spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Palangka Raya Masuk Tiga Besar Calon Kota Antikorupsi 2026

Keberhasilan masuk tiga besar calon percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi 2026 menjadi pengakuan awal atas komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Palangka Raya | EnterKal – Kota Palangka Raya berhasil masuk tiga besar calon percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi Tahun 2026 yang ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Capaian tersebut menjadikan Palangka Raya sebagai satu-satunya kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah yang berhasil menembus tahapan tersebut.

Penetapan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil observasi dan pendalaman awal yang dilakukan Tim Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI pada Maret 2026 lalu.

Sebagai bagian dari proses pembinaan, KPK menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kabupaten/Kota Ber-AKSI (Bersama Ikut Memberantas Korupsi) di Palangka Raya, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Wakil Wali Kota Achmad Zaini, Sekretaris Daerah Arbert Tombak, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta tokoh masyarakat.

Tahapan Menuju Kota Antikorupsi

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan bimbingan teknis yang dilaksanakan KPK merupakan bagian penting dari proses pembentukan Palangka Raya sebagai calon percontohan Kota Antikorupsi Tahun 2026.

Menurutnya, setelah tahap awal ini, pemerintah kota masih harus melalui serangkaian proses pembinaan, monitoring, evaluasi, hingga penilaian tingkat nasional sebelum penetapan akhir dilakukan.

“Kegiatan Bimbingan Teknis Kota Antikorupsi ini merupakan bagian penting dari rangkaian pembentukan Kota Palangka Raya sebagai calon percontohan Kota Antikorupsi Tahun 2026,” ujarnya.

Bukan Sekadar Penghargaan

Fairid menegaskan bahwa predikat Kota Antikorupsi tidak boleh dipandang hanya sebagai capaian administratif atau simbol penghargaan semata.

Lebih dari itu, status tersebut harus menjadi representasi komitmen nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

“Predikat Kota Antikorupsi bukanlah sekadar capaian administratif atau simbol penghargaan semata. Lebih dari itu, ini adalah representasi dari komitmen nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas dan berintegritas,” jelas Fairid.

Menurutnya, berbagai upaya reformasi birokrasi yang telah dijalankan perlu terus diperkuat agar mampu menghasilkan perubahan yang nyata dan dirasakan masyarakat.

Komitmen Kolektif Pemerintah dan Masyarakat

Fairid menilai keberhasilan mewujudkan Kota Antikorupsi tidak dapat dilakukan hanya oleh kepala daerah atau aparatur pemerintah semata.

Ia menekankan bahwa budaya antikorupsi harus dibangun secara kolektif dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah, dunia usaha, masyarakat, hingga berbagai elemen sosial lainnya.

Keikutsertaan dalam program pembinaan KPK dipandang sebagai ruang pembelajaran untuk memperkuat strategi pencegahan korupsi dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.

“Komitmen ini bukan hanya menjadi tanggung jawab kepala daerah semata, melainkan komitmen kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya bersama seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Terbuka terhadap Pendampingan KPK

Fairid menegaskan Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus membuka diri terhadap berbagai masukan, supervisi, dan pendampingan dari KPK.

Menurutnya, penguatan budaya antikorupsi membutuhkan komitmen jangka panjang dan perbaikan berkelanjutan dalam seluruh aspek penyelenggaraan pemerintahan.

“Kami menyadari bahwa perbaikan tata kelola dan pembangunan budaya antikorupsi pada pemerintahan memerlukan komitmen yang kuat dan keberlanjutan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Palangka Raya senantiasa membuka diri terhadap saran, arahan, supervisi, dan pendampingan dari KPK,” pungkasnya.

Melalui proses pembinaan yang tengah berjalan, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap dapat memenuhi seluruh indikator yang ditetapkan KPK dan menjadi salah satu daerah percontohan nasional dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. (Red)

Outstanding Kredit Balikpapan Tembus Rp31,45 Triliun, Investasi Jadi Penggerak Utama

“Fenomena ini menggambarkan strategi defensif yang dipilih dunia usaha. Mereka tetap berkomitmen pada investasi jangka panjang namun menahan diri dalam perluasan operasional harian”

Pemko Palangka Raya Hadiri Peringatan Hari Ibu ke-97 Kalteng, Avina Fairid Raih Penghargaan

“Tema peringatan tahun ini, Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045, sangat relevan. Peran seorang ibu sangat besar dalam menyiapkan generasi masa depan"

Bupati Lamandau Tekankan Disiplin ASN Pasca Libur Lebaran

Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan komitmennya menjaga kualitas pelayanan publik tetap optimal usai libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dan Nyepi. Hal ini disampaikan Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, terkait kesiapan aparatur kembali menjalankan tugas, Rabu (25/3/2026).

Pemprov Kalteng Luncurkan E-Pahari dan EDC Bank Kalteng untuk Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong digitalisasi layanan publik melalui peluncuran E-Pahari dan perangkat Electronic Data Capture (EDC) dari Bank Kalteng. Kegiatan ini dirangkaikan dengan rapat koordinasi serta kick off mini championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kalimantan Tengah.

Permintaan Emas Diproyeksi Meningkat Jelang Idulfitri, THR Dorong Minat Investasi Rumah Tangga

Permintaan emas di Indonesia diproyeksikan meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri, seiring bertambahnya likuiditas masyarakat akibat pencairan Tunjangan Hari Raya (THR).

Achmad Zaini: Nilai Pancasila Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Wakil Wali Kota Palangka Raya menegaskan nilai-nilai Pancasila tidak cukup dipahami sebagai dasar negara, tetapi harus diwujudkan dalam pelayanan publik yang adil, profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pemko Palangka Raya Percepat Digitalisasi Transaksi Daerah, Wali Kota Dorong Optimalisasi KKPD

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam mempercepat penerapan digitalisasi transaksi di lingkungan pemerintahan daerah.

Bupati Bartim Kukuhkan Tim Reaksi Cepat, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

“Relawan adalah wajah kemanusiaan di saat-saat sulit. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, merekalah yang pertama hadir”

Trik Membuat Konten Viral di Media Sosial: Dari Ide Hingga Eksekusi

Siapa sih yang nggak pengen kontennya viral di media sosial? Mulai dari video lucu, meme kreatif, sampai tips lifehack yang bermanfaat, semua bisa bikin orang mau like, share, dan comment tanpa henti. Tapi, viral itu bukan cuma soal keberuntungan. Ada trik dan strategi tertentu yang bikin konten mudah diterima audiens dan punya peluang besar untuk menyebar luas.

Fairid Resmikan Pusdiklat Buddhis, Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Umat

Peresmian Pusdiklat Buddhis Sikkhapana Mahametta menjadi bagian dari penguatan pendidikan keagamaan sekaligus memperkokoh kerukunan umat beragama sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Kota Palangka Raya.

Popular Articles