spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Cakupan JKN Tembus 100,18 Persen, Kalteng Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

Jakarta | EnterKal – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali meraih pengakuan nasional di sektor kesehatan dengan memboyong Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya dalam ajang yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1/2026).

Penghargaan tersebut diberikan atas capaian cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dinilai konsisten, inklusif, dan berkelanjutan.

Penghargaan diterima Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, dan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.

Cakupan 100,18 Persen, Keaktifan 85,24 Persen

Hingga 31 Desember 2025, cakupan kepesertaan JKN di Kalimantan Tengah tercatat mencapai 100,18 persen. Angka ini menunjukkan seluruh penduduk, termasuk bayi baru lahir, telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Dari jumlah tersebut, tingkat keaktifan peserta mencapai 85,24 persen.

Kategori Madya dalam UHC Award mensyaratkan:

  • Cakupan kepesertaan di atas 95 persen
  • Tingkat keaktifan minimal 85 persen per bulan
  • Kontribusi pemerintah daerah melalui pembayaran iuran tambahan bagi PBI sedikitnya 18 persen dari total penduduk

Secara fiskal, Pemprov Kalteng bersama pemerintah pusat berbagi tanggung jawab pembiayaan iuran bagi 603.075 jiwa peserta PBI. Selain itu, pemerintah provinsi juga menanggung secara mandiri iuran bagi 48.631 jiwa peserta PBI PBPU dan BP.

Suyuti Syamsul menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi lintas tingkatan pemerintahan.

“Ini bukan hal yang mudah karena membutuhkan konsistensi pembayaran iuran, baik oleh peserta mandiri maupun pemerintah daerah. Namun, hal ini menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap perlindungan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

UHC Bukan Sekadar Angka

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar berharap daerah kategori Madya dapat meningkat menjadi kategori Utama pada tahun berikutnya.

“Tahun depan, daerah dengan kategori Madya harus naik menjadi Utama. Sementara daerah yang sudah Utama diharapkan fokus meningkatkan kualitas layanan kesehatannya,” ujarnya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan menekankan bahwa UHC bukan sekadar capaian administratif.

“Universal Health Coverage bukan sekadar angka kepesertaan, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan warganya,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya K. Hindro Kusumo menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah.

“Kami juga mendorong kabupaten/kota yang belum UHC untuk meningkatkan cakupan peserta hingga 100% maupun keaktifan peserta di atas 80% di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Tantangan Ke Depan: Keberlanjutan dan Kualitas Layanan

Penilaian UHC Award dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan cakupan kepesertaan, tingkat keaktifan, kepatuhan pembayaran iuran hingga September 2025, serta kontribusi pemerintah daerah terhadap segmen peserta bukan penerima upah.

Secara substantif, capaian UHC Kalteng menunjukkan penguatan jaring pengaman sosial di sektor kesehatan. Namun, tantangan berikutnya bukan lagi semata memperluas cakupan, melainkan menjaga keberlanjutan fiskal serta meningkatkan kualitas layanan fasilitas kesehatan agar sejalan dengan peningkatan kepesertaan.

Penyelenggaraan UHC Award 2026 juga selaras dengan Tujuan Ketiga Sustainable Development Goals (SDGs), yakni menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua usia.

Dengan cakupan di atas 100 persen dan tingkat keaktifan yang memenuhi ambang nasional, Kalimantan Tengah kini berada pada fase konsolidasi menuju peningkatan kualitas layanan kesehatan yang lebih merata dan berdaya tahan jangka panjang. (Red)

Achmad Zaini: Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Palangka Raya

Wakil Wali Kota Palangka Raya menegaskan data Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, sekaligus referensi bagi investor dalam membaca potensi ekonomi daerah.

100 Hari Wiyatno–Dodo: Transmigrasi Lokal dan Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas

“Transmigrasi lokal ini bukan sekadar perpindahan penduduk, tetapi bagian dari pembangunan wilayah terpadu yang melibatkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan”

Harga BBM Pertamina Resmi Turun per 1 Juni 2025, Ini Daftar Lengkap untuk Wilayah Kalimantan

Penurunan harga BBM ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Kalimantan.

Fairid Naparin Pastikan Bantuan dan Layanan bagi Korban Kebakaran Jalan Murjani Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar korban kebakaran, mulai dari bantuan logistik, layanan kesehatan, administrasi kependudukan, hingga bantuan stimulan sesuai tingkat kerusakan rumah.

Fairid Naparin Buka Workshop Penanggulangan Karhutla: Risiko Bencana Harus Dikelola Secara Kolektif

“Oleh sebab itu, perlu dipahami lagi pentingnya pengelolaan risiko bencana yang efektif dan kolaboratif”

Fairid Naparin Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Palangka Raya

Palangka Raya | EnterKal — Pemerintah Kota (Pemko) Palangka...

Pemkab Seruyan Sambut Kepulangan Jamaah Haji Tahun 2025

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya menyampaikan selamat kembali ke tanah air kepada para jamaah haji. Semoga ibadah yang telah ditunaikan menjadi haji yang mabrur serta memberi inspirasi di tengah masyarakat”

Pemprov Kalteng Evaluasi KHBS, 40 Persen Penerima Tak Layak

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus membenahi program strategis daerah, termasuk bantuan sosial Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Hasil evaluasi menunjukkan sekitar 40 persen penerima program tersebut dinilai tidak tepat sasaran.

Festival Tari Anak Kalimantan Tengah 2026 Resmi Dibuka, Libatkan 10 Sanggar Seni

Festival Tari Anak Kalimantan Tengah menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan seni budaya daerah sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

Komdigi Gandeng Startup AI Lokal untuk Berantas Judi Online dan Hoaks

Kementerian Komunikasi dan Digital resmi menggandeng dua startup kecerdasan buatan (AI) karya anak bangsa untuk memperkuat pengawasan ruang digital, khususnya dalam pemberantasan judi online dan peningkatan kualitas informasi publik.

Popular Articles