spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Irma Suryani Apresiasi Respons Cepat Menteri P2MI Mukhtarudin Tangani Kasus Pekerja Migran

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago mengapresiasi respons cepat Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dalam menangani berbagai kasus pekerja migran, sekaligus menilai koordinasi antara DPR dan kementerian berjalan efektif.

Jakarta | EnterKal – Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama KemenP2MI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Menurut Irma, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin dinilai responsif dalam menerima laporan serta cepat mengambil langkah penyelesaian terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelindungan PMI.

“Saya terus terang. Pak Menteri P2MI Mukhtarudin salah satu menteri yang responsif, gampang dihubungi, kemudian cepat menyelesaikan persoalan,” ujar Irma.

Koordinasi Dinilai Efektif

Irma mengatakan komunikasi yang terjalin antara Komisi IX DPR RI dan KemenP2MI selama ini berjalan baik, terutama dalam menangani berbagai laporan yang diterima dari masyarakat maupun para pekerja migran di luar negeri.

Ia menyebut, setiap laporan yang disampaikan kepada kementerian ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan jajaran terkait, termasuk proses investigasi untuk memastikan penyelesaian permasalahan.

“Saya beberapa kali selalu menghubungi beliau untuk menyelesaikan beberapa kasus. Komunikasinya bagus sekali dan kemudian langsung juga setelah diselesaikan, diinvestigasi dengan jajaran, kemudian diselesaikan,” katanya.

Penanganan Kasus di Negara Penempatan

Sebagai anggota legislatif yang kerap menerima laporan dari pekerja migran di berbagai negara penempatan, Irma mengaku sejumlah aduan yang diteruskannya kepada KemenP2MI memperoleh tindak lanjut.

Menurutnya, respons yang cepat menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan kepastian penanganan terhadap persoalan yang dihadapi para PMI.

“Saya punya teman banyak di negara-negara penempatan yang sering komunikasi dengan saya. Dan semua yang saya laporkan ke Pak Menteri itu, Alhamdulillah, mendapatkan solusi bagus,” ungkapnya.

Soroti Tantangan Anggaran

Dalam rapat tersebut, Irma juga menyoroti besarnya tanggung jawab KemenP2MI dalam memberikan pelindungan kepada pekerja migran Indonesia, mulai dari pencegahan penempatan ilegal, penanganan berbagai kasus, hingga fasilitasi pemulangan PMI.

Ia menilai kementerian tetap mampu menjalankan tugasnya di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki.

“KemenP2MI ini mengemban tanggung jawab besar dengan anggaran yang kecil, tetapi bisa menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan. Saya sangat mengapresiasi Pak Menteri P2MI Mukhtarudin,” ujarnya.

Irma berharap kinerja dan koordinasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan guna memperkuat sistem pelindungan pekerja migran Indonesia secara berkelanjutan.

Apresiasi dari Komisi IX DPR RI menunjukkan adanya evaluasi positif terhadap koordinasi antara lembaga legislatif dan KemenP2MI dalam penanganan kasus pekerja migran. Respons yang cepat terhadap pengaduan dinilai penting untuk memperkuat pelindungan PMI, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintah di sektor pekerja migran. (Red)

Diskominfo Edukasi Pelajar SMPN 4 Cerdas Digital

“Kegiatan ini agenda rutin kami. Tujuannya jelas, menyasar pelajar agar tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga bijak bermedia sosial dan mampu menangkal hoaks"

484 WBP Kalteng Diusulkan Terima Remisi Natal 2025

“Ini menjadi kabar baik bagi warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku dan komitmen mengikuti program pembinaan. Apabila semuanya terverifikasi dan disetujui oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, maka 484 orang tersebut akan menerima remisi”

BKAD Sosialisasikan Analisis Standar Belanja untuk Tingkatkan Efisiensi Anggaran

Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong peningkatan kualitas perencanaan dan penganggaran daerah melalui penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) sebagai instrumen untuk memastikan setiap program dan kegiatan disusun secara rasional, terukur, dan akuntabel.

Dislautkan dan DPRD Kalsel Dorong Pengembangan Budidaya Ikan Haruan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat pengembangan budidaya ikan haruan sekaligus mengampanyekan budaya gemar makan ikan sebagai strategi meningkatkan kesejahteraan pembudidaya, ketahanan pangan, dan kualitas sumber daya manusia.

Pemko Palangka Raya Sosialisasikan Jaminan Kesehatan Daerah di Jekan Raya

Melalui sosialisasi yang diikuti 100 peserta di Kecamatan Jekan Raya, Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai mekanisme kepesertaan Jaminan Kesehatan Daerah sekaligus memastikan bantuan pembiayaan kesehatan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.

Tana Tidung Siapkan Festival Tari Pesisir dan Pedalaman Se-Kaltara, 62 Tim Sudah Terdaftar

“Persiapan pelaksanaan festival tari saat ini kita masih berkoordinasi dulu. Semua pihak yang terlibat masih berkomunikasi terkait tahapan menjelang tanggal 21. Tapi untuk tanggalnya, insyaallah sudah fix dari 21 sampai 27 November"

Fairid Paparkan Strategi Tekan Pengangguran di Forum Kemendagri

Pelatihan kerja, penguatan BLK, dan kolaborasi dengan dunia usaha menjadi fokus Pemko Palangka Raya

Gubernur Kalteng Gelar Pasar Murah Mahasiswa, Paket Sembako Hanya Rp10 Ribu

Sebanyak 3.500 paket sembako murah disalurkan bagi mahasiswa asal pedalaman dan keluarga kurang mampu

Pemko Palangka Raya Anugerahkan Satyalancana Karya Satya kepada ASN Berprestasi

“Satyalancana Karya Satya merupakan bagian dari pembinaan kepegawaian berbasis karier dan prestasi kerja, serta menjadi simbol integritas moral dalam birokrasi modern"

Pemko Palangka Raya Alokasikan Rp25,8 Miliar untuk Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025

“Anggaran ini diarahkan untuk memastikan seluruh anak mendapatkan gizi yang baik, akses layanan kesehatan yang merata, serta dukungan lingkungan tumbuh kembang yang sehat"

Popular Articles