spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Media Arus Utama Dinilai Krusial di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital

JAKARTA | EnterKal — Pemerintah menegaskan pentingnya peran media arus utama sebagai rujukan publik di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap diwarnai hoaks, disinformasi, hingga judul sensasional yang tidak sejalan dengan isi pemberitaan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam dialog program Apa Kabar Indonesia Pagi, Sabtu (14/2/2026), saat menanggapi dinamika penyebaran informasi di era media sosial.

“Peran media mainstream menjadi semakin krusial untuk menjadi rujukan. Jadi ketika misalnya, saya membayangkan begini, misalnya masyarakat melihat konten media sosial yang kemudian masyarakat ragu, saya membayangkan salah satu rujukannya adalah ‘kita coba lihat nih channel-nya [mainstream media]’,” ujar Prasetyo.

Menurutnya, di tengah perubahan pola distribusi informasi yang berlangsung sangat cepat, media arus utama tetap memiliki keunggulan dalam menghadirkan laporan yang lebih lengkap, mendalam, dan berbasis data. Berbeda dengan pola komunikasi di media sosial yang kerap mengutamakan kecepatan dan viralitas, media mainstream dinilai lebih mampu menjaga akurasi serta keseimbangan informasi.

“Kalau media mainstream mungkin karena durasi di dalam pemberitaan itu bisa cukup panjang maka program-program atau apapun itu, tidak sekadar dari pemerintah, bisa tersampaikan dengan cukup lengkap. Tapi kalau pola di media sosial karena seringnya ini juga bermain dengan masalah kecepatan, bermain dengan masalah pemilihan-pemilihan judul clickbait supaya viral, yang seringnya antara judul dengan isinya tidak sinkron, nah ini kan juga sebuah tantangan tersendiri,” ujarnya.

Prasetyo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh awak media di Tanah Air yang dinilainya telah bekerja keras mengawal berbagai program dan kebijakan pemerintah agar dapat diketahui publik secara luas.

“Kami paham betul bahwa tidak mudah menjalankan tugas di lapangan. Kita melihat kerja teman-teman media luar biasa dan itu betul-betul tidak mudah. Oleh karena itu, mewakili pemerintah, mewakili Bapak Presiden, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh media di tanah air,” ujarnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga kualitas ruang informasi digital bukan hanya berada di pundak pemerintah, melainkan menjadi tugas bersama antara media, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, ruang digital tidak boleh dipenuhi hoaks, fitnah, maupun ujaran kebencian yang berpotensi merusak kohesi sosial dan kualitas demokrasi. Media, kata dia, diharapkan tetap konsisten menyajikan pemberitaan yang faktual, berbasis data, dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Kita melihat media-media kita juga sekarang sedang berusaha keras untuk ke arah sana, dengan memberikan sajian-sajian pemberitaan-pemberitaan yang betul-betul faktual di lapangan, betul-betul berbasis data,” tandasnya.

Penegasan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah transformasi digital yang semakin dinamis, kredibilitas informasi menjadi modal utama dalam menjaga kepercayaan publik serta memperkuat demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab. (Humas Kemensetneg-Red)

Resmikan Gedung MERC UPR, Wagub Kalteng Dorong Penguatan Pendidikan dan Riset Kesehatan

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menghadiri peresmian Gedung Medical Learning and Research Center (MERC) Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UPR), Kamis (5/3/2026).

Perkuat Upaya Rehabilitasi Konservasi dan Pelestarian Lingkungan

Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya melalui Plh...

Fairid Naparin Pastikan Bantuan dan Layanan bagi Korban Kebakaran Jalan Murjani Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar korban kebakaran, mulai dari bantuan logistik, layanan kesehatan, administrasi kependudukan, hingga bantuan stimulan sesuai tingkat kerusakan rumah.

Menkeu: Defisit APBN 2025 Capai 2,92 Persen PDB, Stimulus Dipilih untuk Cegah Ekonomi Terpuruk

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mencapai 2,92 persen atau Rp 695,1 triliun dari Produk Domestik Bruto (PDB). Kebijakan tersebut, menurutnya, diambil sebagai langkah strategis untuk membalikkan arah perlambatan ekonomi nasional.

Kejari Seruyan Berhasil Ungkap Dugaan Tindak Korupsi di Dinas Perikanan Seruyan

Penyidik telah memeriksa sekitar 90 saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap dugaan fee, mark-up, serta aliran dana dalam program hibah perikanan yang pagu anggarannya sekitar Rp13,1 miliar.

Gubernur Kalteng Tinjau Jembatan Jelai dan Kawasan Shrimp Estate di Sukamara, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Daerah

“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan progres dan kondisi jembatan yang menjadi penghubung penting antarprovinsi. Jembatan Jelai berperan strategis dalam memperkuat konektivitas serta mendukung pembangunan ekonomi lintas wilayah”

Mukhtarudin Dorong Percepatan Proyek Baterai Kendaraan Listrik Indonesia Grand Package

“Kita harus memanfaatkan peluang global di sektor energi baru terbarukan. Proyek baterai EV Indonesia Grand Package harus dipercepat untuk mendukung hilirisasi dan memperkuat posisi Indonesia sebagai hub produksi baterai dunia"

Cabai Merah Naik Rp5 Ribu, Pemko Pastikan Inflasi Palangka Raya Tetap Terkendali

“Kenaikan komoditas cabai merah biasanya terjadi akibat adanya permintaan tinggi dari pedagang dan pelaku usaha kuliner”

Pemkot Palangka Raya Fasilitasi Sertifikasi Halal dan Merek Gratis bagi Pelaku Usaha Mikro

“Di 2025 pemerintah daerah memfasilitasi sertifikasi halal skema reguler bagi 10 pelaku usaha mikro, serta sertifikasi merek untuk 20 pelaku usaha. Seluruh proses difasilitasi secara gratis”

Bupati M. Yamin Buka Bazar Ramadan Bartim, Dorong Geliat UMKM dan Ekonomi Lokal

Bupati Barito Timur, M. Yamin, secara resmi membuka kegiatan Bazar/Pasar Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026 di halaman Pasar Beringin Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Kamis (19/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi kerakyatan selama bulan suci Ramadan.

Popular Articles