat memperoleh pemerataan kompetensi,” ujar Sastra.

Pada kegiatan tersebut, SCA Borneo Education menyelenggarakan pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) selama tiga hari, 12–14 Februari 2026, bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat.

“Kompetensi kegawatdaruratan seperti BTCLS menjadi kemampuan dasar yang penting, karena situasi emergency dapat terjadi tidak hanya di rumah sakit, tetapi juga di luar fasilitas pelayanan kesehatan,” ungkap Sastra.

Ia berharap peningkatan kompetensi tersebut mampu mendukung optimalisasi pelayanan kesehatan di daerah.

“Kita tidak bisa tertinggal dari teknologi, tetapi harus mampu mengikuti perkembangan tersebut agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” imbuh Sastra.

Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan kerja sama pendidikan dan pelatihan kesehatan di Kalimantan Tengah, seiring kebutuhan peningkatan kualitas layanan kesehatan yang berkelanjutan. (AW-Red)

Gubernur Agustiar Sabran Ajak Guru Kalteng Terus Berinovasi pada Peringatan Hari Guru Nasional 2025

“Guru adalah fondasi kemajuan bangsa. Tanpa guru yang berdedikasi, pendidikan tidak akan berkembang"

DLH Bartim Klarifikasi Pengawalan Perusahaan Saat Kunjungan Wabup ke Tambang

“Kronologinya sudah kami komunikasikan sejak awal Januari dengan Komisi III DPRD. Namun karena jadwal yang padat, akhirnya disepakati kunjungan lapangan dilakukan pada 30 Januari”

Anggota MPR RI FPKS Sosialisasikan 4 Pilar di Palangka Raya, Tekankan Penguatan Wawasan Kebangsaan

Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), H. Alifudin, SE, MM, melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Ballroom Hotel Luwansa, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang merupakan anggota PKS Kota Palangka Raya.

Pemko Palangka Raya Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H

Pemerintah Kota Palangka Raya resmi menetapkan penyesuaian jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Ramadan 1447 Hijriah/2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Nomor 863/39/BKPSDM.PK2PA.02/11/2026 tertanggal 12 Februari 2026.

KP2MI Peringati Hari Migran Internasional 2025, Luncurkan Delapan Strategi Baru

“Satu cahaya melambangkan harapan yang tetap menyala di tengah krisis, sementara ribuan kisah mencerminkan ketangguhan pekerja migran dan masyarakat terdampak"

Cahaya MoM-z14 Dihasilkan Bintang Supermasif, Bukan Lubang Hitam

Salah satu temuan paling memukau dari galaksi MoM-z14 adalah...

Pemuda Muhammadiyah Kalteng Gelar Baitul Arqam Madya 2026

Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah (PWPM Kalteng) akan menggelar Baitul Arqam Madya (BAM) Tahun 2026 sebagai bagian dari proses perkaderan formal tingkat menengah.

Achmad Zaini: KRB dan IKD Jadi Fondasi Palangka Raya Tangguh Bencana

Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan penyusunan Kajian Risiko Bencana dan pengukuran Indeks Ketahanan Daerah menjadi instrumen strategis untuk memperkuat pembangunan berkelanjutan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta membangun budaya sadar risiko di tengah berbagai ancaman bencana.

DPR Minta Restorasi Ekologis Bekas Lahan Pertambangan Harus Jadi Prioritas Nasional

“Restorasi ekologis bukan sekadar menutup lubang bekas tambang atau menanam pohon. Yang kita butuhkan adalah pemulihan fungsi ekologis, air, tanah, vegetasi, dan keanekaragaman hayati yang benar-benar hidup kembali”

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Janji Jaga APBN dan Defisit di Bawah 3 Persen

Dilantik menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara mendapat mandat menjaga kredibilitas APBN, mendukung program prioritas pemerintah, dan mempertahankan defisit di bawah 3 persen PDB.

Popular Articles