spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Palangka Raya Perluas Uji Coba Digitalisasi Perlindungan Sosial

Kota Palangka Raya menjadi salah satu dari tujuh daerah percontohan nasional dalam implementasi digitalisasi perlindungan sosial yang ditujukan untuk meningkatkan akurasi data, transparansi penyaluran bantuan, dan percepatan pengentasan kemiskinan.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Sosial menggelar Sosialisasi Perluasan Piloting Digitalisasi Perlindungan Sosial Kota Palangka Raya di Aula Betang Hapakat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Palangka Raya sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah pusat yang melibatkan Kementerian Sosial dan Kementerian Dalam Negeri dalam percepatan digitalisasi perlindungan sosial.

Plt Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan perluasan uji coba sistem perlindungan sosial berbasis digital di Kota Palangka Raya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun pemahaman yang sama di antara seluruh sektor terkait mengenai pentingnya transformasi sistem perlindungan sosial dari pola konvensional menuju ekosistem digital yang terintegrasi,” ujarnya.

Satu dari Tujuh Daerah Percontohan Nasional

Riduan menjelaskan, Kota Palangka Raya ditetapkan sebagai salah satu dari tujuh daerah percontohan di Indonesia dalam implementasi digitalisasi perlindungan sosial.

Status tersebut menjadi peluang sekaligus tanggung jawab bagi pemerintah daerah untuk memastikan program berjalan optimal melalui sinergi antarlembaga dan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada teknologi yang digunakan, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, kualitas data, serta koordinasi lintas sektor.

Perkuat Akurasi dan Transparansi Data

Program digitalisasi perlindungan sosial dirancang sebagai fondasi transformasi tata kelola data dan penyaluran bantuan sosial yang lebih efektif.

Melalui sistem digital yang terintegrasi, pemerintah berharap data masyarakat miskin dan penerima bantuan sosial dapat diperbarui secara real time, sehingga memudahkan proses verifikasi, validasi, dan pengambilan kebijakan.

“Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan data masyarakat miskin dan penerima bantuan sosial dapat terintegrasi dalam satu sistem aplikasi yang akurat dan mudah diakses,” jelas Riduan.

Selain meningkatkan akurasi data, sistem tersebut juga diharapkan mampu memperluas akses masyarakat rentan terhadap berbagai layanan sosial serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas program bantuan hingga tingkat kelurahan.

Kurangi Risiko Salah Sasaran Bantuan

Riduan mengakui bahwa pengelolaan data kemiskinan selama ini masih menghadapi sejumlah tantangan, baik berupa kesalahan inklusi maupun eksklusi penerima bantuan sosial.

Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu alasan penting perlunya transformasi menuju sistem digital yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan data masyarakat.

“Pola pengelolaan data secara konvensional perlu segera ditingkatkan menjadi sistem digital yang lebih adaptif. Dengan demikian, potensi kesalahan data dapat diminimalisir dan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” katanya.

Menurutnya, digitalisasi akan membantu pemerintah mempercepat proses pemutakhiran data sekaligus memastikan program perlindungan sosial berjalan lebih tepat sasaran.

Dukung Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Lebih lanjut, Riduan menegaskan bahwa perluasan digitalisasi perlindungan sosial merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem data yang terintegrasi, mutakhir, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat miskin secara lebih cepat dan tepat.

Ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat memperkuat komitmen bersama, meningkatkan kesiapan teknis para pendamping lapangan, serta memperlancar implementasi program di seluruh wilayah Kota Palangka Raya.

“Momentum ini diharapkan menjadi titik awal yang kuat dalam mewujudkan sistem perlindungan sosial yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. Digitalisasi perlindungan sosial di Kota Palangka Raya tidak hanya diharapkan sukses sebagai proyek percontohan nasional, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata dalam mempercepat upaya pengentasan kemiskinan,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Sosial RI, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta tokoh masyarakat Kota Palangka Raya. (Red)

Kominfo Palangka Raya Jelaskan Belanja Kerja Sama Media 2026

Dinas Kominfo Palangka Raya menegaskan perbedaan angka belanja kerja sama media Tahun Anggaran 2026 terjadi akibat pembaruan data pelaksanaan kegiatan melalui e-katalog dan bukan karena adanya anggaran baru di luar pagu yang telah ditetapkan.

Palangka Raya Raih Banyak Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu Kalimantan Tengah 2025

“Pada malam penutupan FTBI yang digelar pada 5 November 2025, siswa-siswi Kota Palangka Raya meraih juara di berbagai kategori”

Pemko Palangka Raya Perkuat Pengendalian Iklim Lewat Inventarisasi Emisi

Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat upaya pengendalian perubahan iklim melalui penyusunan Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca (IGRK) sebagai dasar penyusunan kebijakan lingkungan yang lebih terukur, sekaligus mendukung peningkatan kualitas lingkungan hidup daerah.

Kodam XXII/Tambun Bungai Gelar Baksos dan Pangan Murah Sambut HUT ke-80 TNI

“Kodam XXII/Tambun Bungai bersama Pemprov Kalteng, Pemko Palangka Raya, Bank Indonesia, serta berbagai pihak bersinergi untuk meringankan beban masyarakat dengan menghadirkan pangan murah, sekaligus membuka ruang bagi UMKM untuk berkembang"

Purbaya Yudhi Sadewa Masih Jadi Menkeu Saat Rapat DPD, Sore Diganti Suahasil

Purbaya Yudhi Sadewa masih menjalankan agenda sebagai Menteri Keuangan saat rapat bersama DPD RI pada Senin pagi, sebelum Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada sore hari.

Saham IDX Value30 Jadi Pilihan Defensif di Tengah Gejolak IHSG

Valuasi murah dan fundamental kuat membuat saham-saham IDX Value30 dinilai lebih tahan menghadapi tekanan pasar global

Pemko Palangka Raya Sosialisasikan Pedoman Evaluasi Kinerja BLUD RSUD dan Puskesmas

“Namun, fleksibilitas tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab dan akuntabilitas kinerja. Oleh karena itu, diperlukan pedoman evaluasi kinerja BLUD yang terukur, objektif, dan dapat menjadi dasar pembinaan serta pengambilan kebijakan pemerintah daerah”

Bupati Ahmad Rifa’i Tinjau Lahan Sekolah Rakyat di Pulang Pisau, Dukung Langsung Program Presiden Prabowo

“Lokasi lahan ini sudah clear and clean dan siap untuk dibangun. Lahan disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, sementara desain dan pembangunan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat”

Hilirisasi Harus Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Capai 8 Persen

“Jadi saya kira kalau optimisme Bapak Presiden, ekonomi kita akan tumbuh 8 persen, ini memungkinkan, karena kita pernah mencapai target itu"

Dosen UMPR Kenalkan Tanaman Obat Samuda ke Pelajar

“Pengetahuan tanaman obat tradisional merupakan warisan leluhur yang selama ini diturunkan secara lisan dan melalui praktik langsung dalam kehidupan masyarakat. Jika tidak dikenalkan sejak dini kepada generasi muda, pengetahuan ini berpotensi hilang”

Popular Articles