spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemerintah Luncurkan KUR Penempatan Pekerja Migran 2026, Suku Bunga 6 Persen dan Plafon Hingga Rp100 Juta

Jakarta | EnterKal — Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) resmi meluncurkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penempatan Pekerja Migran Indonesia Tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi calon pekerja migran.

Peluncuran program tersebut berlangsung di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026). Program ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk menyediakan akses pembiayaan yang aman, mudah, dan terjangkau bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebelum berangkat ke luar negeri.

Menteri P2MI Mukhtarudin menegaskan bahwa program KUR Penempatan merupakan solusi atas tantangan finansial yang selama ini dihadapi calon pekerja migran, khususnya pada tahap pra-penempatan.

Menurutnya, akses pembiayaan resmi melalui perbankan diharapkan dapat mengurangi praktik pinjaman nonformal dengan bunga tinggi yang kerap membebani pekerja migran.

Skema Pembiayaan Lebih Ringan

Mukhtarudin menjelaskan bahwa KUR Penempatan PMI tahun 2026 menawarkan suku bunga sebesar 6 persen, jauh lebih rendah dibandingkan bunga pinjaman komersial yang dapat mencapai sekitar 12 persen.

“Pemerintah hadir untuk memberikan dukungan pembiayaan dengan plafon maksimal hingga Rp100 juta dan jangka waktu hingga tiga tahun. Dana ini dapat digunakan untuk menutup biaya pelatihan, sertifikasi, dokumen, hingga tiket keberangkatan,” ujar Mukhtarudin.

Peluncuran program tersebut turut dihadiri Wakil Menteri P2MI Christina Aryani, Sekretaris Jenderal P2MI Komjen Dwiyono Wibowo, serta perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian UMKM.

Sebanyak 17 lembaga penyalur turut mendukung implementasi program ini, antara lain Bank Mandiri, BRI, BNI, BSI, sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD), serta bank swasta seperti Bank Sinarmas dan Bank Artha Graha.

Mukhtarudin juga menyoroti perubahan dalam tata kelola anggaran program tersebut. Sejak akhir Desember 2025, kewenangan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dialihkan dari Kementerian UMKM ke Kementerian P2MI.

Menurutnya, langkah tersebut memperkuat mandat kementerian dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada pekerja migran, mulai dari tahap pra-penempatan, masa bekerja, hingga purna penempatan.

Target Penyaluran Rp393,5 Miliar

Direktur Jenderal Penempatan P2MI Ahnas dalam laporannya menyampaikan bahwa target penyaluran KUR Penempatan PMI tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp393,5 miliar.

“Kami berkomitmen memperluas jangkauan pembiayaan. Jika pada tahun 2025 pemanfaatan masih didominasi oleh program magang, maka pada tahun 2026 ini kami targetkan akses yang lebih luas bagi seluruh calon Pekerja Migran,” ujar Ahnas.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menggandeng 17 lembaga penyalur yang terdiri dari bank nasional, bank syariah, dan Bank Pembangunan Daerah.

Beberapa di antaranya yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, BSI, Bank BJB, Bank Jateng, Bank Papua, hingga Bank Sinarmas.

Remitansi Pekerja Migran Terus Meningkat

Mukhtarudin mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, realisasi penempatan pekerja migran Indonesia mencapai 296 ribu orang, melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 253 ribu orang.

Keberhasilan tersebut memberikan dampak langsung terhadap penguatan ekonomi nasional melalui peningkatan remitansi yang dikirim para pekerja migran ke Indonesia.

Berdasarkan data Bank Indonesia, nilai remitansi pada tahun 2024 tercatat mencapai Rp253 triliun. Angka tersebut kemudian meningkat sekitar 14 persen pada tahun 2025 menjadi Rp288 triliun.

“Remitansi yang dikirim Pekerja Migran langsung menyentuh ekonomi keluarga di desa-desa, meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus memperkuat cadangan devisa negara. Ini adalah kontribusi nyata bagi stabilitas ekonomi nasional,” kata Mukhtarudin.

Sosialisasi Hingga Tingkat Desa

Dalam kesempatan tersebut, Mukhtarudin juga menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian P2MI bersama lembaga perbankan untuk melakukan sosialisasi secara masif mengenai program tersebut.

Ia menekankan agar informasi mengenai KUR Penempatan tidak berhenti pada tingkat pusat atau kegiatan seremonial, melainkan dapat menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa.

“Jangan sampai program sudah diluncurkan, tetapi masyarakat di lapangan belum tahu cara mengaksesnya. Seluruh bank penyalur harus segera bergerak agar calon pekerja Migran kita bisa merasakan manfaat nyata dari kebijakan ini,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin. (Fj)

Wali Kota Palangka Raya Ajak Hentikan Diskriminasi dan Kekerasan terhadap Anak

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan tidak ada lagi diskriminasi, kekerasan, maupun eksploitasi terhadap anak di Kota Palangka Raya.

Mukhtarudin Dorong Percepatan Proyek Baterai Kendaraan Listrik Indonesia Grand Package

“Kita harus memanfaatkan peluang global di sektor energi baru terbarukan. Proyek baterai EV Indonesia Grand Package harus dipercepat untuk mendukung hilirisasi dan memperkuat posisi Indonesia sebagai hub produksi baterai dunia"

Prabowo: Perbedaan Pendapat dan Persaingan Politik Boleh, Tapi Bangsa Harus Tetap Bersatu

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan dengan adanya perbedaan pendapat maupun persaingan politik di Indonesia. Namun, ia menekankan bahwa setelah kontestasi politik selesai, seluruh elemen bangsa seharusnya kembali bersatu demi kepentingan negara.

DPRD Palangka Raya Gelar Turnamen Futsal Usia Dini Perebutkan Piala DPRD

“Ini adalah keinginan bersama untuk memunculkan bibit atlet olahraga, khususnya futsal. Sekaligus menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap olahraga sejak usia dini”

Airlangga: Presiden Pastikan Transisi OJK dan BEI Berjalan Lancar

“Bapak Presiden telah menginstruksikan Kementerian Keuangan, pengurus Otoritas Jasa Keuangan, dan Bursa Efek Indonesia untuk memastikan kegiatan operasional bursa berjalan normal dengan kepemimpinan transisi. Tidak boleh ada kekosongan kepemimpinan, baik dalam pengawasan keuangan maupun pasar modal"

Rudy Mas’ud Batalkan Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, Dana Dikembalikan ke Kas Daerah

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, resmi membatalkan pengadaan mobil dinas baru senilai Rp 8,5 miliar yang sebelumnya menuai polemik di ruang publik. Keputusan tersebut diumumkan melalui video pada akun resmi h.rudymasud, Senin (2/3/2026), disertai permohonan maaf kepada masyarakat.

Pemkab Seruyan Verifikasi Program TJSLP Sawit untuk Dukung Pembangunan

Pemerintah Kabupaten Seruyan mendorong penguatan kolaborasi dengan dunia usaha melalui Rapat Verifikasi dan Identifikasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Perkebunan Sawit (TJSLP PBS) Tahun 2025.

Palangka Raya Masuk Tiga Besar Calon Kota Antikorupsi 2026

Pemerintah Kota Palangka Raya masuk tiga besar calon Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi 2026 berdasarkan hasil observasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disampaikan secara daring, Selasa (31/3/2026).

Palangka Raya Perluas Uji Coba Digitalisasi Perlindungan Sosial

Kota Palangka Raya menjadi salah satu dari tujuh daerah percontohan nasional dalam implementasi digitalisasi perlindungan sosial yang ditujukan untuk meningkatkan akurasi data, transparansi penyaluran bantuan, dan percepatan pengentasan kemiskinan.

114 Anak Ikuti Sunatan Massal Gratis Hari Jadi ke-61 Pemko Palangka Raya

Sebanyak 114 anak mengikuti sunatan massal gratis yang digelar Pemerintah Kota Palangka Raya dalam rangka Hari Jadi ke-61. Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Popular Articles