Jakarta | EnterKal – Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama KemenP2MI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Menurut Irma, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin dinilai responsif dalam menerima laporan serta cepat mengambil langkah penyelesaian terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelindungan PMI.
“Saya terus terang. Pak Menteri P2MI Mukhtarudin salah satu menteri yang responsif, gampang dihubungi, kemudian cepat menyelesaikan persoalan,” ujar Irma.
Koordinasi Dinilai Efektif
Irma mengatakan komunikasi yang terjalin antara Komisi IX DPR RI dan KemenP2MI selama ini berjalan baik, terutama dalam menangani berbagai laporan yang diterima dari masyarakat maupun para pekerja migran di luar negeri.
Ia menyebut, setiap laporan yang disampaikan kepada kementerian ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan jajaran terkait, termasuk proses investigasi untuk memastikan penyelesaian permasalahan.
“Saya beberapa kali selalu menghubungi beliau untuk menyelesaikan beberapa kasus. Komunikasinya bagus sekali dan kemudian langsung juga setelah diselesaikan, diinvestigasi dengan jajaran, kemudian diselesaikan,” katanya.
Penanganan Kasus di Negara Penempatan
Sebagai anggota legislatif yang kerap menerima laporan dari pekerja migran di berbagai negara penempatan, Irma mengaku sejumlah aduan yang diteruskannya kepada KemenP2MI memperoleh tindak lanjut.
Menurutnya, respons yang cepat menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan kepastian penanganan terhadap persoalan yang dihadapi para PMI.
“Saya punya teman banyak di negara-negara penempatan yang sering komunikasi dengan saya. Dan semua yang saya laporkan ke Pak Menteri itu, Alhamdulillah, mendapatkan solusi bagus,” ungkapnya.
Soroti Tantangan Anggaran
Dalam rapat tersebut, Irma juga menyoroti besarnya tanggung jawab KemenP2MI dalam memberikan pelindungan kepada pekerja migran Indonesia, mulai dari pencegahan penempatan ilegal, penanganan berbagai kasus, hingga fasilitasi pemulangan PMI.
Ia menilai kementerian tetap mampu menjalankan tugasnya di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki.
“KemenP2MI ini mengemban tanggung jawab besar dengan anggaran yang kecil, tetapi bisa menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan. Saya sangat mengapresiasi Pak Menteri P2MI Mukhtarudin,” ujarnya.
Irma berharap kinerja dan koordinasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan guna memperkuat sistem pelindungan pekerja migran Indonesia secara berkelanjutan.
Apresiasi dari Komisi IX DPR RI menunjukkan adanya evaluasi positif terhadap koordinasi antara lembaga legislatif dan KemenP2MI dalam penanganan kasus pekerja migran. Respons yang cepat terhadap pengaduan dinilai penting untuk memperkuat pelindungan PMI, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintah di sektor pekerja migran. (Red)





